Sabtu, 05 Desember 2021
Satria Dharma's Weblog
KADANG MALAIKAT SANGAT SIBUK

Kisah yang sangat menarik ini ditulis oleh seorang dokter dari Rumah Sakit Metro Denver USA :

Saya dalam perjalanan pulang ke rumah dari sebuah pertemuan sore pada sekitar pukul 5 lalu terjebak dalam kemacetan di jalan di Colorado Boulevard. Tiba-tiba mobil saya mulai tersendat-sendat dan akhirnya mesinnya mati. Dengan susah payah saya bisa mendekati sebuah pompa bensin. Saya lega tidak menghalangi jalan dan mencari tempat yang hangat untuk menunggu mobil derek.

Sebelum saya mulai menilpon, saya melihat seorang wanita berjalan keluar dari sebuah minimart, dan ia terpeleset di jalan licin karena es dan jatuh didekat pompa bensin. Saya bergegas ke ibu ini untuk melihat apakah ia baik-baik saja. Ketika saya tiba disana, terlihat bahwa ia sedang tersedu-sedu lebih karena sedih bukan karena jatuhnya. Ia adalah seorang gadis muda yang kelihatan begitu awut-awutan dengan lingkaran hitam disekitar matanya. Ia menjatuhkan sesuatu ketika saya membantunya bangun, dan saya ambil untuk diberikan ke dia. Ternyata uang logam satu nikel.

Saat itu saya menyimpulkan: wanita menangis, Suburban tua yang dipenuhi dengan barang-barang dan 3 anak dibelakang (1 di tempat duduk depan) , dan meteran pompa menunjukkan $4.95. 🤔

Saya bertanya apakah semuanya baik-baik saja dan apakah ia membutuhkan bantuan, dan ia lalu berkata ‘Saya tidak ingin anak saya melihat saya menangis!’ Jadi kami berdiri menjauh dari mobilnya ke balik pompa bensin. Ia bercerita bahwa ia sedang menuju ke California dan ia sedang sangat kesulitan saat ini. Saya bertanya, ‘Apakah anda berdoa?’ Ia mundur sedikit, tapi saya yakinkan bahwa saya bukan orang gila dan berkata, ‘IA mendengar kamu, dan IA mengirim saya.’ 😎

Baca juga:  Program Literasi untuk Mahasiswa

Saya mengambil kartu kredit saya dan menggesek di card reader dari pompa tersebut sehingga mobil wanita itu bisa terisi penuh. Sementara bensinnya diisi, saya berjalan ke McDonald disebelah dan membeli 2 kantung besar makanan, beberapa voucher untuk dipakai nanti, dan segelas besar kopi. Ia memberikan makanan itu kepada anaknya, yang langsung menyambar seperti serigala kelaparan. Kami berdiri disebelah pompa sambil memakan kentang dan berbicara sedikit.

Ia memberitahu namanya, menceritakan bahwa ia tinggal di kota Kansas. Teman laki-lakinya meninggalkannya 2 bulan yang lalu sehingga ia tidak bisa memenuhi kebutuhan hidup sehari-hari. Ia juga tahu bahwa ia tidak akan bisa membayar sewa rumah bulan Januari nanti. Dan dalam keadan putus asa ia menilpon orang tuanya yang tidak pernah dihubunginya selama 5 tahun. Mereka tinggal di California dan akhirnya mereka setuju bahwa dia dan anak-anaknya bisa tinggal dengan orang tuanya sampai ia bisa mencari uang disana.

Jadi ia mengemas semua barangnya kedalam mobil miliknya satu-satunya. Ia memberitahu anak-anaknya bahwa mereka akan ke California untuk merayakan natal, tetapi tidak memberitahu bahwa mereka akan tinggal disana. Saya berikan sarung tangan saya, memberikan pelukan kecil dan membacakan sebuah doa cepat bersamanya agar ia selamat dalam perjalanannya. Ketika saya berjalan menuju mobil saya, ia bertanya, ‘Apakah, anda malaikat atau apa?’ 🤔

Ini yang membuat saya terharu. Saya berkata, ‘Ibu, saat ini malaikat sangat sibuk, sehingga kadang-kadang TUHAN mengutus orang biasa seperti saya.’ 😁

Adalah sangat mengharukan untuk menjadi bagian dari keajaiban bagi seseorang. Dan ternyata, sudah bisa ditebak, ketika saya menuju ke mobil, mobil saya tersebut ternyata bisa langsung distarter dan saya pulang kerumah tanpa masalah. 😎 Saya akan ke bengkel besok untuk memeriksakan, tapi saya kira teknisi tidak akan mendapatkan sesuatu yang salah.

Baca juga:  FESTIVAL LITERASI SEKOLAH 2017

Kadang-kadang Malaikat terbang sangat dekat dengan anda sehingga anda bisa mendengar getaran sayapnya… 🙏😁

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *