Minggu, 18 Nopember 2019
Just another WordPress site
HOAX DAN MATA UANG SOSIAL

Mengapa orang suka menyebarkan berita hoax? Salah satunya mungkin karena itu akan membuat mereka merasa hebat dan penting dan, pada dasarnya,  semua orang ingin menjadi hebat dan penting. 😀

Mengapa menyebarkan hoax atau berita bombastis bisa membuat orang merasa penting? Itu karena berita hoax biasanya mengandung unsur-unsur berita yang aneh, tidak lazim, luar biasa, atau layak mendapatkan perhatian. Sesuatu bisa istimewa karena ia baru, mengejutkan, ekstrim, atau sekedar sangat menarik. Dan siapa yang menyebarkan berita atau hal-hal yang istimewa maka ia akan mendapatkan ’social currency’ atau  Mata Uang Sosial. Mata Uang Sosial muncul dari kehadiran atau eksistensi seseorang di komunitas dan jaringan sosial yang  akan membuat seseorang menjadi penting atau meningkat keberadaannya di komunitas. Mata Uang Sosial bisa memberi seseorang  identitas, status dan penghargaan. Mata Uang Sosial akan membuat seseorang mendapatkan perhatian, menjadi bagian dalam komunitas tertentu, dan dihargai. Dan untuk memiliki mata uang sosial ini orang melakukannya dengan menceritakan hal-hal yang akan membuat mereka tampak hebat di mata orang lain.

Hal-hal yang istimewa atau dipersepsikan istimewa membuat orang yang membicarakannya tampak istimewa atau lebih istimewa. Kita semua ingin diterima dan disukai. Hasrat untuk mendapatkan pengakuan sosial merupakan motivasi manusia yang mendasar. Berita hoax memberikan mata uang sosial hanya dengan sekali klik untuk disebarkan.

Bayangkan betapa hebatnya Anda jika ternyata Anda memiliki informasi ‘rahasia dan tersembunyi’ yang tidak semua orang tahu. Umpamanya tentang bagaimana sebenarnya bahwa para teroris itu diciptakan oleh Tim Densus 88 sendiri. Selama ini orang hanya tahu bahwa teroris adalah lawan dari Tim Densus 88. Itu hal yang umum diketahui. Tapi bayangkan jika ternyata Anda mendapatkan informasi yang berlawanan dengan fakta yang dipahami oleh masyarakat umum. Anda mendapatkan kisah detil dari ‘orang dalam’ Densus 88 sendiri (Anda sendiri tidak tahu kebenaran ‘orang dalam’ ini tapi itu tidak penting. Informasinya jauh lebih penting untuk diketahui).  Informasi yang mengejutkan ini tentu akan membuat Anda sebagai penyebarnya menjadi hebat dan penting. Andalah yang membuat mata mereka melek!

Baca juga:  TIDAK SEMUDAH ITU, LANYALLO…!

Selama ini orang hanya tahu bahwa Iran adalah musuh dari Israel tapi ternyata Anda mendapat berita rahasia bahwa semua itu hanya sandiwara. Mereka ternyata berteman baik. Kita dibohongi selama ini dan sekarang Anda memiliki informasinya…! Anda memiliki mata uang sosial yang jika Anda ‘belanjakan’ maka Anda akan tampak penting, hebat, dan layak dihargai di komunitas di mana Anda menyebarkan ‘berita rahasia’ tersebut.

Bagaimana cara agar mendapatkan mata uang sosial dari berita yang kita terima dan sebarkan? Caranya adalah dengan membesar-besarkan detail cerita untuk membuat berita atau cerita itu menjadi istimewa. Jadi kadang kita dengan sengaja membuat berita-berita bisa menjadi luar biasa agar bisa menjadi mata uang social kita.

Social currency is a common term that can be understood as the entirety of actual and potential resources which arise from the presence in social networks and communities, may they be digital or offline. It derives from Pierre Bourdieu’s social capital theory and is about increasing one’s sense of community, granting access to information and knowledge, helping to form one’s identity, and providing status and recognition. (Wikipedia)

 

Salam
Satria Dharma
https://satriadharma.com/

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *