Oktober 1, 2022

2 thoughts on “HUKUMAN BAGI PEMBANGKANG ADALAH DIPERANGI

  1. Mengutip kembali tulisan bapak yg menjadikan perang Riddah sebagai analogi keabsahan memerangi para pembangkang, ada hal yang menurut saya sedikit terbelokkan atau memang sengaja dibelokkan dari fakta yaitu : Bahwa kunci dari perang ini adalah sikap dari Musailamah dari suku Bani Hanifah dan Aswad al-Ansiy yang dengan jelas menentang ajaran Islam tentang zakat, bahkan mengingkari Nabi Muhammad sebagai nabi terakhir.
    Jadi bukan sekedar membangkang terhadap pemegang kekuasaan saja, jauh lebih dari itu masalahnya yg dijadikan dasar untuk memerangi mereka. Itupun masih menjadikan khalifah Umar ragu2 karena mengkhawatirkan dampak yang lebih luas bagi ummat muslim secara keseluruhan.
    Lalu apakah bersuara keras kepada pemegang kekuasaan ketika dirasa ada penyimpangan digebyah uyah sebagai pembangkang yang wajib diperangi layaknya Musailamah dari suku Bani Hanifah dan Aswad al-Ansiy di jaman khalifah Abu Bakar?
    Semoga kesukaan atau kebencian kita kepada seorang manusia selain Rasulullah tidak membutakan nalar yang telah dianugerahkan oleh Allah SWT

  2. Ini sekedar Opini Anda atau statment Anda mengatakan ULAMA PALSU. saya kurang setuju dengan judul ULAMA PALSU diatas. sebab walo bagaimana pun.. oh iya Anda muslim atau non muslim? kurang elok rasanya jika Anda itu seorang muslim menulis konten seperti ini.

    kurang jauh maennya dan kurang piknik sepertinya..

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.