Sabtu, 18 September 2021
Satria Dharma's Weblog
RAHASIA HIDUP BAHAGIA (2)


Ternyata “orang bahagia” tidak terus menerus sukses. Demikian pula sebaliknya, “orang tidak bahagia” tidak terus menerus gagal. Berdasarkan penelitian, mereka cenderung memiliki pengalaman hidup yang serupa. Istilahnya sebelas dua belas aja. 😁 Bedanya, rata-rata “orang tidak bahagia” menghabiskan waktu dua kali lebih banyak untuk memikirkan kejadian yang tidak menyenangkan.

Sementara, “orang bahagia” cenderung mencari informasi yang membuka wawasan mereka. Mereka mencari hikmah dari kegagalan mereka. Jadi bedanya hanya pada bagaimana mereka melihat peristiwa yang terjadi pada diri mereka. Jika Anda lebih suka berlama-lama dalam suasana gloomy dan menyesali bad luck maka jelas Anda akan jatuh dalam situasi ‘not happy‘. Tapi jika Anda justru tertarik untuk belajar dari kegagalan dan kesialan Anda maka Anda akan melepaskan diri dari peristiwa tersebut dan menjadikannya obyek untuk Anda pelajari. Anda lepas dari suasana suram dan beralih ke sisi yang lebih terang.

Jadi sebenarnya banyak hal dalam hidup ini yang sesungguhnya menyangkut masalah perspektif atau sudut pandang saja. Baik atau buruk, keberhasilan atau kegagalan, bukanlah hal yang mutlak. Yang membedakan adalah bagaimana cara kita memandangnya.

Nah, apakah Anda bersedia untuk keluar dari sisi suram dari setiap hal buruk dan tidak menyenangkan dalam hidup Anda dan berpindah ke cara pandang yang lebih positif dan penuh harapan?

Kunci Rahasia Hidup Bahagia No 34 adalah: YANG PENTING BUKAN APA YANG TERJADI TETAPI BAGAIMANA ANDA MEMIKIRKAN APA YANG TERJADI.

Anda bisa melihat satu kejadian dari perspektif yang berbeda. Dengan melihat dari perspektif yang berbeda Anda akan terkejut mengetahui bahwa apa yang semula Anda anggap sebagai sebuah kegagalan dan membuat Anda sedih ternyata memiliki sisi yang menyenangkan dan menggembirakan.

Baca juga:  HALU LEVEL TUJUH

Saya pernah berhari-hari sedih memikirkan sebuah skenario yang mungkin terjadi pada kehidupan saya. Tapi setelah saya melihat skenario itu dari perspektif yang berbeda ternyata tidak ada yang perlu dicemaskan. 😊 Dengan perspektif baru itu saya menjadi lebih yakin dan percaya diri. Nothing to worry about. Saya memang harus belajar dari orang-orang Jawa yang punya prinsip SLAMET atau UNTUNGLAH…

Orang Jawa itu terkenal selalu mampu melihat sesuatu dari sisi positifnya. Always looking at the bright side. Sudah jelas-jelas luka di sekujur tubuhnya toh masih bisa bilang, “Slamet mung kesrempet. Gak sampek bres…!”. Sudah jelas dapat suami yang brengsek masih juga bilang, “Untunglah belanja bulanan masih diberi dan selingkuhannya gak dibawa ke rumah.” Unbelievable…! 😁

Kunci Hidup Bahagia No 83 adalah: NIKMATI HAL-HAL BIASA

Apa maksudnya?

Dalam kehidupan kita kebanyakan dari hari-hari yang kita lalui adalah hari-hari biasa. Tentu saja ada dari hari-hari dalam kehidupan kita yang terisi dengan hari yang penting yang akan kita kenang selamanya seperti reuni dengan teman lama, mendapatkan kontrak bernilai besar, menyelenggarakan pesta pernikahan anak, dll. Tapi boleh dikata dalam setahun hanya akan ada beberapa hari yang bisa kita anggap sebagai hari yang luar biasa. Oleh sebab itu terimalah fakta dan kenyataan bahwa hari-hari kita itu sebenarnya terisi oleh hal-hal biasa. Tapi kita tetap bisa menikmati hal-hal yang biasa tersebut dengan memberinya bumbu-bumbu penyedap. 🙏😁

Sebagai seorang pensiunan yang benar-benar kaya akan waktu luang maka saya harus bisa membuat hari-hari rutin nganggur saya bisa saya nikmati. Saya harus bisa menikmati hal-hal biasa. Padahal I love adventures dan selalu mencari hal-hal yang irregular. Untuk membuatnya ‘tidak seperti biasa’ agar tidak terjebak pada kebosanan maka saya harus terus berpikir dan bergerak. Makanya saya suka membaca (dan menulis status). It’s also an adventure😎 Dengan membaca saya seperti terus bertualang dalam pikiran saya.

Baca juga:  MAKING GLOBALIZATION WORK

Agar petualangannya menjadi nyata maka saya isi hari-hari saya dengan jalan kaki menyusuri daerah-daerah, kampung-kampung, lokasi-lokasi baru sambil olahraga. Sesekali saja ajak istri saya ngedate dengan mendatangi cafe-cafe baru yang berserakan di mana-mana untuk mencoba suasana dan menu yang mereka tawarkan. Kami coba ‘pasta bolognese‘, ‘ayam geprek sambal matah’, ‘gurami bakar sambal rica’, ‘thai tea’, apa saja yang kira-kira menarik untuk dicoba. Paling banter kami menghabiskan seratus ribu berdua untuk malam yang indah di bawah temaram lampu cafe yang romantis. Saya menikmati hal-hal biasa dengan membuatnya a little bit special. You can do it too. 🙏😁

Madigondo, 16 Maret 2021
Satria Dharma.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *