Senin, 17 Februari 2020
Just another WordPress site
CADAR OR NOT (Part 2)


Urusan cadar ini memang unik dan aneh sekaligus. 😊
Dalam ajaran Islam ada ulama yang mewajibkan dan ada juga yang tidak (jangankan cadar, sedangkan pakai jilbab saja tidak wajib menurut Quraish Shihab. Yang wajib itu menutup aurat). Mereka yang melarang mahasiswinya utk bercadar (UIN SUKA dan Al-Azhar Mesir) jelas orang yang paham soal perbedaan pendapat ini.

Tapi sebaliknya, memakai cadar itu DILARANG ketika sedang berihram waktu berhaji.
Nabi Shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda tentang wanita yang sedang ihram.

لاَتَنْتَقِبُ الْمَرْأَةَ وَلاَ تَلْبِسُ الْقُفَّازَيْنِ

“Janganlah wanita bercadar, dan janganlah dia memakai kaos tangan” [Hadits Riwayat Bukhari dalam shahihnya]

Sumber: https://almanhaj.or.id/1262-jenis-pakaian-wanita-ketika-ihram-ihram-memakai-kaos-kaki-dan-kaos-tangan-pakaian-ihram-waktu-lama.html

Dan untuk LARANGAN ini tidak ada ikhtilaf dan semua mazhab dan bahkan Sunni dan Syiah bisa bersepakat soal LARANGAN BERCADAR di waktu berihram ini.

Bayangkan…! Sesuatu yang katanya diharamkan untuk diperlihatkan pada kehidupan sehari-hari tapi justru pada waktu berhaji justru TIDAK BOLEH DITUTUPI. 😮 Isn’t it strange? 😊

Jadi dalam hal wajibnya wanita memakai cadar itu para ulama masih berselisih (kalau di Indonesia sih kayaknya para ulama dan kyai TIDAK mewajibkan), tapi dalam hal tidak bolehnya bercadar pada waktu berihram tak ada satu pun ulama yang menyelisihi.

Jadi sebenarnya memakai cadar itu syariat Islam atau budaya sih? 😊

Baca juga:  MAMA DEDEH DAN ISLAM NUSANTARA

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *