Minggu, 16 Desember 2019
Just another WordPress site
Masyarakat Yahudi di Iran

YahudiTidak banyak orang yang tahu bahwa penduduk Yahudi kedua terbesar setelah Israel tidaklah tinggal di Amerika atau Eropa melainkan justru tinggal di Iran! Iran…? Bukankah Iran berseteru berat dengan Israel dan bahkan Ahmadinejad mempertanyakan kebenaran jumlah korban Holocaust? Ya. Saat ini ada sekitar 25.000 penduduk Yahudi di Iran dan mereka bahkan punya perwakilan di parlemen Iran! Meski pemerintah Iran berseteru dengan Israel tapi mereka menetapkan diri untuk tinggal di Iran dan tidak bersedia untuk dibujuk pindah ke Israel. Bahkan ketika pemerintah Israel merencanakan untuk membayar keluarga Yahudi Iran yang mau pindah ke Israel sebesar $60,000, Masyarakat Yahudi Iran mengecamnya dengan pernyataan :

” Identitas Yahudi Iran tidak bisa dibeli dengan uang. Masyarakat Yahudi Iran adalah termasuk penduduk Iran tertua. Yahudi Iran mencintai identitas dan budaya Iran mereka. Jadi ancaman dan rayuan politis kekanakan semacam ini tidak akan berhasil.”

Lantas bagaimana kehidupan mereka jika Iran dan Israel berseteru? Apakah hak hidup dan hak minoritas mereka diakui? Meski Iran dianggap sebagai negara yang ’tidak toleran’ di mata Barat, utamanya dalam perseteruannya dengan Israel, pemerintahnya justru memberikan tempat dan perlindungan bagi warga Yahudi Iran. Bapak Revolusi Iran, Imam Khomeini, melindungi agama dan penduduk Yahudi dan, seperti Kristen Armenia, mereka dianggap sebagai ’Ahli Kitab’ dan mendapatkan kebebasan menjalankan agama mereka berdasarkan Konstitusi Islam Iran Th. 1979. Imam Khomeini membedakan antara masyarakat Yahudi dengan Zionisme dan menganggap penduduk Yahudi tersebut sebagai warganegara Iran belaka dan melindungi hak-hak mereka.

Berdasarkan Konstitusi tersebut masyarakat Yahudi Iran dapat memilih perwakilannya di parlemen Iran dan menikmati hak-hak administrasi mandiri tertentu. Penguburan dan hukum perceraian Yahudi diterima oleh pengadilan Islam Iran. Bahkan penduduk Yahudi Iran juga kena wajib militer.

Baca juga:  MELIHAT BARAT DENGAN KACAMATA LAIN

Penyangkalan Holocaust

Ahmadinejad beberapa kali menyampaikan slogan “Hapuskan Israel dari Peta” dan mempertanyakan jumlah korban Holocaust selama Perang Dunia II yang dianggapnya berlebihan.
Mr Mohtamed, perwakilan warga Yahudi di parlemen, menentang sikap presidennya – yang menunjukkan bahwa warga yahudi bisa dengan bebas menyampaikan pendapatnya di Iran. Ia juga mengutuk keras pameran kartun tentang Holocaust oleh koran Iran yang dimiliki oleh pemerintah daerah.

Meskipun menentang pemerintah Israel, pemerintahan Ahmadinejad baru-baru ini menyumbangkan sejumlah dana ke Rumah Sakit Yahudi Teheran, satu diantara hanya empat RS Yahudi di seluruh dunia yang dananya disumbang dari masyarakat yahudi yang tersebar – sesuatu yang agak aneh mengingat bahwa bahkan organisasi bantuan lokal pun kesulitan menerima bantuan dana dari luar Iran karena takut dianggap sebagai antek asing.
Ciamak Morsathegh, direktur RS ini berkata, :”Anti Semitism bukanlah fenomena Timur, bukan juga fenomena Islam atau Iran. Anti Semitism adalah fenomena Eropa,” Ia menambahkan bahwa orang Yahudi di Iran, bahkan dalam kondisi yang paling buruk pun, tidak pernah mengalami penderitaan seperti orang-orang Yahudi di Eropa.

“Dengarkan saya, komunitas Yahudi disini tidak menghadapi kesulitan. Posisi kami tidak seburuk yang diperkirakan orang di luar Iran. Kami menjalankan agama kami dengan bebas, kami merayakan perayaan keagamaan kami, dan kami juga punya sekolah dan Taman Kanak-kanak sendiri.” kata Farangis Hassidim pekerja Yahudi di RS tersebut.

Bagaimana dengan komunikasi dengan sanak famili yang ada di Israel? Sambil memotong daging, Hersel Gabriel si penjagal bercerita bahwa ia mengira akan mendapat masalah ketika kembali dari Israel, nyatanya petugas imigrasi tidak berkata apa pun tentang hal tersebut.

”Apa pun yang dikatakan di luar itu bohong semua –kami hidup nyaman di Iran – kalau kita tidak berpolitik dan tidak mengganggu mereka maka mereka juga tidak mengganggu mereka.” katanya

Pelanggannya, Giti, ibu rumah tangga berusia paruh baya , sepakat dan berkata bahwa ia dengan mudah berbicara pada dua orang anaknya di Tel Aviv di telpon ataupun mengunjungi mereka.

”Tidak ada masalah pergi ataupun kembali; saya pergi ke Israel sekali lewat Turki dan sekali lewat Cyprus dan tidak ada masalah sama sekali.

”Yang lucu adalah bahwa sebelum revolusi islam di Iran, mungkin hanya ada 20 orang tua yang beribadah di sinagog,” bisik Nahit Eliyason, 48, sambil melewati empat wanita lain untuk mencari tempat duduk yang kosong di Sinagog. ”Sekarang tempat ini penuh. Sulit untuk mencari tempat kosong.”

Paris Yashaya, produser film yang mengetuai komunitas Yahudi Teheran menambahkan, : ”Kami lebih kecil dalam jumlah, tapi lebih kuat dalam segi lain.”

Baca juga:  MUSTAFA KEMAL PASHA: PAHLAWAN TURKI YANG DIBENCI PENDUKUNG KHILAFAH

Sebagai masyarakat non-muslim, orang-orang Yahudi diperbolehkan menyimpan minuman keras di rumahnya dan berdansa.

”Kadang-kadang saya pikir mereka lebih toleran terhadap orang Yahudi ketimbang pada diri mereka sendiri….. Kalau kami berkumpul di rumah, dan keluarga sedang merayakan upacara dengan anggur dan musik yang terlalu keras, dan jika mereka tahu bahwa kami Yahudi maka mereka tidak akan menegur kami, ” kata Eliyason

”Dimana-mana di dunia ada orang yang tidak suka pada orang-orang Yahudi. Di Inggris mereka menggambar swastika (lambang Nazi) di kuburan Yahudi. Saya tidak beranggapan bahwa Iran lebih berbahaya bagi orang Yahudi ketimbang di negara lain.

Balikpapan, 25 Januari 2008
Satria Dharma

=========================

Baca referensi di

Iran’s proud but discreet Jews

By Frances Harrison
BBC News, Tehran
http://news.bbc.co.uk/2/hi/middle_east/5367892.stm

Jews in Iran Describe a Life of Freedom Despite Anti-Israel Actions by Tehran
Michael Theodoulou, Special to The Christian Science Monitor
http://www.csmonitor.com/durable/1998/02/03/intl/intl.3.html

Iran’s Jews learn to live with Ahmadinejad
Ewen MacAskill, Simon Tisdall and Robert Tait in Tehran
Tuesday June 27, 2006
The Guardian
http://www.guardian.co.uk/iran/story/0,,1807160,00.html

IRAN: Life of Jews Living in Iran
Iran remains home to Jewish enclave.
By Barbara Demick
http://www.sephardicstudies.org/iran.html

Gambar dari: http://www.corfuholidays.biz/general/information/The_Jewish_Quarter_of_Corfu/

0 tanggapan untuk “Masyarakat Yahudi di Iran”

  1. Satria Dharma berkata:

    Dear all, Ada kesalahan fatal pada tulisan saya dengan judul di atas. Kalimat “Tidak banyak orang yang tahu bahwa penduduk Yahudi kedua terbesar
    setelah Israel tidaklah tinggal di Amerika atau Eropa melainkan justru
    tinggal di Iran!” adalah salah. Yang benar adalah :” Terbanyak setelah Israel di TIMUR TENGAH. Penduduk Yahudi di Amerika dan di Eropa jauh lebih banyak.
    Dengan demikian kesalahan diperbaiki.
    Salam
    Satria

  2. wayan berkata:

    pantesan iran menjadi negara maju….karena mereka menghargai orang lain…apalagi bangsa jenius yahudi…..
    Coba Bangsa kita Indonesia mau menghargai mreka…
    Tahu kan bagaimana jadinya kita????
    iya……..maju spt Singapura….Iran..dll.
    Kita terlalu naif…..terlalu menganggap ajaran arab adal;ah terbenar….sampai sampai lupa akan JATI DIRI SEBAGAI BANGSA INDONESIA…
    KITA TERLALU ANEH………

  3. gab berkata:

    awal post sangatlah salah dalam kalimat “Tidak banyak orang yang tahu bahwa penduduk Yahudi kedua terbesar setelah Israel tidaklah tinggal di Amerika atau Eropa melainkan justru tinggal di Iran!” pertama israel, kedua US, dan ketiga EU seperti reply satria.. indonesia mungkin akan maju apabila menghargai bangsa yahudi, tapi maju dalam teknologi dan moneter saja, ras melayu mungkin akan dijadikan orang paling rendah.. memang tidak semua yahudi itu jahat, tapi dengan melihat dari definisi yahudi saja akan sangat sulit membedakannya dari tampilan luar (fisik)jadi bagaimana caranya membedakan mereka??. Yahudi yang memeluk agama yahudi tanpa memiliki idealisme zionisme yang mungkin dapat kita rangkul. terkutuklah yahudi dan pemuja paganisme di seluruh dunia yang memiliki paham zionisme. perangilah mereka seperti yang Rasullulah SAW lakukan..

  4. sb chaniago berkata:

    yah betul sekarang kita sudah dapat membedakan yang mana suku bangsa dan yang mana aliran agama dan gerakan politik,saya rasa di Indonesia sendiri ada pecahan dari Ras yahudi yang dikenal paling perantau dikalangan penduduk dunia lainnya.jadi kenapa kita harus mikir jauh,dinegara kita aja ada keturunannya,tapi sayang kepintaranya tidak teroptimalkan dengan baik,karena aroma politik Indonesia masih tersentralisasi di pulau jawa,dan dominasi javaisme yang sangat kental,siapakah keturunannya yang saya maksud,mungkin kita semua bisa cari tau suku apa yang sangat mendekati dengan tabiat Ras yahudi,dan kita melihat atas dasar keturunan bukan agama dan gerakan Politik sebagai mana yang sudah saya jelaskan diatas dan dari bukti sejarahpun sudah melihatkan faktanya dalam pergerakan perjuangan,keturunan suku bangsa yang saya maksud lebih banyak berkiprah,dan itu terbukti dari pejuang yang terlahir dari suku bangsa yang saya maksud

  5. Aris Hendrasta berkata:

    Lucu banget artikelnya…sering baca bukulaaah mas dharma Populasi Yahudi terbanyak no dua ada di US, kalau memang orang Yahudi lebih nyaman tinggal di Iran logikanya akan lebih banyak umat Yahudi yg tinggal dinegara tersebut (karena kedekatan Geografis)kenyataannya lebih banyak umat Yahudi yg tinggal di US, semua orang didunia taaaau bahwa kebebasan beragama, ekspressi, mengemukakan pendapat dimuka umum, seni…….dan sebagainya cuma didapat di USA. anda tau Obama adalah contoh konkrit kebebasan Amerika….dan bukan Iran yg terkukung norma yg tidak akan membuat maju negara tersebut

  6. aryo Adiwoso berkata:

    MAs Aris kalo baca tuh yang bener, dari atas dibacanya..Dasar GOBLOK! Baca donk Postingan yang 26 Januari 2008 oleh penulis blognya.Asal ngomong ajah, kuli juga bisa.

    Blog ini bagus mas!

  7. pyuut berkata:

    hmmmm
    yahudi indonesia?
    menarik sekali komentar tgl 3 desember..
    sifat salah satu ‘ras’ di indonesia yang hampir sama dengan ciri2 yahudi?
    hmmm..
    mengingat nama yang bikin posting…
    hmmm…
    mengingatkan saya ke satu ‘ras’
    wew
    apakah ada sejarah tercatat mengenai asal usul
    nenek moyang ras tersebut masuk ke indonesia?
    menarik jika di ulas yah..

  8. wongkito berkata:

    Hmmm Syiah dan Yahudi Ya?, buat Wawan bukan Arabnya bang, tp Islam yg paling benar, bnyak banyak istigfar lo wan…

  9. ambray berkata:

    Orang Indonesia asal mereka benar-benar mempelajari dan mengamalkan isi Al-Qur’an dan kandungan-Nya… Jangankan Singapura dan Iran… Amerika pun akan terkalahkan…!!! Tidak ada sedikitpun kekurangan dan Cela dalam Al-qur’an seluruh teknologi ada di sana… Tinggal orang nya aza yang membaca atau nggak… Mengerti atau Nggak… Bukan masalah urusan harga-menghargai… Orang Indonesia nya azah yang goblok tak mau belajar…

  10. krisna wijaya berkata:

    Gue setuju th ma wongkito dan ambray bukan masalah arabnya tapi maslah agamanya kita menghargai arab, aku gak perah tuh dengperadaban yhudi menguai dunia, tapi peradaban islam ernah menguasai dunia ( eropa dikuasai islam 350 th, masa kita beranggapan yahudi jenius ( ntar gue di bilang goblok lagi ma anak2 ) yang jd masalah adalah orng2 Islam aja yang belum menjalankan ke Islaman nya dengan baik dan benar kalo udah monyet yahudi mah gak ada apa2nya. jadi kalo mau maju ya amalkan Islam dengan baik dan benar

  11. save mee berkata:

    HHH…..TUHAN ITU HANYA 1, YAITU TUHAN YESUS…
    DIA DATANG UNTUK MENYELAMATKAN MANUSIA DARI DOSA…
    DIA MENGAJARKAN KASIH……

  12. dewashiwa berkata:

    Kita harus jadi negara sekuler kalo mau maju, coba sebutin negara mana yang berdasarkan agama yang maju dan gilang gemilang? Kagak ada coy!! Jangan terlalu banyak bernostalgia dengan masa lalu, nanti malah jadi kontra produktif…..

  13. Azlan berkata:

    Perbezaan antara Syiah dan Sunnah ada lah Bab Fekih sahaja. Jadi kita tak perlu perbesarkan perkara ini.sebab kita sesama islam.Jagan disebabkan perselisahan pendapat kita sunah dan Syiah berpecah belah dan berperang.
    Ini ada lah agenda oarng kafir untuk laga kan oarng islam
    Adakah puak Syiah sembah selain dari ALLAH?
    Fikir fikirkan lah..

  14. bims berkata:

    Apakah ada hubungannya dengan hadits berikut ini ya? :

    Diriwayatkan dari Abubakar Ash-Shiddiq Radhiyallahu ‘anhu, ia berkata: Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda kepada kami.

    “Artinya : Dajjal akan keluar dari bumi ini di bagian timur yang bernama Khurasan. ” [Jami’ Tirmidzi dengan Syarahnya Tuhfatul Ahwadzi, Bab Maa Saa-a min Aina Yakhruju Ad-Dajjal 6: 495. Al-Albani berkata, “Shahih. ” Vide: Shahih Al-Jami’ Ash-Sha-ghir 3: 150, hadits nomor 3398]

    Dari Anas Radhiyalahu ‘anhu, ia berkata: Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda.

    “Artinya : Dajjal akan keluar dari kampung Yahudiyyah kota Ashbahan bersama tujuh puluh ribu orang Ashbahan. ” [Al-Fathur Rabbani Tartib Musnad Ahmad 24: 73. Ibnu Hajar berkata, “Shahih. ” Periksa: Fathul-Bari 13: 328). Ibnu Hajar berkata, “Adapun mengenai tempat dari mana ia keluar? Maka secara pasti ia akan keluar dari kawasan timur. ” (Fathul-Bari 13: 91)]

    Ibnu Katsir berkata, “Maka Dajjal akan mulai muncul dari Ashbahan, dari suatu kampung yang bernama Al- Yahudiyyah. ” [An-Nihayah fil Fitan wal Ma-lahim 1: 128 dengan tahqiq DR. Thaha Zaini]

    Wallahu A’lam

  15. cheppy berkata:

    artikel yang rancu…alias menyesatkan

    how ever, ukhuwah islamiyah tuh bukan cuman ada di Iran, di Indonesia juga, malah lebih kompleks en lebih rukun. so gak musti bangga’in Jewish yang ada disana kan!?

  16. Revaldo Zen berkata:

    Maksud sb Chaniago itu suku minang ya??

  17. Husseini velayati berkata:

    salam…….
    kasihan sy lihat pemilik blog ini…….
    berhajat ingin berbicara tentang islam tp diri sendiri tidak memiliki ilmu………sy ingin bertanya apa kah di Malaysia or indonesia tidak ada org Yahudi?

  18. UYa. Yangt seperti dijanjikan allah swt terhadap bangsa yahudi bahwa saya akan membuat kalian pintar supaya kalian dapat membedakan agama mana yang benar bagi kalian. Itu/ jdi kita tidak bisa beranggap an kalau mereka ada di indonesia pasti akan maju . Itu salah besar.

  19. musa berkata:

    Setelah membaca artikel dari sdra dharma tentang yahudi di Iran,saya membuat kesimpulan betapa bagus dan benar nya ajaran Islam yang yang begitu tolerant dengan orang orang bukan Islam.Sampaikan orang orang Yahudi pun bisa hidup aman di Iran sebuah negara yang amat anti Israel.Namun saya tidak yakin orang orang Islam boleh tinggal dengan aman di Israel..

  20. rizo berkata:

    tidak akan redha org2 yahudi dan nasara(kristian) sehinggalah kamu mengikut jejak langkah mereka!!!kan sudah jelas diberitahu dlm quran!!!

  21. domu berkata:

    Ah,sdr.Musa anda rupanya kurang informasi mengenai Israel.Buktinya disana ada menteri orang Arab yang beragama Islam dan juga ada senatornya Israel yg beragama Islam.Masihkah anda menganggap bahwa orang-orang Islam di Israel tidak aman/nyaman tinggal? Yah,kalo kerjanya ngebom orang tak bersalah di Indonesia juga mereka yang begitu tersingkirkan.!

  22. […] Iran yang padanya terdapat sebuah daerah yang bernama Ashbahan adalah basis bagi orang-orang yahudi dan akan menjadi pengikut Dajjal. sebagaimana yang telah dijelaskan nabi kita didalam haditsnya yang shahih.Yang lebih ‘mengagumkan’ ternyata Iran adalah salah satu negara yang memiliki banyak  ‘koleksi’ bangsa Yahudi. […]

  23. deph berkata:

    ya kalo bicara masalah toleransi sih boleh lah iran cukup toleran thdp yahudi, tp jgn lupa kita hrs tetep kritis krn yahudi disebut dalam banyak ayat Al Quran sbg ras yg cukup bermasalah, kritis disini kita hrs bertanya apakah kaum sunni cukup diberi toleran dlm menjalankan aqidahnya di negeri iran? sederhana aja ada berapa mesjid sunni yg ada di teheran dan bandingkan dgn jmlh sinagog yg berdiri disana, dr situ silahkan anda cari referensi dan simpulkan sendiri setoleran apa iran, terimakasih..

  24. cahaya berkata:

    YUP WJB DITIRU, MESKI MEREKA YAHUDI,ISLAM, NASRANI. TP MRK TETAP BANGSA PERSIA

  25. Pencari Kebenaran Tuhan berkata:

    Buat save mee : kata siapa yesus itu tuhan, yesus itu ya manusia, sama seperti kita kita, sama seperti muhammad, sama seperti musa atau ismail. yang namanya tuhan itu pasti pangkatnya lebih tinggi lah dari itu, pakai Logika aja udah bisa dirasakan kok. ( awas, salah pilih agama, masuk neraka loh, ga akan bisa lagi minta di hidupkan sebelum terlambat ).
    kalau dia datang untuk menyelamatkan manusia dari dosa, suruh datang lagi dong, zaman sekarang ini kan lebih banyak manusia yang berdosa dari pada yang beriman, banyak perzinaan, banyak pembunuhan.
    kalau memang yesus benar benar datang lagi untuk menyelamatkan manusia dari dosa, saya akan pertimbangkan agama kristen, tapi ternyata kalau yesus datang untuk mematahkan salib dan memusnahkan babi, saya tetap berpegang teguh pada al quran.

  26. Hengki berkata:

    sekarang sdh jelas presiden iran ahmad dinejad adalah turunan yahudi, dia mengatakan hapus israel dari peta dunia hanya mau menutupi silsilah keturunanannya, buktinya bantuan terbesar untuk rs milik yahudi adalah dari sang presiden, ini kasusnya sama dengan elli cohen hanya saja elli cohen cepat ketahuan bahwa dia yahudi sehingga di hukum mati oleh pemerintahan surya sebelum menjadi presiden surya

  27. THEOFILUS NATUMNEA berkata:

    BELAJAR DARI SEMUA PERISTIWA DIDUNIA, MAKA MARILAH KITA MENGHARGAI SEMUA BANGSA SEPERTI DI IRAN MENHARGAI KOMUNITAS YAHUDI DI IRAN. SEMUA BANGSA MEMPUNYAI HAK HIDUP DIDUNIA INI…..DALAM KEPERBAGAIAN ITU KITA AKAN MEMBANGUN KEMBALI INDONERSIA BARU YANG KITA CINTAI HORMATI DAN HARGAILAH AGAMA DAN BANGSA LAIN DISAMPINGMU

  28. THEOFILUS NATUMNEA berkata:

    Semua suku…bangsa dan agama mempunyai hak hidup, hanya manusia yg membeda-bedakan.

    Perbedaan adalah kekayaan Allah dalam dunia dan manusia, Tuhan sudah percayakan beragam perbedaan didunia dan di Indonesia, mari kita pelihara, kembangkan dan pertanggung jawabkan kepada allah dengan hati nurani yang baik dan murni.

    Mari kita saling menghormati suku , agama, budaya, dalam pelbagai perbedaan dan dalam kepelbagaian ini, supaya kita semakin maju…maju karena kalau bersatu kita teguh bercerai kita runtuh

    Hidup Indonesia, hidup pancasila….belajarlah di Iran sana yg saling dan saling menghormati amin

  29. Sejak zaman pl, ketika mereka dibuang kePersia dan ketika kembali ke Israel ada yang tertahan/ tertinggal disana sehingga menjadi komunitas yahudi Iran, malah mewakili komunitas yahudi iran ini di DPR, suatu contoh kehidupan berbangsa dan bernegara yang baik bagi negara dan bangsa yl

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *