Minggu, 25 Juli 2021
Satria Dharma's Weblog
  • Chateu
  • Bareng Pak Anies Baswedan
  • Sabang
  • India
  • NUS, Singapore
  • Merapi, Jogja, Indonesia
  • Kamboja
  • Nusa Dua, Bali, Indonesia
  • Thailand
  • Turki
  • Singapura
  • Puncak, Jawa Barat, Indonesia
  • Korea Selatan
  • Wisuda si Bungsu
IN MEMORIAM DRS. MED. RD.SATRIYO WITJAKSONO


Saya kehilangan seorang teman lagi karena Covid 19. Seorang sahabat yang sangat special. Namanya Drs. Med. Rd. Satriyo Witjaksono, atau kami panggil dengan nama Yoyok. Seorang teman yang mengajak saya untuk pertama kali terjun untuk mengelola sebuah bimbingan belajar pada pertengahan tahun 80-an. Bersama dengan seorang teman kuliah saya almarhum Drs. Totok Suciono (sudah lebih dahulu meninggal beberapa tahun yang lalu), kami bertiga mendirikan bimbingan belajar Airlangga Student Group (ASG) dan sempat memiliki cabang di beberapa kota di Jawa Timur. Saya belajar banyak bagaimana mengelola lembaga pendidikan di ASG ini yang terus saya gunakan hingga saya bisa membuka beberapa lembaga pendidikan lain yang terus berkembang sampai hari ini. Jadi saya berutang budi pada teman saya Yoyok dan Totok yang mengajak saya bersama mengelola lembaga pendidikan tersebut. Jika saya tidak memiliki pengetahuan dan pengalaman mengelola lembaga pendidikan di ASG maka saya mungkin tidak akan pernah memiliki lembaga pendidikan sendiri seperti sekarang. Tidak banyak orang yang mendapat kesempatan untuk belajar mengelola sendiri lembaga atau perusahaan seperti ini. Selanjutnya…

TUNJUKKAN KEIMANANMU

Seandainya bisa maka saya akan mengumpulkan semua ulama di MUI, para ustad, kyai, Gus semua lalu saya ceramahi. Ya, akan saya ceramahi… Mesisan nek kualat. 😎

Saya mau sampaikan pada mereka bahwa sebagai umat yang beriman maka tentunya mereka sudah paham bahwa masa sekarang ini adalah masa yang sangat pas dengan ayat Alquran Surat Al Baqarah ayat 155 – 157 yang artinya :

-Dan Kami pasti akan menguji kamu dengan sedikit ketakutan, kelaparan, kekurangan harta, jiwa, dan buah-buahan. Dan sampaikanlah kabar gembira kepada orang-orang yang sabar,

– (yaitu) orang-orang yang apabila ditimpa musibah, mereka berkata “Inna lillahi wa inna ilaihi raji’un” (sesungguhnya kami milik Allah dan kepada-Nyalah kami kembali).

-Mereka itulah yang memperoleh ampunan dan rahmat dari Tuhannya, dan mereka itulah orang-orang yang mendapat petunjuk.

Tuhan jelas sekali SAAT INI sedang MENGUJI KITA dengan pandemi ini. Jika ada umat Islam, apalagi pengurus MUI, guru agama, ustad, ulama, kyai, Gus, yang tidak percaya bahwa ini adalah ujian maka mereka sebenarnya TIDAK BERIMAN. Tidak peduli apa pun kilah mereka. 🙄 Selanjutnya…

ISLAM YANG PALING BAIK


Dari Abdullah bin ‘Amru bahwa ada seseorang bertanya kepada Rasulullah saw; “Islam manakah yang paling baik?” Nabi saw menjawab: “Kamu memberi makan dan memberi salam kepada orang yang kamu kenal dan yang tidak kamu kenal”. AlHadist.

Ini adalah sebuah hadist yang saya sukai dan saya ingin berbagi dengan Anda tentang ini.

Pertama soal memberi makan.

Seorang teman adik saya pernah mengemukakan kesulitan hidupnya dan bilang bahwa hidupnya sehari-hari adalah mencari orang yang bisa memberinya makan. Ia sulit sekali mencari pekerjaan sekadar untuk bisa makan. Sungguh menyedihkan. 😞

Saya lalu nyletuk bahwa kalau begitu dia itu cocok dengan saya. Saya sendiri senang sekali kalau bisa menemukan orang yang bisa saya traktir makan. Semakin sulit hidupnya semakin baik tentunya bagi saya. Saya merasa bahwa kelebihan uang saya bermanfaat bagi orang-orang di sekitar saya kalau bisa mentraktir makan orang yang sulit makan.

Kadang-kadang saya juga membayari seseorang yang kebetulan berkenalan ketika makan di warung. Jadi ketika selesai makan dan membayar di kasir diam-diam saya bayari juga orang tersebut, teman baru yang mungkin tidak akan pernah bertemu lagi. Semoga saja hal tersebut bisa membuat harinya lebih baik. Lha wong saya saja seringkali ditraktir sama teman-teman sedangkan uang di dompet saya sendiri sampai berdesak-desakan minta dibelanjakan. 😀 Selanjutnya…

BELAJAR DARI ALQURAN: KISAH NABI YUSUF
Ilustrasi.

Ilustrasi

Saya sangat terkesan dengan kisah Nabi Yusuf. Saking terkesannya sehingga anak kedua saya beri nama Muhammad Yusuf Dharma dan kami panggil Yufi.

Salah satu kelebihan Nabi Yusuf adalah kemampuannya menakwilkan mimpi. Sekarang kemampuan ini tidak lagi diperlukan karena sains telah berkembang pesat berkat para ulama sains yang secara tekun terus menerus berupaya untuk memahami ayat-ayat Tuhan di alam semesta ini. Sekarang tanda-tanda alam (ayatullah) ditakwil dan ditafsirkan melalui ilmu pengetahuan yang saintifik. Karena kemampuannya menafsirkan mimpi raja yang tidak dapat dipahami oleh semua pembesar dan pejabat kerajaan Mesir waktu itu maka Yusuf akhirnya diangkat menjadi pejabat istana. Padahal Yusuf saat itu sedang dipenjara karena tuduhan fitnah yang ditujukan padanya oleh Zulaikha, istri tuannya yang mengangkatnya menjadi anak.

Nabi Yusuf itu kan ceritanya dipenjarakan karena kasus tuduhan melakukan upaya skandal seks dengan istri tuannya yang mengangkatnya sebagai anak. Nama istri tuannya itu Zulaikha. Nama panggilannya entah Zoey, Zulay atau Zeyca, tak ada yang tahu. Beliau bertahun-tahun dipenjara sampai kasus ia mampu menjelaskan mimpi horror Raja Mesir. Raja Mesir dihantui oleh mimpi melihat tujuh ekor sapi betina yang gemuk dimakan tujuh ekor sapi betina yang kurus, juga ada tujuh tangkai gandum yang hijau dan tujuh tangkai gandum yang kering. Hanya Yusuf yang mampu menguak dan membongkar misteri dibalik mimpi horor tersebut. Karena terkesan akhirnya Raja Mesir mengutus orang agar Yusuf dihadirkan di hadapannya.

Namun Yusuf, melalui utusan tersebut, meminta agar Raja terlebih dahulu menanyakan pada para perempuan mengenai masalah atau kasus Yusuf sampai dipenjara tersebut. Selanjutnya…

APAKAH HIDUP ANDA CUKUP BERMAKNA?
Ilustrasi. Buya Hamka. Hidup bermakna.

Ilustrasi. Buya Hamka. Hidup bermakna.

Setiap hari saya bangun dan bertanya pada diri saya apakah hidup saya cukup bermakna. Mengapa? Karena saya YAKIN bahwa Tuhan menghidupkan saya dengan tujuan yang juga saya yakini yaitu agar hidup saya punya makna. Kalau ternyata hidup saya, hari-hari yang saya lalui, tidak cukup bermakna maka itu jelas sebuah kesalahan dalam hidup saya. Tuhan tidaklah menciptakan saya tanpa tujuan atau sekedar iseng.

Maka apakah kamu mengira, bahwa Kami menciptakan kamu hanya main-main (tanpa ada maksud), kamu tidak akan dikembalikan kepada Kami?”(QS. Al-Mukminun ayat 115). Tujuan Allah menciptakan saya adalah agar saya memberi makna pada hidup saya. “Aku tidak menciptakan jin dan manusia, melainkan supaya mereka beribadah kepada-Ku.” (QS. Adz-Dzariyat ayat 56). Memberi makna pada hidup saya adalah IBADAH sebagaimana yang diinginkan oleh Tuhan pada saya.

Jadi saya selalu bangun dengan sebuah kesadaran untuk memberi makna pada hidup saya. Cara memberi makna pada hidup saya adalah dengan menciptakan dan membangun manfaat, baik itu bagi diri saya mau pun bagi alam semesta. Jika saya melakukan sesuatu yang tidak memberi manfaat baik bagi diri saya mau pun bagi orang lain dan lingkungan maka itu berarti saya telah mengkhianati tujuan dari penciptaan saya ke bumi ini. “Saya diciptakan untuk memberi manfaat bagi diri saya dan alam semesta,” demikian saya selalu mensugesti diri saya agar saya selalu ingat dan sadar pada visi dan misi hidup saya.

Tentu saja saya juga masih melakukan hal-hal bodoh, zalim, dan kufur nikmat. It’s in the gene. Tuhan sendiri yang mengatakan bahwa manusia itu zalim dan kufur nikmat. Makanya manusia itu sering melakukan hal-hal yang merugikan dirinya. Dalam hal semacam ini maka saya selalu berdialog dengan diri saya dan bertanya, “Mengapa kamu lakukan hal ini padahal kamu tahu bahwa itu tidak benar dan tidak sesuai dengan visi dan misi hidupmu?” Maka ego dan nafsu saya akan membantah hati kecil saya dan mengatakan, “Karena kita adalah manusia biasa yang tidak lepas dari nafsu dan keinginan. We’re not angel. Are you…?! Sometimes we’re also evil. Aren’t we…?!” Maka sibuklah diri saya saling bantah membantah. Selanjutnya…

MATEMATIKA YANG TIDAK ADA MATEMATIKANYA
Ilustrasi

Ilustrasi

Sobat ambyar saya, Ahmad ‘Sunanang’Rizali, mencak-mencak melihat seorang artis sinetron Prilly mengajar matematika di video Ruang Guru yang oleh para teman-teman matematikawan dianggap ‘mengajar matematika yang tidak ada matematikanya’. Jadi semacam mie ayam yang tidak ada ayamnya. Dan saya tertawa ngakak… Sepurane yo, bro.

Ente iki terlalu bersemangat nggebuki Kemendikbud sehingga lupa bahwa masalah ‘mengajar matematika tanpa matematika’ kan memang sudah lama kita gebuki bersama dulu ketika kita masih gagah dan menyoren pedang. Peno sampai sekarang masih menyoren pedang makane sik kudu ngamuk ae. Wakakakak…! Aku ngakak maneh yo, bro.

Begini lho, bro….

Ingat nggak ketika kita dulu beramai-ramai menggugat Kemdikbud untuk menghapus Ujian Nasional? Kita bersama belasan pendekar pendidikan malah bikin buku khusus dengan judul “Buku Hitam Ujian Nasional” yang diterbitkan oleh Penerbit Resist pada tahun 2012. (Sekedar informasi bagi yang lain Ini adalah buku keroyokan yang ditulis oleh banyak aktivis pendidikan yang anti pada ujian nasional. Buku ini diterbitkan oleh Resist Book, Yogyakarta pada tahun 2012 dan tebalnya 387 halaman. Buku ini adalah ungkapan penentangan kami, para aktivis pendidikan seperti Dr. Ahmad Muhlis (ITB), Iwan Pranoto PhD (ITB), Ir. Ahmad Rizali MSc (Pertamina Foundation), Dhitta Putti Saraswati, Heru Widiatmo PhD (Iowa University), Elin Driana PhD (Ohio University), Prof. Dr. H. Soedijarto MA, Prof. Dr. Daniel Rosyid PhD (ITS), dll pada Ujian Nasional. Tulisan-tulisan di buku ini sangat pedas dan tanpa tedeng aling-aling dalam mengecam pelaksanaan Ujian Nasional.) Selanjutnya…

PENGKHIANAT DI WAKTU PERANG

Pengkhianat bangsa itu selalu ada dalam setiap zaman tapi para pengkhianat di zaman perang adalah yang terburuk. Saat ini kita sedang berperang melawan pandemi Covid 19 dan pemerintah bersama seluruh warga yang waras dan mencintai bangsa dan negaranya mati-matian bertahan dari serbuan wabah ini. Ratusan trilyun dana APBN telah digelontorkan demi memenangkan perang melawan wabah ini. Kita semua bertekad bahwa kita harus memenangkan perang ini dan tidak boleh kalah meski kita terus menerus menderita di beberapa pertempuran.

Tapi ternyata ada pengkhianat di antara kita. Mereka adalah kelompok-kelompok tertentu yang menyerukan agar Presiden Jokowi menyerah dan mundur dari jabatannya.

Mereka yang menyerukan agar Presiden menyerah adalah para pengkhianat yang nyata. Mereka adalah para pengkhianat bangsa yang harus kita lawan dan hukum sesuai dengan ketentuan hukum yang berlaku. Orang-orang seperti ini sungguh tidak layak diperlakukan dengan sikap toleran. Pengkhianatan di saat perang tidak bisa ditolerir.

Seandainya Mustafa Kemal Pasha menyerah pada waktu perang melawan Sekutu dulu maka hari ini tidak akan ada negara Turki yang merdeka. Pada Perang Dunia I Kesultanan Utsmaniyah, yang dianggap sebagai kekhilafahan Islam terakhir di dunia, terjun ikut perang dan berada di pihak Jerman melawan Sekutu. Pihak Jerman dan Kesultanan Utsmaniyah akhirnya kalah dan menyerah pada Sekutu. Ottoman Turki kalah dan sejumlah daerah kekuasaannya menjadi rebutan Sekutu. Perancis mendapat bagian di Suriah, Inggris menerima mandat Palestina. Pada 10 Agustus 1920, utusan Mehmed VI, Sultan Ottoman terakhir, menandatangani Perjanjian Sevres berisi pengakuan atas mandat daerah yang diberikan sekaligus mengakui Hejaz sebagai daerah merdeka. Mustafa Kemal Attaturk menolak untuk menyerahkan Turki pada Sekutu.
Selanjutnya…

MIMPI DI SAAT KENA COVID 19

Ketika saya terkena Covid 19 beberapa bulan yang lalu saya mengalami hal aneh, yaitu saya bermimpi bertemu dengan Ibu, adik, tante, dan teman-teman yang sudah wafat. Itu dua mimpi yang terpisah.

Saya bermimpi bertemu dan ngobrol gayeng berempat dengan Ibu, Tante, dan adik saya yang semuanya sudah wafat bertahun-tahun yang lalu. Hanya kami berempat. Tak ada saudara yang lain. Padahal kami bersaudara 11 orang. Pada waktu ngobrol berempat itu saya tidak merasakan keanehan atau sadar bahwa mereka sudah tiada semua. Kami ngobrol seperti ketika mereka semua masih hidup. Sungguh menyenangkan rasanya bisa ngobrol dengan mereka kembali. 😁

Selain bermimpi bertemu dengan mereka saya juga bermimpi bertemu dengan dua teman kuliah saya yang juga sudah tiada. Hanya kami bertiga. Tak ada teman yang lain. Dalam mimpi itu salah seorang teman naik ke atap bangunan yang tinggi dan mengajak saya ikut naik bersamanya. Saya mencari-cari tangga tapi tidak menemukannya. Saya heran bagaimana teman saya tersebut bisa naik ke atas atap.
Selanjutnya…

KAUM TAK BERIMAN

Ketika banjir akhirnya datang semua pengikut Nabi Nuh menaiki kapal yang telah dibuat bertahun-tahun sebelumnya itu. Nabi Nuh dan pengikutnya telah mempersiapkan diri untuk menghadapi bencana yang telah diramalkan akan datang tersebut. Tapi tidak dengan anak Nabi Nuh sendiri. Ia tidak mau ikut dalam kapal tersebut. Ia tidak yakin dengan kapal tersebut dan lebih yakin bahwa naik ke gunung akan menyelamatkannya. Ia tidak MENGIMANI ikhtiar yang telah dilakukan oleh ayahnya dan para pengikutnya selama bertahun-tahun tersebut. Dan ia pun tenggelam bersama KAUM TAK BERIMAN lainnya.

Nabi Muhammad meminta umatnya untuk menghindar dan menjauhi wabah dan tidak malah mendatanginya atau bersikap seolah-olah tidak mungkin tertular hanya karena merasa beriman kepada Tuhan. Jika ada umatnya yang tidak patuh pada IKHTIAR yang dianjurkan oleh Nabi maka sebenarnya mereka termasuk dalam golongan KAUM TAK BERIMAN.

Islam juga menganjurkan umatnya untuk berobat dan membentengi diri dari terkena penyakit. Jika kita memiliki gejala penyakit menular, maka janganlah membahayakan orang lain dengan menularinya. Rasulullah SAW bersabda: Tidak boleh membahayakan orang lain dan tidak boleh membahayakan diri sendiri (HR. Malik no. 1435). Mereka yang tidak mengikuti anjuran Nabi ini sebenarnya masuk dalam golongan KAUM TAK BERIMAN.

Pandemi ini membuat kita melek. Banyak orang yang menggunakan dalil-dalil agama, bahkan yang berstatus ustad sekalipun, yang justru menunjukkan bahwa mereka sebenarnya adalah golongan KAUM TAK BERIMAN. Selanjutnya…

QURBAN DI IDHUL ADHA
Sumber: https://www.medcom.id/nasional/peristiwa/ZkeBxx7K-muhammadiyah-imbau-sembelih-hewan-kurban-diganti-uang

Sumber: https://www.medcom.id/nasional/peristiwa/ZkeBxx7K-muhammadiyah-imbau-sembelih-hewan-kurban-diganti-uang

Apakah keluarga Anda mengadakan qurban seperti biasanya di tahun ini? Selamat…! 🙏

Kami memutuskan untuk tidak memotong binatang qurban tahun ini. Kami berencana membagi-bagikan uangnya saja untuk tetangga dan teman yang sangat membutuhkan. Saat ini kehidupan mereka semakin sulit karena pandemi dan mereka jauh lebih membutuhkan dana berupa uang tunai ketimbang daging qurban.

Saya pikir jika kita bagikan daging qurban maka paling banter akan dinikmati tiga hari oleh penerimanya. Itu pun mereka harus keluar dana untuk beli bumbu dll. Kalau bentuknya uang maka bisa diirit oleh mereka dan akan dibelanjakan sesuai dengan kebutuhan mereka masing-masing. Selain itu jika dalam bentuk uang maka bisa kita berikan pada orang yang jauh bahkan di luar pulau sekali pun. Daging kambing/sapi tidak bisa dikirim ke luar kota.

Saya sepakat dengan Muhammadiyah. 🙏

Jakarta: Pimpinan Pusat (PP) Muhammadiyah mengimbau agar masyarakat mengganti sedekah hewan kurban dengan uang. Karena pandemi virus korona (covid-19) menimbulkan masalah sosial ekonomi dan meningkatkan jumlah kaum duafa.

“Karena itu sangat disarankan agar umat Islam yang mampu untuk lebih mengutamakan bersedekah berupa uang daripada menyembelih hewan kurban,” kata Ketua Umum PP Muhammadiyah Haedar Nashir dalam surat edaran PP Muhammadiyah tentang Tuntutan Ibadah Puasa Arafah, Iduladha, Kurban, dan Protokol Ibadah Kurban pada Masa Pandemi Covid-19, Minggu, 28 Juni 2020.