Desember 7, 2022

0 thoughts on “SEKOLAH ‘KOTAK SABUN’ YANG ISTIMEWA

  1. Salah satu kelebihan SMKTI Airlangga, didalam lingkungan sekolah
    “aroma” TI tercium sangat kental. Mulai dari lab komputer yang bisa
    dipakai secara bebas dan gratis (plus koneksi internet), para asisten
    lab (dan siswa2 yg lain) yang aktif dan terus berbagi ilmu,
    eskul-eskul TI yang rutin diadakan, dll. Hal-hal umum seperti
    instalasi OS (Windows/linux) , perakitan, dll sudah dianggap barang
    biasa bagi mereka (para siswa), karena banyak sekali sumber belajar
    yang tersedia (lab + internet, guru dan kakak kelas yang responsif, dll).

    Saya juga sering lihat teman2 dan adik kelas berdebat tentang jurusan
    mereka, siswa jurusan A pamer keahlian kesiswa jurusan B, begitu jg
    sebaliknya. Ini menimbulkan kompetisi positif diantara para siswa dan
    mereka jadi terpacu untuk belajar lebih banyak. Hasilnya? kita bisa
    lihat banyak sekali dari mereka yang sangat lihai dalam satu bidang
    (photo editing, programming, dll).

    Suasana seperti ini terus menerus ada dan menular ke siswa-siswa baru.
    Lingkungan ini membuat mereka terbiasa dengan hal-hal berbau TI, dan
    kemudian siap masuk ke tingkat yg lebih advanced.

    Ditambah lagi dengan raihan2 ditahun2 sebelumnya, SMKTI Airlangga
    telah berubah jadi sekolah yang benar2 sarat dengan TI. Dari gurunya,
    sistem belajar mengajarnya, lingkungannya, prestasinya, dll. Siswa/i
    seperti “betah” di lab komputer dengan teman2 mereka, menghabiskan
    waktu mencoba hal-hal baru.

    Kalau sudah seperti ini, nggak heran lagi kalau banyak kompetisi
    daerah/nasional yang dimenangkan SMKTI Airlangga. Well.. selamat buat
    SMKTI Airlangga :-). Dan maju terus pendidikan TI di kaltim..

  2. Pak Satria,

    Saya sudah lihat website SMK Airlangga…
    Siplah..
    Ada beberapa link yang tidak bisa terbuka, gak papa..biasa..tapi mesti dicek ulang..

    SMK-TI Airlangga punya SDM dan potensial SDM (para murid) yang luar biasa!
    Kalau diberdayakan dengan baik maka sekolah lain bisa ngiri terus.

    Usul nih…kalau untuk TA… tugas akhir kelas III mereka bikin satu program multimedia untuk pembelajaran di SD, SMP atau SMA…sumbernya dari buku yang sudah ada yang bagus..seperti misal punya ESIS Airlangga,

    Kan disitu ada gambar..ada diagram alur… ada cerita yang bisa dibuatkan simulasinya pakai 3D max atau program lain..pasti gurunya tahu program yang cocok…

    Bagus buat buku elektronik..yang bukan sekedar pdf…

    Kalau bisa wah..hebat! Bisa dijual ke SBI hehehehe..

    Jangan lulusannya jangan cuma jadi pegawai dan bikin usaha warnet…(saya baca di website SMK-TI..ada yang bikin usaha warnet dan games…)

    Gitu Pak,

    Selamat Deh….

    Agung W

    ps: sekolah jangan cuma bangga kalau juara ini juara itu…(walau penting juga untuk unjuk diri)

  3. Dear P’ Satria,
    Saya guru di salah satu daerah di Kaltim, di sekolah perusahaan batubara no. 1 di dunia ( tdk perlu disebut identitasnya ya?) yg merupakan benefit dari seluruh karyawan. Jadi kami juga tidak bisa memilih murid. Semua murid, pokoknya ortu kerja di perusahaan tsb ya harus diterima. Mulai yg paling brilliant sampai yg (maaf) autis, ADHD, down syndrom dsb. Duit memang sangat tdk masalah krn aliran dananya sangat pasti dan terus menerus. Tp sepertinya sussssssah sekaleee membentuk anak-anak kami untuk menjadi kompetitif ( padahal visi yayasan adalah mendidik dengan prima utk menghasilkan siswa yg kompetitif dan unggul). Di SMKTI Airlangga, saya melihat mungkin krn para muridnya adalah’sisa’ jadi membuat mereka sangat termotivasi utk eksis, para guru juga sptnya memiliki keikhlasan dan kerendahan hati yg memang sudah jarang kita temui skr. Apalagi pengurus yayasan nya spt P Satria yg tdk ‘pelit’ meng apresiasi setiap usaha para pendidik dan murid ( itu sgt berarti pak, lebih dari imbalan materi belaka). Sepertinya hal-hal tsb yg tdk kami miliki, maka menjadi pendidik di sekolah kaya raya menjadi sangat complicated, terutama masalah moral anak-anak yg jauh sekali dari etika, krn terlalu berlimpah harta dr ortu, belajar atau tidak belajar bagi mereka tdk jauh beda. ( walau tdk semua murid, tp sebagaian besar). Akhirnya saya memutuskan untuk segera back to my beloved hometown, Balikpapan utk merintis homeschooling. Bisa di info Pak, website atau blog mana yg bisa sy kunjungi untk info home schooling di Balikpapan?
    Thanks a bunch, Wassallam

  4. pak boleh tau sekolah dasar apa yang cuma punya satu murid di kalimantan itu. dama kampung dan kabutennya juga. nama daerahnya apa ya pak. saya sedang butuh data seperti itu. terimakasih

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *