Sabtu, 18 September 2021
Satria Dharma's Weblog
PERTANYAAN SATU JUTA DOLLAR

Apa yang bisa membuat beberapa orang bisa naik-turun, melalui kelokan dan tikungan, hambatan dan rintangan kehidupan dengan ketenangan dan pengendalian diri yang tetap terjaga, sementara yang lain tersulut hanya oleh hinaan yang sangat remeh, hancur berantakan saat menghadapi frustasi kecil dan meledak karena kekecewaan ringan? 🤔

Ini jawabannya: SUDUT PANDANG atau PERSPEKTIF

Bayangkan seorang anak kecil yang bersenang-senang dengan sebuah mainan yang tiba-tiba rusak. Seluruh dunia anak itu hancur, dan dia mungkin merespons dengan menangis atau menjadi muram, sedih, bahkan marah. Anak itu gagal mengapresiasi, apalagi mengakui, seluruh kebaikan dalam hidupnya: bahwa dia masih mengenakan pakaian, diberi makan, disayangi, dan dirawat – belum lagi fakta bahwa ada satu dunia utuh di luar dunianya yang lebih kecil.

Bagaimana orang tua anak itu memandang masalah anaknya? Tentu saja masalah yang dihadapi anaknya bukanlah hal yang besar. Orang tua anak itu mengetahui bahwa mainan yang rusak tidak terlalu penting karena orang tua anak ini memiliki sudut pandang yang tidak dimiliki oleh anak itu.

Sudut pandang terletak pada bagian respons kita yang paling genting dan menjelaskan mengapa kita sering merasa kesal pada momen tertentu yang membuat kita ingin meledak. Setelah beberapa menit kemudian rasa marah kita berkurang dan mereda. Beberapa jam kemudian rasa marah itu terus surut dan dalam beberapa hari kita mungkin akan bertanya-tanya mengapa kita bisa sekesal itu ya…?! 😁

Waktu memberikan sudut pandang, membuat kita bisa memandang situasi dengan jernih. Begitu pula ketika kita tumbuh dan dewasa. Kita menoleh ke masa lalu dan menyadari bahwa apa yang dulu kita pikir harus kita miliki, sangat ingin kita peroleh, pasangan yang sangat kita harapkan, ternyata bukan lagi suatu keharusan. Tanpa sudut pandang atau persepsi yang lebih luas kita akan selamanya menjadi seperti seorang anak dengan mainan rusak. Kita akan terus tertawan oleh rasa kecewa, sedih, marah, frustrasi, tak puas yang dulu kita rasakan. 🙏😊

Baca juga:  KE BALI TANPA REKREASI

Waktu memang bisa mengubah sudut pandang kita pada sebuah masalah tapi kita juga bisa mengubah sudut pandang kita pada saat masalah tersebut tiba pada kita. Kita bisa berlatih untuk memiliki sudut pandang berbeda yang akan membuat kita tidak akan meledak karena marah lagi.

Ada buku yang bisa kita baca untuk memahaminya dan berlatih setelahnya. 🙏

Buku NEVER GET ANGRY AGAIN ini akan menunjukkan cara mengubah orientasi sudut pandang kita secara permanen. Secara otomatis ini akan membuat masalah-masalah kecil dalam kehidupan menghilang dari radar kita, dan masalah-masalah besar tidak akan pernah lagi menjadi ledakan kekesalan atau kemarahan yang tak terkendali. Dengan membaca dan memahami buku ini Anda akan menemukan cara untuk hidup bebas amarah dan tidak akan pernah marah lagi, kecuali memang Anda inginkan. 😁

Bagaimana…?! Mau baca buku ini dan tidak jadi Si Pemarah lagi dalam hidup Anda…?! 🙏😁
Salam
Satria Dharma

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *