Rabu, 24 April 2019
Just another WordPress site
Turkey Tour (Part 2) : Turki yg Indah, Makmur, dan Sekuler

Turki adalah negara yg diberkahi oleh keindahan alam dan budaya. Ia adalah percampuran alam dan budaya Timur dan Barat. Lihat saja orang-orangnya. Bertubuh tinggi besar berkulit putih dengan mata coklat dan hidung mancung. Itu jelas adalah perpaduan antara orang-orang Persia dan Eropa. Semua kelihatan ganteng dan cantik belaka. Biasanya kita melihat orang yg ganteng dan cantik hanya di sinetron tapi di sini bahkan cleaning servicenya kayak pemain sinetron. 😀
Dengan luas wilayah sekitar 814.578 kilometer persegi, 97% (790.200 km persegi) wilayah Turki terletak di benua Asia dan sisanya sekitar 3% (24.378 km persegi) terletak di benua Eropa. Turki adalah jembatan antara Timur dan Barat. Bangsa Turki diperkirakan berasal dari Asia Tengah. Tapi secara historis bangsa Turki mewarisi peradaban Romawi di Anatolia, peradaban Islam, Arab dan Persia sebagai warisan dari Imperium Ustmani dan pengaruh negara-negara Barat Modern. Warisan tersebut bisa dilihat pada bangunan-bangunan bersejarah masa Byzantium di Istambul dan kota-kota lainnya. Sebelum diubah namanya menjadi Istambul, kota ini bernama Konstantinopel (dibaca Konstantinopol oleh Fahrettin, guide kami) dan sebelum menjadi Konstantinopel nama kota ini adalah Byzantium.

Bangunan bersejarah paling terkenal adalah Hagia Sophia (Aya Sofya), sebuah gereja besar dan megah dengan mozaik-mozaiknya di masa Konstantinopel yang berubah fungsinya menjadi masjid pada masa Khalifah Ustmani dan sejak pemerintahan Mustafa Kemal hingga kini dijadikan museum (ada yg mengusulkan utk dijadikan mesjid kembali di jaman Erdogan sekarang ini).


Selain Hagia Sophia ada Topkapi Palace. Topkapi palace adalah bekas istana tempat kediaman Sultan Utsmaniyah (disebut ‘Ottoman’ oleh org Barat) yang sekarang menjadi salah satu museum populer di Istanbul. Museum yang di lengkapi dengan berbagai barang-barang peninggalan dunia islam seperti pedang dan jubah Nabi Muhammad SAW. Museum ini telah ditetapkan sebagai salah satu situs warisan dunia UNESCO. Selain itu ada Hippodrome yang pada jaman Romawi adalah tempat pacuan kuda. Hippodrome yang terdapat di Turki merupakan bekas tempat pacuan kuda yang dibangun oleh kaisar Romawi pada masa kekaisaran Byzantium. Namun sekarang yang tersisa hanya beberapa tugu monumen (obelisk) saja.

Baca juga:  TERJEBAK BERABAD-ABAD LAMANYA

Salah satu tujuan utama turisme di Istambul adalah Blue Mosque. Mesjid Sultan Ahmed ( Sultanahmet Camii) ini di bangun pada tahun 1609-1616 di masa pemerintahan Sultan Ahmed I ( sultan Ahmed I adalah sultan Turki Ustmani yang memerintah dari tahun 1603-1617). Mesjid ini selain dipakai sholat juga di buka bebas bagi para wisatawan non muslim yang ingin berkunjung untuk melihat keindahan interiornya.

Salah satu objek wisata yang wajib dikunjungi adalah Cappadocia. Daerah ini bentuk datarannya unik dan menakjubkan. Cappadocia adalah sebuah kota bawah tanah yang seluruh bangunannya dipahat dari batu. Sangat luar biasa karena bangunan gua dari batu itu sudah ada sejak ribuan tahun yang lalu. Berada di lokasi ini kita akan seolah-olah berada di jaman Flinstones di jaman gua. Semua bangunan terbuat dari batu yang berwarna abu-abu kecokelatan. Cappadocia atau Land of Beautiful Horses adalah kota bawah tanah yang memiliki bangunan sampai dengan tingkat 11 ke bawah. Konon kota ini menjadi tempat tinggal bagi ribuan keluarga dengan jumlah anggota keluarga sampai dengan 50.000 orang. Karena uniknya Cappadocia masuk dalam salah satu jajaran UNESCO World Heritage Site. Cappadocia berjarak tempuh 12 jam dari Istambul jika menggunakan bus dan sekitar 5-6 jam dari Ankara.

Salah satu tempat tujuan wisata yg menakjubkan lainnya adalah Ephesus. Efesus ada di wilayah Izmir Turki dan teletak di pantai barat Turki. Dulunya Efesus dikenal sebagai kota Romawi yang terbaik di dunia. Kota ini skrg tinggal reruntuhannya tapi masih sangat menakjubkan.

Selain itu masih ada Pamukkale yang merupakan objek wisata air panas di Turki. Dalam bahasa Turki, Pamukkale berarti benteng kapas (Cotton Castle). Sumber air panas ini memang tampak seperti tumpukan kapas berwarna putih. Konon warna putih tersebut berasal dari hidrogen karbonat dan kalsium yang terkandung dalam air panas. Akibat kandungan dalam air panas yang selalu meningkat ini, akhirnya lokasi keluarnya air panas ini membentuk lapisan kapur putih dan menyerupai air terjun beku.

Baca juga:  SERAHKAN SEMUANYA PADA ALLAH

Situs alam yang terletak di Denizli, Turki, ini merupakan salah satu keajaiban alam yang luar biasa. Ia memiliki air hangat kaya mineral yang jatuh dari puncak gunung ke lereng sehingga menghasilkan kontur yang eksotis.

Dengan keindahan alam seperti ini tidak salah jika Turki dikunjungi oleh lebih dari 30 juta turis setiap tahunnya.

Turki yang Makmur

Turki adalah negara yg makmur. Dibawah pemerintahan PM Erdogan dan Presiden Gul, pertumbuhan ekonomi selama 10 tahun terakhir tumbuh mencapai rata-rata 8 persen setahun, naik empat kali dari sebelumnya. Pendapatan per kapita naik dari 3.500 dolar pada 2002 menjadi 10.400 dolar pada 2011. Perekonomian Turki adalah keempat terbaik di Eropa. Diperkirakan dalam beberapa tahun kedepan pendapatan per kapita bisa mencapai angka 25.000 dolar dan Turki bisa menjadi salah satu dari 10 besar kekuatan ekonomi dunia. Tidak salah jika Erdogan dengan partai AKP memenangi pemilu tiga kali berturut-turut.

Meski kota-kota di Turki tidak tumbuh pesat dengan gedung-gedung pencakar langit seperti kota-kota di negara maju lainnya (termasuk di China), tapi tidak ada daerah kumuh sama sekali di Turki. Ekonomi dan pembangunan tumbuh merata tanpa meninggalkan kelompok masyarakat yg miskin atau terkebelakang. Kota-kotanya bersih, rapi, indah, dan rakyatnya ramah dan nampak bahagia. Tak ada wajah-wajah sangar. Tak ada penjual yg suka menipu pembeli seperti di China atau yg suka memaksa seperti di India.

Turki yang Sekuler

Sejak ambruknya Khilafah Islamiyah Turki tahun 1924, negeri itu menjadi simbol sekulerisme dipelopori pendiri republik Turki, Mushtafa Kamal Ataturk.
Sejak itu masalah agama dipisahkan dari masalah kenegaraan dan kemasyarakatan. Agama menjadi wilayah pribadi sehingga negara dan pemerintah tidak mengurusi masalah keagamaan spt pelaksanaan ibadah puasa atau haji seperti di Indonesia yg hanya 80% penduduk muslimnya.

Akibat dari sekulerisme ini maka meski resminya 99% rakyat Turki adalah muslim tapi sebagian besar hanyalah Islam KTP. Hanya 60% populasi Muslim Turki yang menjalankan puasa. Yang sholat lebih sedikit lagi dan sangat jarang anak mudanya yg sholat lima waktu. Kalau pun ada mereka hanya sholat Jum’at saja. Itu info dari pemandu wisata kami. Itu sebabnya kami jarang sekali mendengar adzan di mana-mana. Bahkan jarang restoran yg punya musholla dan karyawannya kebingungan ketika ditanyai arah kiblat.

Baca juga:  JALAN-JALAN KE VIETNAM DAN KAMBOJA

Saat ini dorongan utk menjadi lebih Islami menguat. Dalam kehidupan partai politik, walau tidak membawa simbol-simbol Islam, PM Erdogan dengan AKP-nya menjalankan sistem politik yang bahkan lebih Islami dibanding Indonesia. PM Erdogan ingin mendidik generasi mudanya lebih religius. AKP ingin melahirkan generasi demokratis yang meyakini nilai-nilai dan tradisi agama Islam. Kebebasan menjalankan praktek agama diberikan seluas-luasnya oleh pemerintah. Menurut PM Erdogan dalam setiap negara sekuler, setiap orang memiliki hak untuk menjadi religius atau tidak. “Saya adalah PM Muslim untuk negara Turki yang sekuler”, katanya.

PM Erdogan dalam 10 tahun memimpin Turki berhasil menunjukkan pemerintahan yang Islami dalam sebuah sistem yang secara konstitusional adalah negara sekuler. Baginya yang penting isinya dan bukan bendera atau kemasannya. Baginya Islam adalah memberikan kesejahteraan kepada rakyat, pendidikan yang baik, keamanan, kenyamanan, keadilan, dan tegaknya hukum. Tidak ada rakyat yg miskin atau tak punya rumah. Pemerintah menyediakan apartemen murah yg bisa dicicil sampai 20 tahun tanpa bunga bagi rakyatnya yg membutuhkan. Pendidikan gratis sama sekali sejak SD sampai perguruan tinggi. Gaji guru awal sekitar 12 juta dan semua orang punya asuransi kesehatan.

Di Turki tidak ada lokalisasi pelacuran khusus meski pun pelacuran tersembunyi di bar-bar tetap ada. Hotel-hotel yg menyediakan pelacur akan langsung ditutup dan mereka sangat patuh pada aturan. Turki kini juga mengeluarkan Undang-undang yang sangat membatasi dan bahkan melarang peredaran minuman keras (meski memunculkan demonstrasi dari kelompok sekuler).

Jadi mana yg lebih Islami, Indonesia atau Turki?

Cappadocia, 18 Nopember 2013

Salam
Satria Dharma
https://satriadharma.com/

3 tanggapan untuk “Turkey Tour (Part 2) : Turki yg Indah, Makmur, dan Sekuler”

  1. dharma hutauruk berkata:

    Pak Satria yang berbahagia, kami baru kembali dari Istambul 3 minggu lalu. Bukan untuk tour, tetapi sebagai delegasi Indonesia dalam Kongres Dunia International Federation Reproduction Right Organization (IFRRO). senang sekali membaca kisah perjalanan Bapak.
    Sekali waktu saya dan istri berkeinginan untuk datang khusus tamasya seperti bapak. Salam dari Jakarta

  2. Satria Dharma berkata:

    Semoga keinginan Pak Hutauruk utk bertamasya ke Turki bisa terkabul Pak. Negeri ini sungguh indah dan ramah. Tidak rugi datang kemari. Thanks for your comment.

  3. ohan yohana berkata:

    Mantab Pak Satria, semoga hikmah perjalanan bapak bisa menambah khasanah dan yang baik-baik bisa diimplementasikan di tanah air…

    Saya juga membaca temen2 pks mulai, para gubernur sampai pengurus cabang pada rame2 ke Turki ketemu Pak Erdogan dan temen2 nya partai keadilan dan kesejahteraan Turki menerapkan keadilan dan kesejahteraan merata di negara sekuler spt negara kita (eh klo kita bukan negara sekuler ya?)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *