Oktober 5, 2022

1 thought on “HORMATILAH ORANG YANG (TIDAK) BERPUASA

  1. Ass.

    Pak Sat, setuju banget, Pak…
    Sebagai seorang muslim, saya justru merasa “terhina” dengan larangan operasional para penjual makanan di jam berpuasa! Dipikir segitu rendahnya kah kadar keimanan orang berpuasa sehingga “bisa” batal puasanya hanya karena ada penjual makanan yang bersliweran di sekelilingnya? Saya kan bukan anak kecil yang baru “belajar” berpuasa! Sungguh penghinaan terbesar!

    Pas SMA, saya sekolah di sekolah negeri yang seharusnya adalah sekolah umum. Judulnya sekolah negeri lho, bukan sekolah Islam! Tapi guru agama Islam di SMA saya melarang teman2 yang non-muslim untuk makan di sembarang tempat pas jam istirahat. Kantin SMA posisinya terbuka dan kantin tersebut tutup saat bulan puasa. Jadi teman2 non-muslim ini harus membawa makanan sendiri dari rumah dan gak bisa makan di kantin karena area kantin terbuka! Kebayang jungkir baliknya mereka mencari “spot”2 tersembunyi hanya untuk makan! Sampai detik ini, saya gak pernah bisa respek sama guru agama tersebut.

    Kebetulan tahun 2011 saya menghadiri seminar tingkat Asia-Pasifik di Kuala Lumpur pada saat bulan puasa. Setau saya, Malaysia adalah negara Islam, tapi pas seminar tetap diadakan jamuan makan siang. Dan pas berkunjung ke salah satu daerah wisata (Malaka), semua rumah makan dan penjual makanan bebas berjualan makanan. Termasuk di pusat kota Kuala Lumpur, banyak rumah makan beroperasi normal, tanpa tirai penutup, pokoknya gak “nganeh2” seperti di Indonesia.

    Wass.
    Ida

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.