Desember 1, 2022

0 thoughts on “CITA-CITA, KEINGINAN, DAN OBSESI

  1. Subhanallah bapak..speechless…pengalaman yang menakjubkan…semoga semua cita cita dan obsesinya tercapai ya pak…amien…
    untuk masalah baca saya juga punya obsesi yang sama, yang pertama saya lakukan bagaimana membuat ketiga buah hati saya mencintai buku..tetap semangatttt pak..

  2. “Rendahnya kualitas guru adalah masalah nasional,….” semoga semua menyadarinya pak. Setiap tahun saya mengevaluasi dan merekrut guru, yang saya temui kebanyakan adalah guru yang mencari jam part time, dan datang ke sekolah hanya untuk mengajar. Kalau pak Satria dalam perjalanannya tidak menemui kepuasan dalam mengajar les / bimbingaan belajar, sepertinya tidak dengan mereka. Dan sayangnya kebutuhan les menjamur dimana-mana, termasuk les dengan guru kelasnya ? kapan pendidikan kita akan lebih baik ….

  3. wah ternyata latar belakang bapak sangat hebat sekali ya…amazing!

    tapi tentang menerbitkan buku mungkin bukan karena SDM yang tidak dapat membuat materi atau isi buku melainkan proses tetek bengek dalam menerbitkan nya..seperti yang kita tahu Indonesia tuh peringkat 1 dalam hal birokrasi yang merepotkan, tapi sekarang dengan kemajuan teknologi saya rasa banyak yang sudah membuat ebook.

    jaya terus pendidikan indonesia~

  4. sebenarnya aku udah punya cita-cita dari kecil.. mau jadi pemain musik gitaris sama pianis, aku baru belajar gitar, dan itu masih segitu2 aja. mama bisa, tapi mama kurang ngelatih aku! sampe2 aku minta ajari org2 yang jago dan pinter disana-sini, tanpa sepengetahuan mama! aku udah minta khursus ke mama kata mama ‘mahal’! terus suatu hari ada brosur datang les murah dikertas itu, mama bilang ‘ngapainsih’. jadi selama ini aku belajar di ruang music sekolah aja, sendirian! cita-cita aku ga didukung orng tua karena agama! aku disuruh masuk ke bidang yang bener bener ga aku sukai… dan sampe sekarang mereka ga peduli 🙁

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *