Rabu, 15 Nopember 2018
Just another WordPress site
Gerakan Menulis dalam Al-Qur’an

Ilustrasi. al Quran.

Ternyata Al-Qur’an memang luar biasa! Diturunkan pada Abad VII atau sekitar 14 abad yg lalu tapi isinya mengandung ajaran yg sangat-sangat progresif, bahkan utk saat ini.

Pagi ini saya melakukan pekerjaan rutin saya, mengaji, dan terantuk pada sebuah ayat yg sudah puluhan kali saya baca tapi pagi ini tiba-tiba seperti bersinar dan memberi makna yg berbeda pada diri saya. Ini ternyata sebuah ayat yg radikal…! Sebuah ayat yg jika dimaknai dengan tepat akan membawa umatnya menjadi umat yg maju, modern, dan cerdas luar biasa.
Ayat ini menurut saya memiliki konsekuensi berpasangan dengan ayat radikal dan luar biasa modern lainnya dan merupakan ayat pertama yg diturunkan oleh Allah pada Nabi Muhammad. Ya, ayat pertama yg diturunkan pada umat Islam melalui nabinya adalah ayat ‘Iqra’ yg merupakan perintah utk membaca.

Sampai saat ini saya masih penasaran, takjub, dan memikirkan lima ayat pertama yg diturunkan dengan perintah ‘membaca’ pada manusia yg justru tidak bisa membaca tersebut!

Kok bisa-bisanya Tuhan memerintahkan Nabi Muhammad utk membaca sedangkan Nabi Muhammad tidak bisa membaca? Tidak mungkin Tuhan salah memberi perintah dan jelas ini bukan sebuah olok-olok. Ini ayat yg merupakan perintah pertama bagi umat Islam melalui nabinya sehingga peristiwa ini harus dimaknai sebagai sebuah perintah agar umat Islam menjadi umat yg paling gemar membaca (ummatun qariatun). Dan perintah ini diturunkan pada sebuah kaum yg dianggap jahiliyah 14 abad yg lalu! (Sementara itu sampai 14 abad kemudian perintah ini masih terus diabaikan oleh umat yg diberi amanah tersebut).

Bagaimana mungkin kita membaca kalau tidak ada kalam yg dibaca? (Bagaimana mungkin kita menumbuhkan budaya membaca pada siswa jika sekolah tidak punya buku? Bagaimana mungkin kita menumbuhkan budaya membaca pada anak-anak kita jika kita sebagai orang tua tidak pernah membelikan mereka buku-buku bacaan?)
Harus ada materi yg dibaca agar kita bisa membaca. Jadi mestinya harus ada ayat tentang perintah ‘menulis’ sebagai pasangan dari ayat tentang ‘membaca’ ini. Itu harus jadi satu paket. Tidak mungkin perintah membaca diturunkan pada umat yg satu dan perintah menulis diturunkan pada umat yg lain. Perintah tentang menulis itu harus ada dalam Al-Qur’an.

Baca juga:  BUKU PANDUAN GERAKAN LITERASI SEKOLAH

Dan ternyata benar! Ayat tentang perintah menulis itu benar-benar ada dalam Al-Qur’an dan bahkan merupakan ayat yg paling panjang dalam Al-Qur’an! Saya sampai tertegun dan takjub seolah baru membaca ayat ini dan belum pernah membacanya sebelumnya. Jelas ini bukan sebuah kebetulan bahwa perintah utk menulis justru merupakan ayat yg paling panjang dalam Al-Qur’an. Ada keajaiban di dalamnya yg harus kita gali dan pikirkan terus menerus. Ayat ini, menurut saya, mengajak umat Islam utk melakukan sebuah GERAKAN MENULIS yg masif dan terstruktur. Sungguh luar biasa! Ketika sebagian besar manusia masih benar-benar hidup dalam keterbelakangan dan bahkan kertas dan alat cetak belum ditemukan tapi Tuhan sudah memerintahkan umat Islam utk melakukan aktivitas yg merupakan ciri manusia modern, yaitu membaca dan menulis! Saya merasakan sensasi yang luar biasa ketika mencoba memahami hal ini. Ini seperti berupaya utk memahami perintah membangun Pyramid, Borobudur, Stonehenge, membuat bahtera Nuh di puncak bukit (dengan setting jaman ketika manusia masih terkebelakang dan tanpa peralatan modern seperti jaman sekarang).

Ayat apa itu dan bagaimana perintahnya…?! Ah…! Saya hendak menyimpannya dulu. Ini sebuah penemuan berharga bagi saya dalam membaca Al-Qur’an. Saya menemukan sebuah fakta yg merupakan ‘Aha!’ dalam hidup saya. Saya baru menyadari bahwa Tuhan ternyata telah memerintahkan umat Islam untuk ‘membaca’ dan ‘menulis’ sejak abad ketujuh. Padahal kegiatan ini adalah kegiatan manusia modern yg bahkan banyak manusia yg hidup di jaman ini masih belum melakukannya. Perintah atau amanat ini sudah diberikan sejak empat belas abad yg lalu, saudara-saudara! Bukankah ini luar biasa…?! Dan semestinya ini dijadikan sebagai sebuah tonggak bagi umat Islam utk menjadi ‘the most literate people in the world’ karena merupakan perintah Tuhan dalam Kitab Sucinya.

Baca juga:  KAPAN SEBAIKNYA ANAK BELAJAR MEMBACA?

Balikpapan, 31/5/12

Salam
Satria Dharma
https://satriadharma.com/

2 tanggapan untuk “Gerakan Menulis dalam Al-Qur’an”

  1. taufiq berkata:

    wah,, penasaran pak, perintah menulisnya dimana?/
    😀

  2. Rifai berkata:

    Wah ketemu ternyata disini AL QALAM (KALAM) tapi baru satu ayat..
    Penasaran ayat mana ya ??

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *