Sabtu, 05 Desember 2021
Satria Dharma's Weblog
ISLAM DI PERSIMPANGAN

Dunia Islam benar-benar menghadapi masa yang sangat unik saat ini. Tanpa kita sadari tiba-tiba dunia Islam berubah dengan sangat ekstrim. Dunia Islam menghadapi dua contoh perubahan yang sangat ekstrim yang membuat umat Islam, Indonesia khususnya, terkaget-kaget dan bingung menghadapinya.

Perubahan pertama adalah semakin moderatnya Arab Saudi. Reformasi Arab Saudi dimulai setelah Mohammed bin Salman (MBS) diangkat menjadi putra mahkota pada 2017. Arab Saudi yang semula sangat puritan dan menganut paham Wahabi tiba-tiba berbelok tajam. Begitu diangkat menjadi Putra Mahkota MBS langsung mengubah kultur Saudi, yang semula adalah negara ultrakonservatif, menjadi lebih moderat, terutama dalam penerapan hukum syariat Islam.

Perubahan sosio-kultural itu terjadi hampir di semua sektor dan isu: pendidikan, ketenagakerjaan, perekonomian, perbankan, peranan perempuan, tata-busana, bahasa, makanan-minuman, interaksi sosial, persepsi keagamaan, dlsb. Saudi sedang mengalami perubahan besar.

Apa saja yang berubah? Sekarang Saudi mengizinkan perempuan untuk mengemudi, hal yang selama puluhan tahun dilarang. Lalu Saudi mulai mengizinkan bioskop publik beroperasi setelah tiga dekade dilarang. Arab Saudi baru-baru ini mengeluarkan aturan yang mengizinkan acara konser musik ditonton audiens laki-laki dan perempuan.Saudi juga mulai mengizinkan konser digelar di mana musisi kelas dunia seperti Mariah Carey dan grup Black Eyed Peas pernah tampil.

Pada Agustus 2019, Saudi juga menghilangkan sistem wali sehingga perempuan tak perlu meminta izin wali mereka untuk bepergian. Langkah ini juga menjadikan perempuan bisa menjadi wali bagi anak-anak mereka, mengajukan perceraian, kelahiran, kematian. Pokoknya terjadi perubahan yang drastis. Pada Oktober 2019, turis asing yang berbeda jenis kelamin dan belum menikah diperkenankan tinggal sekamar di penginapan. Hal ini mereka lakukan sebagai tindak lanjut dari keputusan mulai memberikan visa untuk keperluan wisata. Sebelumnya pasangan berbeda kelamin yang datang ke Saudi dan ingin menginap dalam satu kamar terlebih dulu harus membuktikan mereka pasangan suami istri melalui buku nikah. Jika tidak bisa, maka mereka harus bermukim sementara secara terpisah.

Saudi juga terus melibatkan perempuan untuk mengisi jabatan penting negara. Saudi mengangkat putri kerajaan, Rima bin Bandar, sebagai duta besar untuk Amerika Serikat. Rima menjadi perempuan Saudi pertama yang mengisi posisi strategis itu. Ini adalah sebuah kemajuan yang mencengangkan sekaligus menyenangkan.

Dalam masalah pakaian juga terjadi perubahan. Menurut Prof Sumanto Al-Qurtuby Masyarakat laki-laki Saudi, khususnya generasi tua, sekarang lebih suka mengenakan “jubah nasional” ketimbang “jubah suku” mereka. Sementara kalangan mudanya lebih memilih pakaian kasual seperti jeans, kaos, kemeja, “katok-kolor” alias celana training, dlsb. Yang perempuan juga sama. Dulu, kaum perempuan Saudi, jika di area publik, hanya berbusana abaya hitam gelombor lengkap dengan kain penutup wajah, baik itu bernama niqab, burqa atau khimar. Kini, perempuan Saudi mengenakan bermacam-macam desain dan jenis busana. Abaya tidak lagi melulu berwarna hitam polos tapi warna-warni (colorful), dan bahkan dilengkapi dengan pernak-pernik bordir yang sangat menawan. “Abaya bordir” yang warna-warni ini menjadi trend perempuan Saudi modern. Bahkan kini banyak desain abaya yang dibuat “slim fit” seukuran tubuh, tidak lagi gelombor ala “jilbab Syahrini”. Desain abaya slim fit ini jelas tampak lebih modern, gaul, dan seksi tentunya. Lha kok Arab Saudi jadi seksi ya sekarang…?!

Baca juga:  I Did It My Way...

Semua perubahan yang sangat cepat dan mendasar di Arab Saudi ini tentu mencengangkan dunia Islam Indonesia. Apalagi bagi para pemuka agama beserta para jamaahnya yang selama ini berupaya untuk ‘mengarabkan’atau ‘mewahabikan’ cara beragama mereka. Mereka sungguh terkejut dan tidak menduga bahwa model panutan yang selama ini mereka ikuti tiba-tiba menjadi ‘mursal’ dan menjadi ‘jahil’ di mata mereka. Jelas mereka sangat kecewa dengan perubahan total ini. Kalau Anda sulit memahami ini coba bayangkan jika Anda pemuja dan pengikut fanatik Prabowo dan bersedia berjuang mati-matian ikut Probowo lha kok tiba-tiba Prabowo malah ikut Jokowi. Umpatan ‘Seribu topan badai’ pasti akan terlontar di mulut kita. Mau gak misuh itu kok yo kebangetan…

Perubahan ekstrim lain di dunia Islam adalah ketika tiba-tiba Amerika Serikat menyatakan mundur dari Afghanistan dan menyerahkan sepenuhnya kekuasaan kepada pemerintah Afghanistan boneka yang telah dilatih dan dibiayainya selama dua puluh tahun. Eh, lha kok dalam dua minggu kekuasaannya tumbang dan kini Afghanistan malah dikuasai oleh Taliban. Tentu saja Taliban ini adalah representasi Islam. Mereka bahkan menganggap diri mereka jauh lebih islam ketimbang kita lho…!

Kemenangan Taliban yang mengaku lebih Islam daripada yang islam yang lainnya ini jelas membuat beberapa kalangan umat Islam puritan yang ada di Indonesia bersorak gembira. Inilah kemenangan nyata Islam, kata mereka. Amerika Serikat yang luar biasa perkasa dan memiliki kekuataan militer terhebat di dunia saja mampu dikalahkan oleh mereka. Apalagi kalau bukan kekuasaan Tuhan yang berpihak pada para mujahid yang berbicara. Îni adalah kehendak Tuhan. Silakan bantah dengan segala argumenmu tapi fakta berbicara bahwa Tuhan menginginkan Islam berkuasa di Afghanistan. Dan Islam yang ‘direstui’ oleh Tuhan adalah Islamnya Taliban. Jadi ini adalah semacam isyarat dari langit agar umat Islam mengikuti jejak Islam Afghanistan yang diwakili oleh para Taliban tersebut, begitu pikir mereka.

Baca juga:  SAFARI JALUR ZIGZAG

Sayang sekali bahwa sampai saat ini para Taliban di Afghanistan ini belum juga mampu menunjukkan keajaiban-keajaiban Tuhan yang lain yang mampu dijadikan contoh betapa hebatnya syariat Islam di tangan para mujahid penakluk super power ini. Tentu saja kita semua berharap agar Islam yang rahmatan lil alamin seperti yang dijanjikan oleh para ustad dan pemuka agama dapat segera terwujud di Afghanistan. Bukankah Tuhan sudah memenangkan mereka dengan cara yang ajaib? Tak salah kalau seluruh umat Islam di belahan dunia lain juga berharap adanya keajaiban lain yang bernuansa mukjizat terjadi di Afghanistan.

Sayang sekali bahwa yang terjadi malah sebaliknya dan para Taliban masih menyanyikan lagi ‘Aku masih seperti yang dulu…’ Anggota Taliban bahkan dianggap semakin barbar. Utusan khusus PBB untuk Afghanistan Deborah Lyons, Kamis (10/9) membeber tindakan barbar anggota Taliban sejak menjadi penguasa Afghanistan. Staf PBB semakin menjadi sasaran pelecehan dan intimidasi. Jadi jangankan kepada rakyatnya sendiri, bahkan kepada perwakilan PBB saja mereka berani bertindak sewenang-wenang.

Padahal rakyat Afghanistan sedang menghadapi ancaman kelaparan yang parah. Program Pangan Dunia PBB (WFP) memperingatkan jutaan warga Afghanistan akan menghadapi kelaparan pada musim dingin. Lebih dari setengah populasi – sekitar 22,8 juta orang – menghadapi kerawanan pangan akut, sementara 3,2 juta anak balita dapat mengalami kekurangan gizi parah. Satu juta anak berisiko kelaparan dan sejumlah keluarga mengatakan kepada BBC bahwa mereka terpaksa menjual bayi mereka demi sesuap nasi. “Afghanistan saat ini merupakan salah satu krisis kemanusiaan terburuk di dunia, jika bukan yang terburuk,” kata David Beasley, direktur eksekutif WFP.

Ketika kelompok Taliban mengambil alih kekuasaan di Afghanistan, penjara-penjara di dibuka dan para narapidana dibebaskan. Ratusan hakim perempuan yang memenjarakan orang-orang tersebut, kemudian bersembunyi karena mereka diancam akan dibunuh oleh ribuan narapidana tersebut. Para kriminal menguasai negeri kini.

Baca juga:  BE COMPETITIVE OR JUST DIE

Apa yang ditakutkan oleh dunia dari berkuasanya Taliban adalah diberlakukannya Hukum Syariah dalam bentuk yang paling keras melalui eksekusi publik, hukum cambuk, hukum rajam, hukum pancung di depan publik, dan hukum barbar lain.

Dulu ketika mereka berkuasa, Geng vigilante berjaga di sudut-sudut jalan, menyerang laki-laki yang memperlihatkan pergelangan kaki mereka atau mengenakan pakaian Barat. Perempuan hanya keluar rumah jika mereka memiliki izin tertulis dari laki-laki, dan tentu saja harus mengenakan burka yang menutupi seluruh tubuh. Menurut laporan bekerja untuk televisi sangat sulit, karena gambar makhluk hidup apapun secara tegas dilarang atas dasar agama. Toko-toko buku digeledah secara rutin, dan bila ditemukan buku yang memuat ilustrasi, si pemilik toko akan dihukum cambuk.

Kehidupan akan berjalan mundur belasan abad dan menjadi semakin jahiliah. Tapi itulah representasi Islam yang akan mereka jalankan di Afghanistan.

Sebetulnya banyak juga umat islam di Indonesia yang berpendapat sama dengan para Taliban bahwa kehidupan semacam itulah kehidupan yang paling islami dan berharap bahwa kehidupan Islam ala Taliban bisa terwujud di dunia. Mereka berharap bahwa dunia Islam di Afghanistan akan menjadi baldatun thoyyibatun wa rabbun ghafur di bawah pemerintahan Taliban.

Tapi mereka sebenarnya juga tidak yakin bahwa cara kehidupan Islam semacam itu benar-benar mencerminkan Islam yang rahmatan lil alamin. Mereka menghadapi dilema besar. Mau terus ikut Arab Saudi seperti selama ini lha kok Arab Saudi malah belok. Lha kalau ikut Prabowo terus kan sama artinya dengan ikut Jokowi. Masuk kolam jadi cebong dong…!

Mau ikut Taliban tapi kok sangar gitu. Lha anakku wedok gimana nasibnya nanti…?! Ngelu ndasku mikirno iki.

Sebetulnya ada pilihan lain, yaitu ikut Islam Nusantara. Bagaimana pun ini adalah cara berislam yang diikuti oleh para Wali Songo dan ulama-ulama kita selama ini. Tapi malu juga mau ikut gerbong Islam Nusantara lha wong selama ini Islam Nusantara sudah terlanjur ane hujat habis-habisan dan tuding sesat dan menyesatkan, kafir, dan merusak Islam.

Lha terus piye nasibku sebagai umat Islam…?! Aku kudu melu sopo…?!

Surabaya, 29 Oktober 2021

Satria Dharma

Rujukan:

https://www.cnnindonesia.com/internasional/20201124160145-120-573909/jejak-reformasi-arab-saudi-dan-jalan-menuju-islam-modern.
https://www.dw.com/id/saudi-menjadi-modern-indonesia-menjadi-primitif/a-37238581

https://www.bbc.com/indonesia/dunia-59048068

https://www.bbc.com/indonesia/dunia-59037987

https://www.genpi.co/internasional/134900/kedok-terbongkar-taliban-makin-barbar-staf-pbb-pun-dilecehkan?page=3

Salam
Satria Dharma
https://satriadharma.com/

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *