Minggu, 24 Februari 2020
Just another WordPress site
MEREKA PENJAHAT, BUKAN PAHLAWAN
Presiden Suriah Bashar al-Assad berbincang dengan pasukan pemerintah di garis depan wilayah Ghouta Timur, Minggu (18/3). Ini adalah pertama kalinya Assad mengunjungi daerah ini selama bertahun-tahun. (HO/SYRIAN PRESIDENCY FACEBOOK PAGE/AFP)

Presiden Suriah Bashar al-Assad berbincang dengan pasukan pemerintah di garis depan wilayah Ghouta Timur, Minggu (18/3). Ini adalah pertama kalinya Assad mengunjungi daerah ini selama bertahun-tahun. (HO/SYRIAN PRESIDENCY FACEBOOK PAGE/AFP)

“Setiap teroris di wilayah yang dikendalikan oleh negara Suriah akan tunduk pada hukum Suriah dan hukum Suriah mengenai terorisme,” Bashar Assad, Presiden Suriah

Seandainya saya adalah Presiden Assad maka saya akan minta izin pada Presiden Jokowi untuk mendatangkan Mardani Ali Sera dan semua yang MEMBELA para kombatan ISIS asal Indonesia ke Suriah. Di Suriah mereka akan saya setrum kepalanya sampai mereka waras kembali. 😬

Apakah Mardani Ali Sera cs berusaha untuk membela para TERORIS PENJAHAT PERANG ASING yang selama ini memerangi pemerintahan Suriah yang sah? Mereka datang ke negara Suriah lalu berkomplot dengan para pemberontak dengan tujuan untuk menggulingkan pemerintahan yang sah. Apakah Mardani Ali Sera cs itu tidak paham bahwa hukum dari membangkang pada ulil amrinya adalah diperangi. Apalagi ini adalah warga negara asing yang membantu memerangi pemerintah Suriah yang sah. Untuk itu mereka membunuhi warga Suriah, merampok harta warga, memerkosa anak-anak wanita Suriah, dan mau menjajah negara Suriah. Mereka selama ini telah meluluh lantakkan negara Suriah dengan berbagai kejahatan yang mereka lakukan. mereka datang dari Indonesia adalah untuk bergabung dengan para teroris ISIS yang melakukan kejahatan-kejahatan yang sangat kejam dan sama sekali tidak berprikemanusian. Mereka itu ke Suriah untuk menjadi teroris untuk merampok dan menjajah negara Suriah. Mereka sama sekali tidak peduli dengan HAM dari para warga Suriah. Lantas mengapa tiba-tiba mereka mau dilindungi dengan HAM ala Indonesia dengan melupakan kejahatan yang mereka lakukan pada warga Suriah yang mereka perangi dan bunuh selama ini? Apakah mereka ini menganggap semua kejahatan mereka itu bukanlah hal yang serius dan patut mendapat hukuman? Apakah mereka menganggap Pemerintah Suriah tidak ada dan dengan seenaknya mau memulangkan para penjahat kombatan ISIS tersebut. Anda anggap apa kami ini? 🙄

Pura-pura lupakah Mardani Ali Sera cs bahwa para kombatan ISIS itu datang ke negara Suriah yang merdeka dengan tujuan merampas dan merampok negara yang semula aman, tentram, dan makmur itu untuk mereka kuasai dan jajah? Mereka datang ke Suriah untuk memerangi Pemerintah dan rakyat Suriah yang sah dan membunuhi warga Suriah. Lalu kini beberapa warga Indonesia mau membela para penjahat ini dengan memulangkan mereka seolah mereka adalah para pejuang dan pahlawan? Apakah beberapa warga negara Indonesia yang membela para penjahat teroris ini tidak paham soal hukum internasional? Bukankah semestinya orang yang melakukan kejahatan justru DITUNTUT untuk mempertanggungjawabkan perbuatan jahatnya di negara di mana ia melakukan kejahatan? Ini kok malah minta dipulangkan dan diperlakukan seperti pahlawan aja. Sebetulnya Mardani Ali Sera cs ini termasuk komplotan teroris ISIS atau bagaimana sih? 🙄

Baca juga:  NO DRAMA, PLEASE

Kalau mau membebaskan para kombatan ISIS tersebut, datanglah sendiri ke Suriah dan sampaikan niat kalian tersebut pada warga Suriah yang selama ini menjadi korban kejahatan perang dan terorisme mereka. Tapi kalau kalian tidak bisa pulang karena disandera oleh warga Suriah yang marah pada niat jahat kalian itu adalah resiko yang harus kalian tanggung sendiri. Banyak anak-anak Suriah yang jadi korban pemerkosaan dan penyiksaan para kombatan ISIS tersebut. https://www.merdeka.com/…/laporan-pbb-sebut-banyak-anak-ana…

Saya tunggu kedatangan kalian ke Suriah… 😡

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *