Rabu, 15 Nopember 2018
Just another WordPress site
  • Chateu
  • Bareng Pak Anies Baswedan
  • Sabang
  • India
  • NUS, Singapore
  • Merapi, Jogja, Indonesia
  • Kamboja
  • Nusa Dua, Bali, Indonesia
  • Thailand
  • Turki
  • Singapura
  • Puncak, Jawa Barat, Indonesia
  • Korea Selatan
  • Wisuda si Bungsu
KETINGGALAN PESAWAT


Saya ketinggalan pesawat lagi (sudah yang kesekian kalinya). Kali ini dari Surabaya ke Bandung.

Seperti biasanya setelah check-in saya langsung masuk lounge untuk mengudap ini dan itu. Eman-eman kartuku kalau gak kupakai. Lha wong dasarnya saya orang yang gak mau rugi tak iya. 😄

Pesawat saya mestinya berangkat jam 09:25 tapi kemudian ada pengumuman bahwa pesawat ditunda sampai jam 10:10. Kali ini saya comot tahu dan tempe beserta petisnya sambil meneruskan guyon di FB dengan Cak Ahmad Rizali. Arek iki pancen megelno ati… 😄

Jam 10:30 belum ada panggilan dan saya melihat papan pengumuman di layar lounge Blue Sky. Lha kok disitu tertera ‘departed‘…. Selanjutnya…

WISATA SAHASATA: BLORA YANG BELUM BERGELORA

Wisata SAHASATA kami berikutnya adalah Kabupaten Blora. Kami memilihnya karena belum pernah ke kota ini sebelumnya. Kami juga tidak tahu apa wisata yang ada di kota ini. Untuk itu kami meminta sopir Grab yang kami sewa di Temanggung untuk mengantarkan kami sampai Semarang. Nanti dari Semarang kami akan naik kereta ke Blora. Ternyata ia mau. Alhamdulillah kami tidak perlu naik bis. 😄 Bahkan ongkos yang ia minta lebih rendah daripada sopir Grab sebelumnya yang dari Kebumen ke Temanggung.

Karena kami akan transit di Semarang maka kami minta sopirnya untuk lewat Gunung Pati. Kami ingin mampir di SMA Semesta di mana anak kami, Tara, bersekolah. Ia tinggal di sekolah berasrama sejak setahun yang lalu dan kami hanya bisa menemuinya setiap dua bulan sekali.

Tara sedang berada di kamar temannya ketika kami tiba dan ia sangat senang kami kunjungi. Kami juga senang bisa bertemu dengannya. Ini seperti bonus saja dari wisata kami karena sebelumnya sama sekali tidak ada rencana untuk menjenguknya. Untungnya kami sempat membelikannya berbagai makanan sebagai oleh-oleh baginya dan teman-temannya. 😊
Selanjutnya…

WISATA SAHASATA: TEMANGGUNG YANG BERSIH DAN DAMAI

Kami memilih kota tujuan Wisata Satu Hari Satu Kota kami secara acak saja. Setelah dari satu kota kami lalu memilih kota berikutnya dengan melihat peta saja. Setelah dari Kebumen kami lalu buka peta Jawa Tengah dan berunding mau ke mana lagi setelahnya. Sebisanya kami pilih kota yang belum pernah kami datangi sebelumnya (atau belum pernah didatangi istri saya). Temanggung adalah pilihan kami kali ini.

Temanggung terletak di Jawa Tengah bagian tengah. Ia berbatasan dengan Kabupaten Kendal di utara (yang minggu sebelumnya kami kunjungi), Kabupaten Semarang di timur, Kabupaten Magelang di selatan, serta Kabupaten Wonosobo di barat. Kami menyewa Grab yang kami pakai tur di Kebumen untuk mengantarkan kami dengan biaya Rp. 600.000, sampai Temanggung. Di Temanggung kami menginap di Hotel Aliyana Resort, sebuah hotel kecil baru yang sangat bagus penataan interiornya. Kami sangat menikmatinya. Sayang sekali kamarnya terlalu kecil. Apalagi sebelumnya kami dapat kamar hotel yang besar di Grand Metro Kebumen.

Meski kami sampai sudah malam tapi kami sempatkan juga jalan-jalan ke alun-alun cukup dengan jalan kaki. Suasana kota Temanggung sungguh tenang dan damai serta kotanya tertata rapi dan bersih. A lovely city….! 👍😊
Selanjutnya…

WISATA SAHASATA (SATU HARI SATU KOTA) : KEBUMEN YANG EKSOTIK

Hati-hati naik kereta kalau tidak cermat di mana kita akan turun. Kami sempat salah turun stasiun dan akhirnya harus naik Grab lagi menuju hotel tujuan kami. 😄

Kota tujuan Wisata Sahasata kami setelah Tasikmalaya adalah menuju ke Timur ke Kebumen. Dari Tasikmalaya kami putuskan untuk naik kereta Malabar menuju Kebumen. Perjalanan sedianya akan berlangsung selama 3,5 jam. Tapi saya tertidur dan baru terbangun ketika ada pengumuman bahwa kereta akan masuk ke Stasiun Gombong. Karena setahu saya Gombong itu masuk daerah Kebumen maka saya pikir ini adalah stasiun kami. Kami segera bergegas untuk turun. To my surprise tidak ada penumpang lain yang turun di stasiun kecil Gombong. Hanya kami berdua.

Begitu turun saya segera cari Grab untuk menuju ke Hotel Mexolie Kebumen. Ternyata hotelnya jauh dari Gombong dan butuh waktu lebih dari setengah jam untuk mencapainya. Kok jauh pikir saya. Tapi untunglah ada Grab yang datang menjemput kami.

Selanjutnya…

TASIKMALAYA KOTA SANTRI DAN WISATA

Tasikmalaya adalah sebuah kota di Jawa Barat yang letaknya sekitar 106 km di sebelah timur kota Bandung. Tasikmalaya ini terkenal sebagai daerah santri karena banyaknya pesantren di sekitarnya. Pesantren Suryalaya yang terkenal sebagai pesantren penyembuhan pecandu narkoba terletak di Kabupaten Tasikmalaya. Kota Tasikmalaya sendiri baru ditetapkan sebagai kota pada tanggal 21 Juni 2001 di mana sebelumnya menjadi satu dengan Kabupaten Tasikmalaya. Tasikmalaya merupakan daerah dengan potensi wisata yang besar. Ada banyak lokasi wisata yang bisa kita kunjungi dan mungkin kita butuh waktu minimal seminggu untuk bisa mengunjungi dan menikmatinya dengan sepenuhnya.

Karena kami hanya berwisata sehari di tiap kota, tidak terkecuali di Tasikmalaya ini, maka kami harus benar-benar memilih lokasi wisata yang bisa kami datangi dan nikmati dengan maksimal.
Berikut ini adalah lokasi yang kami kunjungi dalam sehari ini.
Selanjutnya…

WISATA SEHARI SATU KOTA: PERJALANAN SUKABUMI-TASIKMALAYA

Beberapa kali saya salah kira ketika memutuskan untuk ke Tasikmalaya dari Sukabumi. Semula saya pikir ada kereta api langsung dari Sukabumi ke Tasikmalaya. Ternyata tidak ada. Yang ada hanya bis. Bahkan travel pun tidak ada. Untuk naik bis kita harus ke terminal bis.

Karena perjalanan dari Sukabumi ke Tasik cukup jauh maka kami berangkat agak awal. Sesampainya di terminal ternyata tidak ada bis yang ke Tasik. Bis yang ke Tasik langsung baru ada nanti jam 5. Itu pun kalau tidak telat katanya. 😄

Akhirnya kami putuskan ke Padalarang dulu dan nanti dari Padalarang baru cari bis lagi ke Tasik. Kata sopirnya ada banyak bis di sana. Yah, daripada menunggu sampai jam 5 mending berangkat saja segera secara estafet.

Selama perjalanan saya pikir tujuan kami Padalarang itu di sebelah selatan Jabar antara Sukabumi dan Tasik. Ternyata perkiraan saya salah. Padalarang itu dekat Bandung. Artinya perjalanan kami menuju ke utara dan bukan ke timur. Mestinya kan perjalanan kami ke Tasik itu mengarah ke Timur. Di Padalarang pun nantinya kami bakal turun di terminal bayangan, artinya bukan terminal tempat bis nongkrong melainkan tempat mereka menaikkan dan menurunkan penumpang sebelum pintu masuk tol. Di situ kami harus menunggu bis yang akan ke Tasik. Selanjutnya…

TRAVELLING TO LOVE EARTH

Maksudnya jalan-jalan ke Sukabumi. 😄
Tapi biar keren ya pakai bahasa Inggris. Lha wong apa-apa kalau pakai bahasa Inggris jadi mahal. Kopi Item cuma goceng tapi kalau minta Black Coffee bisa jadi tiga puluh rebu. 😄

Karena ada acara Rakornas IGI 2018 di Jakarta kemarin maka kesempatan ini kami manfaatkan untuk meneruskan agenda kami untuk Wisata Sehari Satu Kota yang kemarin tertunda karena harus mengikuti acara wisuda di Balikpapan.

Sukabumi kami pilih sebagai kota pertama dan dari kota ini kami akan lanjutkan perjalanan ke Tasikmalaya. Untuk ke Sukabumi kami pilih transportasi KA dan untuk itu kami harus ke Bogor dulu.
Selanjutnya…

THE BEAUTIFUL LOVE EARTH

Sukabumi yang indah…
Acara kami pagi ini adalah ke Situ Gunung. Kawasan wisata alam Situgunung ini terletak di Taman Nasional Gunung Gede Pangrango (TNGGP) Resort Situgunung, Kecamatan Kadudampit, Kabupaten Sukabumi. Semula saya mau sewa mobil seharian ini sebelum berangkat ke Tasikmalaya. Tapi ternyata sewanya mahal dan naik Gocar jauh lebih murah. Toh Gocarnya bisa diminta untuk menunggu dan kita sewa lagi untuk kembali. Biayanya jatuhnya tinggal seperempatnya dibandingkan dengan sewa mobil. 😄

Kami beruntung bisa berkunjung ke Situ Gunung karena saya memang penasaran dengan keberadaan jembatan gantung (suspension bridge) yang baru dibangun di lokasi ini. Katanya sih ini jembatan gantung terpanjang di Indonesia. Bahkan jembatan gantung yang dibangun atas kerjasama Balai Besar TNGGP di bawah Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) dengan PT Fontis Aqua Vivam ini pun diklaim sebagai terpanjang di Asia. 😄

Jembatan yang dibangun di atas pepohonan ini panjangnya mencapai 240 meter dengan lebar 2 meter. Serta dari permukaan tanah paling tinggi mencapai 161 meter. Selanjutnya…

DOING THE IMPOSSIBLE

“Sekali dalam hidup Anda harus menulis sebuah buku untuk membuktikan bahwa hidup Anda cukup berharga untuk dituliskan”

Jika Anda perhatikan belakangan ini Anda akan melihat fenomena yang cukup aneh, mengherankan, dan mengejutkan, yaitu fenomena para guru menulis buku. Ya, di seluruh Indonesia sedang terjadi ‘demam menulis buku’ yang dilakukan oleh para guru (dan sekarang mulai bergerak ke siswa-siswa). Mengapa ini aneh dan mengherankan? Karena fenomena ini tidak pernah terbayangkan sebelumnya. Sebelum ini para guru menganggap bahwa menulis buku adalah sebuah kemustahilan bagi mereka. Hanya mereka yang memiliki bakat dan karunia kepandaian menulis dari Tuhan yang bisa menulis dan menerbitkan bukunya. Menulis dan menerbitkan sebuah buku bagi guru yang awam adalah sebuah mimpi yang tidak pernah hadir dalam tidur selama ini. Kalau pun ada satu atau dua guru yang menulis maka itu adalah sebuah hal yang luar biasa. Mereka adalah para guru ‘luar biasa’ yang dikarunia bakat menulis oleh Tuhan dan karunia itu bukanlah milik setiap guru. Para guru umumnya menganggap bahwa menulis buku adalah ‘doing the impossible’.  Gak mungkinlah aku…
Selanjutnya…

WISATA SEHARI SATU KOTA DAY 3: CIREBON

Kota Cirebon dijuluki sebagai kota udang. Saking terkenalnya dengan hasil udang sampai lambang kotanya pun bergambar udang (jadi ingat Sidoarjo). Di beberapa sudut kota juga terdapat ikon berbentuk udang. Dari udang segar hingga olahannya, semua tersedia di kota ini. Artinya kita bisa memilih berbagai olahan udang untuk dijadikan oleh-oleh.

Karena lokasi Cirebon berada di pesisir utara Pulau Jawa dengan garis pantai sepanjang 54 km, Cirebon pun bisa menjadi daerah penghasil garam terbesar di Indonesia. Di tahun 2015 katanya Cirebon mampu menghasilkan 435.439 ton garam. Hasil ini membuat Cirebon menjadi pemasok kebutuhan garam lokal sebanyak 20% dari target pemerintah. Katanya kalau kita mengadakan tur wisata garam di sini maka kita boleh makan garam di lokasi seberapa banyak pun hanya dengan biaya lima ribu rupiah. Anda tertarik…?! 😀

Letak kota ini berada di pesisir utara Pulau Jawa atau jalur Pantura yang menghubungkan Jakarta-Cirebon-Semarang-Surabaya. Selain kota Cirebon juga berbentuk kabupaten. Kota dan Kabupaten Cirebon berbatasan dengan Kabupaten Kuningan dan Kabupaten Majalengka di sebelah Selatan, dan Kabupaten Indramayu di sebelah Barat. Sedangkan di sebelah Timur Cirebon berbatasan dengan Brebes.

Menurut sejarah Cirebon ini adalah daerah yang sudah berkembang menjadi sentra perdagangan sejak Abad ke-15 di zaman Kerajaan Siliwangi. Cirebon mengalami penjajahan dan pemerintahan baik oleh Belanda mau pun Jepang.
Selanjutnya…