Tuan Akmaluddin Said yang Budiman,
Saya sungguh heran pada Anda yang masih saja mati-matian membela Israel padahal kekejamannya sudah begitu tidak terperikan. Anda masih saja MENYANGKAL GENOSIDA yang dilakukan oleh Israel dengan alasan bahwa pemerintah Israel menyatakan target militernya adalah Hamas dan bukan warga Palestina. Apakah Anda TIDAK PERNAH MEMBACA berita atau statistik yang menunjukkan betapa besarnya jumlah korban warga sipil Palestina? Hal ini sangat mengherankan saya karena saya tahu Anda orang yang banyak membaca dan saya yakin sebenarnya Anda tahu faktanya. Jadi apakah Anda memang SENGAJA menutup-nutupi FAKTA yang sebenarnya? Apa sebenarnya yang Anda peroleh dengan SIKAP DENIAL itu? Jika tidak mengapa Anda justru menggunakan alasan penyangkalan Anda dengan menyatakan ‘pemerintah Israel menyatakan target militernya adalah Hamas dan bukan warga Palestina’. Saya yakin bahwa Anda sebenarnya tahu bahwa itu alasan yang sangat konyol karena berdasarkan penelidikan dunia internasional SUDAH JELAS-JELAS bahwa Israel MELAKUKAN GENOSIDA.
Saya juga sudah berulangkali menyampaikan kepada Anda bukti-bukti tuduhan dunia internasional kepada Anda tapi Anda tetap memilih PENYANGKALAN. Apa sebenarnya yang Anda tuju? Baik saya kirim lagi beritanya.
1. JENEWA – Israel telah melakukan genosida terhadap warga Palestina di Jalur Gaza, demikian pernyataan Komisi Penyelidikan Internasional Independen PBB tentang Wilayah Palestina yang Diduduki, termasuk Yerusalem Timur, dan Israel dalam sebuah laporan baru hari ini. Komisi tersebut mendesak Israel dan semua Negara untuk memenuhi kewajiban hukum mereka berdasarkan hukum internasional untuk mengakhiri genosida dan menghukum mereka yang bertanggung jawab atasnya. https://www.ohchr.org/…/israel-has-committed-genocide… Jadi ini adalah pernyataan dari Komisi Penyelidikan Internasional Independen PBB. Jelas mereka adalah orang-orang yang sangat kompeten dan paham akan tugas mereka.
2. Asosiasi cendekiawan genosida terkemuka dunia telah menyatakan bahwa Israel melakukan genosida di Gaza. Sebuah resolusi yang disahkan oleh Asosiasi Cendekiawan Genosida Internasional (IAGS) menyatakan bahwa tindakan Israel memenuhi definisi hukum sebagaimana diatur dalam konvensi PBB tentang genosida.
Dalam resolusi tiga halaman tersebut, IAGS menyajikan serangkaian tindakan yang dilakukan oleh Israel selama perang 22 bulan yang diakui sebagai genosida, kejahatan perang, dan kejahatan terhadap kemanusiaan.
IAGS adalah asosiasi profesional cendekiawan genosida terbesar di dunia dan mencakup sejumlah ahli Holocaust. Dari 500 anggotanya, 28% ikut serta dalam pemungutan suara dan 86% dari mereka yang memberikan suara mendukung resolusi tersebut. https://www.bbc.com/news/articles/cde3eyzdr63o Jadi ini adalah SEBUAH RESOLUSI yang disampaikan oleh para pakar internasional di bidang Genosida Internasional.
3. OUR GENOCIDE. Menyusul publikasi penting dua laporan oleh organisasi hak asasi manusia terkemuka Israel, B’Tselem dan Physicians for Human Rights Israel, yang menyimpulkan bahwa Israel melakukan genosida terhadap warga Palestina di Jalur Gaza yang diduduki, Sekretaris Jenderal Amnesty International, Agnès Callamard, mengatakan: “Dengan publikasi kedua laporan ini, B’Tselem dan Physicians for Human Rights Israel menjadi dua organisasi Israel pertama yang menyatakan dengan lantang dan jelas, berdasarkan dokumentasi dan penelitian yang cermat: Israel melakukan genosida terhadap warga Palestina di Gaza. Ini adalah tonggak sejarah lain dalam upaya komunitas hak asasi manusia untuk meminta pertanggungjawaban otoritas Israel atas kejahatan mereka terhadap warga Palestina.” https://www.btselem.org/publications/202507_our_genocide Ini adalah pernyataan melalui PUBLIKASI dari organisasi HAM terkemuka di Israel sendiri. Ini artinya genosida itu bukan lagi tuduhan tapi sudah merupakan PENGAKUAN dari organisasi HAM Israel sendiri.
4. Ringkasan: Genosida yang sedang berlangsung di Gaza adalah kejahatan kolektif, yang didukung oleh keterlibatan Negara-negara Ketiga yang berpengaruh yang telah memungkinkan pelanggaran sistemik hukum internasional yang telah berlangsung lama oleh Israel. Dibingkai oleh narasi kolonial yang merendahkan martabat manusia Palestina, kekejaman yang disiarkan langsung ini telah difasilitasi melalui dukungan langsung Negara-negara Ketiga, bantuan materi, perlindungan diplomatik dan, dalam beberapa kasus, partisipasi aktif. Hal ini telah mengungkap jurang pemisah yang belum pernah terjadi sebelumnya antara rakyat dan pemerintah mereka, mengkhianati kepercayaan yang menjadi dasar perdamaian dan keamanan global. Dunia sekarang berada di ambang kehancuran antara runtuhnya supremasi hukum internasional dan harapan akan pembaruan. Pembaruan hanya mungkin terjadi jika keterlibatan dihadapi, tanggung jawab dipenuhi, dan keadilan ditegakkan. https://www.un.org/…/special-rapporteur-report-gaza…/ Ini adalah LAPORAN KHUSUS dari Special Rapporteur yang dibentuk oleh PBB untuk menyelidiki kejahatan perang Israel.
5. Israel telah diajukan ke International Court of Justice (ICJ) atas kejahatan genosidanya. Pada tanggal 29 Desember 2023, Afrika Selatan mengajukan permohonan untuk memulai proses hukum terhadap Israel terkait dugaan pelanggaran kewajiban Israel berdasarkan Konvensi tentang Pencegahan dan Penghukuman Kejahatan Genosida terhadap warga Palestina di Jalur Gaza.
Negara yang mengusulkan adalah negara yang dulunya pernah mengalami apartheid, Afrika Selatan. Sekarang sudah 13 negara mendukung Afrika Selatan terhadap kasus genosida perang Israel di Gaza. https://www.un.org/…/document/icj-report-2024-25-01aug25/
6. Pengadilan Kriminal Internasional (International Criminal Court) telah menjatuhkan putusan bersalah dan surat penangkapan bagi penjahat perang pada konflik Israel-Palestina. Pada 21 November 2024, ICC menindaklanjuti pengumuman tersebut dengan mengeluarkan surat perintah penangkapan untuk Netanyahu, mantan Menteri Pertahanan Israel Yoav Gallant, dan Kepala Militer Hamas Mohammed Deif, yang menurut Israel telah tewas. https://news.detik.com/…/icc-ajukan-penangkapan…
Ada sangat banyak laporan dan tuduhan KEJAHATAN GENOSIDA ISRAEL semacam ini yang terus menerus datang dari berbagai sumber. Jadi SANGAT ANEH jika orang secerdas Akmaluddin Said tidak mengetahui hal ini. Atau Akmaluddin Said memang sengaja melakukan DENIAL? 🤔
Balikpapan, 25 Februari 2026
Satria Dharma