Oktober 5, 2022

0 thoughts on “UNAS : MUTU DIHARAP BENCANA DIDAPAT

  1. –PELECEHAN PENDIDIKAN–(education crisis)

    Ratusan wali murid SMP YIMI Gresik yang beralamat di jalan Letjen Suprapto 76 Gresik kemarin pada tanggal 6 September 2007 mengadakan sebuah pertemuan untuk menentang rencana pemecatan 49 orang guru oleh pimpinan Yayasan Malik Ibrahim yaitu Hasan Syahab. Pertemuan yang juga dihadiri oleh segenap wali murid siswa, serta komite sekolah dan juga disaksikan oleh wakil Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dinas P dan K) Gresik serta Dewan Pendidikan Gresik (DPG) berlangsung sangat menegangkan. Dikarenakan alasan yang digunakan sebagai dasar pihak yayasan untuk memecat guru-guru tersebut sangat tidak masuk akal. Hal ini didasari oleh munculnya surat edaran tertanda tanggal 5 september 2007 yang berisikan pilihan kepada seluruh dewan guru antara memilih untuk terus bergabung dengan yayasan atau mengundurkan diri. syarat untuk terus bergabung dengan pihak yayasan Malik Ibrahim adalah mengikuti aturan yang telah ditetapkan diantaranya mendukung untuk tidak mengikuti ujian nasional. Jelas sekali hal ini ditolak oleh semua wali murid, karena apabila murid-murid SMP YIMI gresik tidak mengikuti UNAS maka darimana mereka akan mendapatkan ijasah yang sah dan legal dari pemerintah untuk melanjutkan ke pendidikan selanjutnya? bagaimanakah masa depan mereka itu nanti? inilah pertanyaan yang meresahkan hati para wali murid.

    ide untuk tidak mengikuti UNAS ini muncul dari direktur YIMI yaitu Munif Chatib dan jajaran konsultannya diantaranya Mardjuki dan Vita wardhana. setelah adanya konfirmasi langsung kepada Munif Chatib oleh seorang wali murid melalui telepon selular dinyatakan bahwa hal itu tidak jadi masalah karena dia sudah menyiapkan 400 orang guru cadangan untuk menggantikan mereka yang dipecat. Hal ini juga ditolak keras oleh wali murid yang berarti bahwa ada sebuah konspirasi antara pihak yayasan dan direktur. Pihak Yayasan Malik Ibrahim yang siang itu diwakili oleh Halim selaku sekretaris yayasan terus membantah semuanya, namun setelah didesak oleh wali murid akhirnya dia mau mengakui juga.

    Akhir dari pertemuan ini ditutup dengan sebuah kesepakatan yang berisi (1) Munif Chatib dinonaktifkan selaku direktur beserta jajaran konsultannya karena dianggap tidak kompeten untuk menangani bidang pendidikan, (2) Semua guru tetap dipertahankan, (3) Surat edaran tentang pemecatan guru dicabut (4) SMP YIMI tetap mengikuti UNAS sesuai dengan aturan pemerintah.

    Salah seorang wali murid yang juga seorang Kepala Sekolah SD dan pelatih program IAPBE menyatakan bahwa di YIMI telah terjadi pelecehan terhadap pendidikan, dimana semua aturan pendidikan dapat dirumuskan seenaknya oleh munif chatib selaku direktur tanpa memperhatikan peraturan pemerintah diantaranya lagi ialah menolak kurikulum KTSP, sering memberhentikan guru secara sepihak, menolak semua program pelatihan guna peningkatan SDM Guru dan karyawan sekolah dan mengancam akan memecat apabila guru tetap bersikeras mengikuti pelatihan tersebut hal ini pernah dibuktikan adanya ancaman pemecatan terhadap wakasek Nur Hadi, S.S karena mengikuti program kerjasama Indonesia dan Australia IAPBE. menolak konsep Manajemen berbasis sekolah dibuktikan dengan tidak diikutsertakannya seluruh lapisan guru dalam perancangan RAPBS.

    Hal ini tidak terjadi di SMP YIMI saja melainkan juga pada TK YIMI dan MI YIMI dimana 8 orang guru TK dan 28 Orang guru MI mendapatkan ancaman yang serupa dengan seluruh guru SMP YIMI Gresik. Apabila empat tuntutan tersebut tidak dipenuhi samapi batas waktu yang ditentukan yaitu hari jum’at tanggal 7 september 2007 pukul 13.30 maka semua wali murid akan membawa kasus ini ke meja hukum dan menarik semua siswanya berikut uang pendidikan yang selama ini dibayarkan menurut K.H Zakaria selaku ketua komite sekolah

  2. Demi Allah,,saya mempunyai pertanyaan yang tidak akan bisa dijawab oleh Bpk. Munif Chatib SH sebagai direktur YIMI yang akan membawa YIMI ke arah agama Islam Syiah yang liberal, segala bentuk asing yang membuat akhlak murid hilang.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.