Senin, 23 Juli 2019
Just another WordPress site
JALAN-JALAN KE JEPANG (BAGIAN 1) : NIHON E YOKOSO

Anda tahu artinya “Nihon e yokoso”…?! Itu artinya “Welcome to Japan”.

Akhir tahun ini saya dan istri kembali mendapat kesempatan untuk jalan-jalan ke luar negeri dengan sponsor. Kali ini ke Jepang, tepatnya ke Tokyo dan Fukuoka, selama 7 (tujuh) hari. Sponsornya tidak lain adalah Stikom Bali. Arigatougozaimasu, ya Pak Dadang!

Pergi ke Jepang sudah menjadi keinginan istri saya sejak lama. Ia bahkan cari-cari promosi tur ke Jepang yang murah dari travel dan sodorkan ke saya. Tapi saya tidak menanggapi karena saya tahu bahwa tahun ini kami akan diajak oleh Stikom Bali ke Jepang. Lha daripada traveling keluar biaya kan mending nunggu tawaran yang gratisan. Jadi begitu saya beritahu bahwa kami akan ke Jepang bersama Stikom Bali tentu saja istri saya very-very happy. 🙂

Ada urusan apa ke Jepang? Kalau saya ditanya ke Jepang urusan apa selalu saya jawab mau studi banding. Tapi teman yg penasaran selalu bertanya lebih lanjut apa yg mau dibandingkan. Ya saya jawab, “Banyaklah…! Kami mau membandingkan nilai kurs Rupiah dan Yen, suhu udaranya bagaimana, cakepan mana orang Indonesia sama orang Jepang, kalau mereka ngomong kita ngerti apa nggak, mereka doyan ‘sego sambel’ apa nggak, kalau makan mereka pakai ‘bismillah’ atau tidak… Pokoknya banyaklah!” 😀

Satu hal yg menjadi perhatian saya adalah suhu udara. Bulan Nopember adalah bulan yang dingin di Jepang. Berdasarkan AccuWeather.com cuaca bisa turun sampai 12 C. Itu suhu udara yang SANGAT DINGIN untuk saya. Itu artinya kami harus mempersiapkan baju dingin lengkap. Padahal saya sudah tidak tahu di mana saya letakkan longjohn saya selama ini. Terpaksa saya dan istri hunting beli sweater dan jaket baru kemarin.

Baca juga:  JALAN-JALAN KE JEPANG (Bagian 3) : The Most Beautiful Mountain I’ve Ever Seen

ITINERARY

Semua urusan perjalanan kami ke Jepang dilakukan oleh Sari Tours, travel di Denpasar, karena kami memang akan berangkat dari Denpasar. Meski demikian urusan visa kami ternyata harus dilakukan di Surabaya karena alamat kami di Surabaya. Tapi itu pun dilakukan oleh Sari Tours. Pokoknya kami terima beres saja. Agar memudahkan visa maka perjalanan ini bertajuk “CAMPUS VISIT”. Jadi kami akan mengunjungi Kyushu Sangyo University di Fukuoka dan akan menginap semalam di Hotel AZ Fukuoka Munakata. Dengan surat undangan dari Kyushu Sangyo University maka visa kami lancar jaya walau pun waktunya mepet sekali.
Berdasarkan itinerary atau jadwal perjalanan kami yang disusun oleh Sari Tours maka kami akan berada di Tokyo selama 5 malam dan di Fukuoka semalam. Sisanya adalah perjalanan dari Denpasar – Tokyo pulang pergi dengan Garuda (kami senang naik Garuda apalagi kalau jarak jauh seperti ini. Poin utk ‘frequent flyers’nya banyak dan kami bisa dapat tiket gratis dengan poin tersebut).
Kami akan berangkat dari Denpasar tengah malam dan akan tiba di Tokyo Kamis 13 Nopember pada jam 08:50 waktu Tokyo. Hari itu juga kami akan langsung jalan-jalan ke Tsukiji Market, Asakusa dan Tokyo Skytree. Tsukiji Market adalah tempat pelelangan ikan terbesar di dunia. Asakusa adalah salah satu pusat kota tua di Tokyo dengan Sensoji Temple sebagai pusat atraksinya. Tokyo Skytree adalah menara tertinggi di dunia yg ketinggiannya hanya dikalahkan oleh Burj Khalifa di Dubai. Setelah dari Tokyo Skytree barulah kami akan ke tempat kami menginap di hotel The Ellcy di daerah Machida. Kami sudah mengeceknya dan alhamdulillah ini hotel berbintang 4 (begitu juga dengan Hotel AZ di Fukuoka Munakata). Perjalanan dengan Stikom Bali memang selalu mewah dan menyenangkan. Lha wong selain semuanya gratis kami juga dapat uang saku je…! Pokoke wuenak pol…! 🙂

Baca juga:  JALAN-JALAN KE FILIPINA BAGIAN 2 : TIDUR DI PANGKUAN WANITA CANTIK

Jum’at 14 Nopember kami akan terbang ke Fukuoka utk mengunjungi Kyushu Sangyo University. Kota Fukuoka yang berpenduduk 1,41 juta jiwa, merupakan kota terbesar di bagian Barat Jepang (dekat Hiroshima), dan berkembang dengan pesat sebagai salah satu kota utama di Asia. Bandara Fukuoka merupakan bandara tersibuk di Jepang, setelah Bandara Haneda di Tokyo, dengan sekitar 20 jalur penerbangan internasional yang berpusat di Asia. Mengunjungi Kyushu Sangyo University. adalah ‘inti’ dari kunjungan kami ke Jepang. Pada intinya kami akan menawarkan kerjasama dengan Kyushu Sangyo University. Apa yang akan kami tawarkan dan mengapa dengan Kyushu Sangyo University adalah pertanyaan yang saya sendiri tidak bisa menjawabnya. Frankly speaking, I have no idea. :-). Untuk tur kali ini kami hanya angka ikut, ikut enaknya maksudnya. :-).

Sabtu 15 Nopember kami akan kembali ke Tokyo tapi sebelumnya kami akan ke Hakone, Gunung Fuji, dan Danau Kawaguchi. Setelah itu ada acara shopping di Akihabara. Setelah shopping kami akan kembali ke Hotel Ellcy di daerah Machida

Minggu 16 Nopember. Ini adalah hari yang penuh kegiatan.
Kami akan naik kereta ke Hakone Yumoto.
Dari Hakone Yumoto ke Chokoku no Mori. Makan siang di Hakone Open Air Museum.
Dari Chokoku no Mori ke Gora naik kereta Hakone Tozan Railway.
Dari Gora ke Sounzan pakai Cable Car.
Dari Sounzan ke Owakudani naik Ropeway (cable car).
Dari Owakudani ke Togendai juga pakai Ropeway.
Dari Togendai ke Hakone Machi Port naik Pirates Cruise.
Dari Hakone Machi ke Odawara naik bis.
Dari Odawara balik ke Tokyo naik Shinkansen Kodama 666.
Dari Tokyo Station kembali ke Hotel Ellcy di Machida. Perjalanan ini jelas akan menguras tenaga kami. Mudah-mudahan saja kami bisa mengikuti jadwal yang sangat ketat ini.

Baca juga:  SEKOLAH TAK PUNYA BUKU…?! KOK REPOT…!

Senin, 17 Nopember. Dari Tokyo kami akan menuju Gunung Fuji. Tempat yang akan dituju adalah Oshino Hakkai. Oshino Hakkai merupakan desa wisata. Tempat wisata ini terdapat di antara Danau Kawaguchiko dan Danau Yamanakako. Sepulang dari Oshino Hakkai kami akan shopping di Gotemba Premium Outlet.

Selasa, 18 Nopember. Hari ini kami akan ke Kamakura. Kamakura adalah sebuah kota di Prefektur Kanagawa yang berjarak 50 km atau sekitar 1 jam perjalanan dari Tokyo. Kota ini termasyhur karena ada sebuah patung perunggu Buddha besar setinggi 13,35 meter yang tengah duduk bersila dengan tangan meditasi yang dibangun pada tahun 1252 Masehi. Dari sini kami akan ke Komachi Street dan acara belanja di Favorite Area.

Rabu, 19 Nopember. Kembali ke Denpasar tetap dengan Garuda Airways. Tapi kami baru akan kembali ke Surabaya esoknya pada Kamis pagi tgl 20

Begitulah jadwal perjalanan kami ke Jepang kali ini. Doakan kami sehat, selamat, fit, dan selalu gembira ya, Bro!
Sampai jumpa lagi, Sayonara…!

Garuda GA 886, 13 Nop 2014

Salam

Satria Dharma
https://satriadharma.com/

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *