Senin, 16 Desember 2019
Just another WordPress site
BAHKAN MUSA TIDAK MEMBERONTAK PADA FIRAUN

Saya terlibat dalam diskusi dengan seorang teman yang ustad di FB. Saya sampaikan bahwa hendaklah ia bisa menerima kenyataan bahwa Prabowo kalah dan Jokowi yang bakal menang dalam pilpres ini. Saya sampaikan bahwa itu semua adalah kehendak Tuhan. Sama dengan kalahnya Ahok oleh Anies Baswedan. Sebagai muslim kita hendaknya melihat ini sebagai sebuah ketentuan Tuhan. Kita telah berusaha tapi pada akhirnya ketentuan Tuhan jugalah yang akan berlaku. Kalau Tuhan mau memenangkan Prabowo maka securang apa pun orang terhadapnya maka Prabowo akan tetap menang. Apa pun rekayasa dan tipu daya yang dilakukan orang padanya maka rekayasa Allah jauh lebih hebat. Allah adalah pembuat rekayasa terbaik. ‘Wallahu khairul maakiriin’(Surat Ali Imran (3: 54). Begitu juga dengan Jokowi. Sehebat apa pun fitnah dan goyangan yang ditujukan kepadanya tapi jika Tuhan ingin memenangkannya maka Jokowi akan menang juga. Itu adalah ketentuan Tuhan yang terserah Anda mau menerimanya atau tidak.

Rupanya teman saya tadi tidak terima dan ia membalas bahwa Firaun, Hitler, dan para diktator dunia lainnya juga berkuasa karena kehendak Tuhan. Intinya dia tidak mau menerima dan mungkin mau menyatakan bahwa Jokowi adalah diktator dan diktator harus digulingkan, meski pun ia berkuasa karena ketentuan Tuhan.

Ada satu hal yang mungkin luput dipahami oleh teman ustad saya tersebut. Meski Firaun adalah seorang diktator kejam keliwat-liwat, dan bahkan menganggap dirinya adalah Tuhan, tapi Tuhan sama sekali tidak meminta Nabi Musa untuk menggulingkannya. Tuhan tidak menyuruh Musa untuk membangun pasukan tandingan, menyerukan ‘people power’, dan kemudian berupaya menggulingkan kekuasaan Firaun. Tidak…! Berupaya menggulingkan kekuasaan Firaun adalah PERBUATAN MAKAR yang dilarang oleh Allah. Bagaimana pun Firaun adalah ULIL AMRI yang berkuasa pada saat itu dan Tuhan tidak menyuruh Musa untuk menggulingkan Firaun.

Baca juga:  HARDIKNAS 2011

Apa yang diamanahkan oleh Tuhan ke pada Musa? Read this and you will be surprised.

https://satriadharma.com/2015/01/14/kisah-musa/

Salam

Satria Dharma
https://satriadharma.com/

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *