Selasa, 23 Juli 2019
Just another WordPress site
CADAR OR NOT

Ternyata bukan hanya UIN Sunan Kalijaga yang melarang mahasiswinya bercadar ketika di kampus. Universitas Al-Azhar, yang dianggap sebagai mbahnya kampus Islam dunia, ternyata juga melarang mahasiswinya bercadar. 😮😎
Pimpinan Universitas Al-Azhar, Mesir, Muhammad Sayed Tantawi melarang penggunaan penutup wajah (cadar) di sekolah Al-Azhar. Para murid diperintahkan untuk melepas cadarnya selama mereka berada di sekolah. Sayed Tantawi yang juga merupakan ulama terbesar di Mesir ini meminta siswi dan mahasiswi untuk tidak menggunakan cadar selama di sekolah/kampus karena menganggap cadar adalah sebuah tradisi dan tidak ada hubungannya dengan Islam. Cadar, menurutnya. merupakan tradisi dari masyarakat Arab sebelum Islam berkembang. Nah lo…! 😄

Lha kalau di Mesir saja memakai cadar dianggap sebagai tradisi padang pasir jahiliah (dan yang ngomong ini ulama top perguruan tinggi Al-Azhar yang you knowlah reputasinya) lha kok di Indonesia justru dielu-elukan oleh sebagian orang ya?

Selain itu ternyata Parlemen Mesir sedang menyusun undang-undang utk melarang penggunaan cadar di wilayah publik. Jadi bukan sekedar di kampus. 😮

The Egyptian parliament is drafting a law banning women from wearing the niqab veil. The ban will apply to wearing the clothing in public places and government institutions, it has been reported.”

Kalau mau diskusi saya dengan senang hati menyambut. Tapi kalau cuma mau cacimaki dan marah-marah ya saya sambit. 🙏😀

Baca juga:  KONTEKSTUALITAS AYAT AL-QUR’AN

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *