Rabu, 27 Mei 2020
Just another WordPress site
MEMENANGKAN PERANG MELAWAN COVID 19

Mohon dipahami bahwa saat ini kita SEDANG BERPERANG. Manusia saat ini sedang berperang melawan virus yang sangat berbahaya. Covid 19 ini adalah lawan yang sangat berbahaya karena ia tidak tampak tapi sangat menular. Virus ini sedang menyerang MANUSIA dan dia tidak peduli apakah manusia tersebut beriman atau tidak, apa agama dan mazhabnya, tinggal di bagian bumi sebelah mana, berkulit warna apa, kewarganegaraan apa, kaya atau miskin, siap mati atau takut mati, punya istri empat atau jomblo, dermawan atau bajingan, gak ada urusan. Pokoknya kalau ia manusia maka akan diserangnya.

Karena kita sebagai MANUSIA sedang diperangi oleh virus maka kita harus bersatu padu melawannya. Dalam perang kali ini kita harus menyingkirkan ego dan perbedaan kepentingan, baik itu agama, politik, bangsa, negara, ekonomi, sosial, dan lain-lain.
Kita harus bersatu dan melepaskan semua sekat-sekat perbedaan kita sebagai sesama manusia untuk menghadapi Covid 19 ini. Karena kalau kita tidak bersatu bersama-sama menghadapinya maka kita akan digilas habis oleh penyakit yang luar biasa berbahayanya ini. Virus Covid 19 ini telah memporak prandakan beberapa negara dan membunuh ribuan manusia. 😞

Tapi syukurlah ternyata ada cara untuk memenangkan pertempuran ini. Beberapa negara telah berhasil mengalahkan virus ini dan mengenyahkan wabah ini dari negara mereka. Kita bisa belajar dari mereka. Ternyata cara untuk memenangkan perang melawan virus ini bukanlah dengan menghadapinya dengan gagah berani tetapi justru dengan BERSEMBUNYI dan MENGHINDARINYA. Kita tidak bisa memenangkan perang dengan menghadapi lawan yang tidak tampak ini karena kita tidak memiliki senjata untuk menghadapinya. Bahkan negara-negara terhebat di dunia yang memiliki senjata pemusnah massal yang paling mengerikan tidak mampu menghadapi Covid 19 ini. Ini memang cara Tuhan untuk menundukkan kesombongan manusia yang merasa hebat dengan apa yang dimilikinya.

Tapi kini Tuhan telah menunjukkan caranya pada kita. Untuk bisa memenangkan perang melawan virus ini kita tidak perlu menunjukkan apa pun kehebatan kita. Kita hanya diminta untuk menghindar dan menjauhinya. Untuk melawan virus yang tidak tampak tersebut kita juga harus melakukan hal yang sama dengannya. Jangan menampakkan diri kita pada virus tersebut. Jangan sampai kita bertemu dan bersirobok dengannya. Jangan sama sekali. Kita hanya perlu menyembunyikan diri kita darinya agar jangan sampai virus ini menulari kita dan kita menulari orang lain. Social Distancing, Lock down, Self Quarantine, Work From Home, Stay at Home, Self Isolation, dan berbagai anjuran dari para ahli dunia semuanya sebenarnya bertujuan satu, yaitu agar virus ini tidak bisa lagi menemui satu pun manusia yang bisa ia tumpangi untuk menjadi rumahnya dan membunuh pemilik tubuh yang ia tumpangi.

Baca juga:  MUHAMMAD YUNUS DAN GRAMEEN BANK (Part 2)

Sekarang kita bisa memenangkan perang sekaligus menjadi pahlawan. Sekarang kita bisa mengalahkan virus Covid 19 ini hanya dengan SATU-SATUNYA CARA yang paling efektif yaitu dengan BERSEMBUNYI dan MENGHINDARINYA. Jika virus ini tidak bisa lagi menemukan satu orang pun untuk ia tulari maka ia akan mati dengan sendirinya. Jadi dengan menghindarinya kita akan bisa membunuhnya dan mengalahkannya.

Jadi tugas kita saat ini adalah MENJADI PAHLAWAN dengan menghindarkan diri bertemu dengan virus ini dengan segala cara. Kita harus memberitahu semua orang yang kita kenal tentang strategi untuk memenangkan perang ini. Hanya dengan membuat virus ini tidak bisa menemui satu orang pun untuk menjadi tempat bersarangnya maka ia bisa kita kalahkan. Oleh sebab itu mari kita terus berupaya untuk menyampaikan pentingnya bersembunyi dan menghindarkan diri dari virus ini pada semua orang yang mungkin kita pengaruhi. Jika kita guru maka kita bisa menyampaikan betapa pentingnya hal ini kepada sesama guru, orang tua, dan siswa. Jika kita Ketua RW maka mari kita sampaikan hal ini pada Ketua RT dan warganya. Jika kita pengurus masjid maka mari kita sampaikan pada jamaah kita agar sementara waktu jangan menampakkan diri di masjid. Mari kita semua bersembunyi dulu sampai virus ini mati dengan sendirinya.

Mari bersama-sama menyatukan hati dalam menghadapi wabah virus ini. Kita bisa memenangkan perang ini jika kita bisa menyingkirkan kesombongan dan egoisme kita. Insya Allah…! 🙏

Surabaya, 22 Maret 2020

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *