Agustus 16, 2022

7 thoughts on “Tiada Hari Tanpa Belajar : No Learning No Day

  1. Tanggapan dr seorang teman di milis.

    Ya pak Satria, semula sy mengira foto-foto di album fb teman itu hasil olah foto kreatif sj.sangat memprihatinkan jika nyata adanya.
    Beberapa hari lalu saya diminta menguji kualifikasi bhs inggris calon pelamar guru rsbi di sekolah kami.Saya terkaget-kaget saat membaca tulisan sarjana sastra inggris lulusan PTN ternama tentang alasan dia melamar jadi guru SD. I would like to apply because I am really like children.I am enjoy teach.. Dan lain-lain kesalahan fatal bagi seorang sarjana sastra inggris.
    Skill guru memang harus diperhatikan peningkatannya pak, tapi rasanya tidak perlu sampai menghentikan program RSBI.teknis PBMnya sj yang perlu direvisi.Sehingga kelas RSBI lebih pada pembiasaan bhs inggris dalam komunikasi kelas /classroom language dengan topik science or math. Bukan semata-mata translating kurikulum nasional mat dan ipa dlm bhs.Inggris.Gurunya lbh baik tim teaching: guru bhs inggris dengan guru mipa yang bersinergi pada penyampaian materi dan pengendali konsep.Kami sedang ujicoba ini di RSDBI mandiri sekolah kami.Mohon doanya ya pak. Saya akan infokan progressnya jika bapak berkenan.’Kebetulan sy koordinator program PBMnya.see U!

  2. Memprihatinkan memang, tapi tidak dapat dijadikan alasan untuk menghentikan program RSBI.

    Dengan adanya program RSBI diharapkan sekolah yang RSBI semuany personelnya belajar lagi Bahasa Internasional, kalau masih ada kesalahan ya wajar kalau dibenarkan, bukannya malah dihentikan jangan belajar lagi hapus saja RSBI..

    Maaf kalau mungkin kalimat saya gak beraturan, karena saya belajar dari SD sampai sekarang pun kalimat bahasa Indonesia saya masih jauh dari EYD yang disempurnakan..

    Tapi saya berharap pak satria jangan menghentikan belajar saya berbahasa indonesia yang baik dan benar..

    Kalau setiap yang salah dikomentari dan dihina, tanpa ada solusi yang benar, maka orang akan males belajar..

    Dulu waktu masih sekolah… guru menyuruh berani ngomong casciscus.. urusan aturan bahasa nanti dulu.. yang jelas sama tahunya dan maksudnya.

    Saya dulu sampai sekarang juga takut mau bicara karena takut salah…. jadi kalah sebelum mencoba..

  3. Pak Satria, selama ini saya selalu sepakat dengan ide, visi, dan komentar-komentar Anda. Saya berkhusnudhon bahwa penggagas RSBI memiliki tujuan mulia yaitu untuk meningkatkan kualitas pendidikan di Indonesia . Hanya saja untuk mencapai tujuan tersebut kurang sabar dan ingin segera melihat hasilnya, maka dibuatlah proyek-proyek mercusuar seperti itu. Dengan biaya yang sangat besar RSBI sasarannya hanya untuk sekelompok siswa/i kalangan menengah ke atas secara intelegensi dan ekonomi. Program dan biaya untuk RSBI mungkin tidak perlu dihentikan tetapi kita alihkan untuk program yang lebih rasional dan untuk orang banyak. Begitu juga isitilahnya bukan RSBI lagi tapi kita ganti RSSI (Revitalisasi Sekolah Seluruh Indonesia) dengan melakukan perbaikan dan peningkatan di segala aspek pendidikan maupun pengajaran. Bagaimana?

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.