BERHENTI MEROKOK
June 29th, 2009 Oleh: Satria Dharma
Dulu saya adalah perokok kelas berat. Setiap hari paling tidak dua bungkus rokok kretek saya habiskan. Dan itu saya mulai ketika saya masih duduk di SMP klas 3! Seorang teman ’menjerumuskan’ saya dengan memasok saya rokok gratis dengan mencuri dari warung neneknya setiap hari dan ketika neneknya tahu saya sudah terjerat!
Bagaimana cara saya untuk bisa tetap merokok? Banyak jalan menuju Roma kata orang. Apalagi kalau cuma mau merokok.
Artinya, seorang yang sudah kecanduan merokok tidak akan keberatan diminta jalan kaki ke Roma asal dibekali rokok. hehehe…! Kalau sudah ketagihan dan benar-benar tidak punya rokok saya dan teman saya tidak segan-segan ’ngutis’ alias memunguti puntung rokok orang lain yang masih panjang untuk kami teruskan. ”Lanjutkan!” mungkin kira-kira demikian motto kami. ’Lebih panjang lebih baik’ dan ’demi wong cilik’ seperti kami. ![]()
Baca artikel selanjutnya… »
Dear all,
Pernah dengar istilah OLPC? OLPC itu singkatan dari One Laptop Per Child (Satu Laptop untuk Setiap Anak). OLPC atau The Children’s Machine atau XO-1 atau Laptop $100 adalah sebuah program penyediaan laptop dengan harga terjangkau untuk anak-anak di seluruh dunia, khususnya anak-anak di negara berkembang dengan harapan agar mereka dapat mengakses pengetahuan dan pendidikan modern.
“Apa cita-citamu…?” Iseng-iseng saya tanya anak sulung saya.
Ini bukan versi iklan ‘Apapun makannya, minumnya…’ tapi judul ini memang perlu saya tampilkan agar para pengambil kebijakan pendidikan d Indonesia sadar bahwa jika mereka ingin membuat perubahan yang berarti dalam bidang pendidikan maka fokus utama mereka haruslah tetap pada kualitas guru.
Tahukah Anda apa perintah Tuhan yang pertama kali kepada umat Islam melalui Nabi Muhammad? Perintah itu diulangi oleh Jibril Sang Pembawa Perintah sampai 3 (tiga) kali karena begitu pentingya. Ya, Anda benar. Perintah tersebut adalah untuk MEMBACA. Jadi perintah Tuhan pada umat Islam yang pertama kali itu adalah MEMBACA (yang sampai diulangi tiga kali) dan bukan mengucapkan syahadat, sholat, ngaji, apalagi naik haji! Tapi tahukah Anda perintah Tuhan yang manakah yang paling ditinggalkan oleh umat Islam saat ini? Ya perintah MEMBACA itu! Jadi tidak salah kalau saat ini umat Islam menjadi umat yang paling tertinggal dibandingkan umat lain lha wong mereka tidak melaksanakan pernitah Tuhan yang pertama kok! Mbandel kok pingin disayang!
Beberapa waktu yang lalu Mrs. Kathryn Rivai , Principal Seri Insan Secondary School Kota Kinabalu, Sabah, Malaysia, beserta salah seorang stafnya, berkunjung ke beberapa sekolah di Balikpapan, termasuk ke SDIT Istiqamah dimana anak-anak saya bersekolah.
Kalau Anda belum tahu apa itu ‘Kantin Kejujuran’ sebaiknya Anda membaca link berikut ini (http://www.diknas-padang.org/mod.php?mod=publisher&op=viewarticle&cid=23&artid=240) atau (http://blogberita.net/2008/03/02/kantin-kejujuran/), lantas setelah itu mari kita membayangkan sebuah kantin sekolah yang sungguh ideal dimana setiap siswa dan guru adalah mahluk-mahluk jujur belaka dimana jika mereka masuk ke kantin sekolah, yang biasanya dijaga oleh istri Pak Bon dengan mata elangnya, tapi yang satu ini tidak dijaga siapa pun kecuali sejumlah malaikat berstatus volunteer yang tidak terlihat dan mendapat tugas khusus untuk mencatat siapa-siapa saja siswa dan guru yang mungkin belum kaffah kejujurannya. Tapi kalau mau ngemplang ya silakan saja. Hebat kan!
Salah satu masalah besar di sekolah kita adalah masih tingginya tingkat ketidakhadiran guru di kelas. Banyak kelas-kelas yang kosong karena ditinggal oleh gurunya entah karena sakit rutin, rapat ini dan itu, sedang ada jam mengajar di sekolah lain, ikut MGMP sambil arisan, mesti belanja di pasar, ikut pawai partai, melayat neneknya tetangga yang kena stroke dua tahun lalu, atau sekedar malas saja masuk ke kelas. Daftar alasan sangat variatif dan kreatif. Dan semua pihak nampaknya mafhum saja dengan situasi ini.
Dalam agama Islam diajarkan bahwa ada tiga amalan yang akan terus mengalir pahalanya walau pemiliknya telah tinggalkan dunia fana yaitu ;










