Kami akan jalan-jalan lagi, kali ini ke China. Tujuannya adalah ke Propinsi Xinjiang and Zhangye Rainbow Mountain. Bersama saya ada istri, Tara, adik saya Tammy beserta suami dan Vika, salah satu anaknya, dan Titik adik saya juga. Kami akan berangkat dari Indonesia pada hari Minggu, 21 September dan baru akan kembali pada tanggal 1 Oktober nanti. Sebenarnya jadwal keberangkatan kami adalah tanggal 6 September yang lalu. Tapi ternyata demo ojol dan mahasiswa membuat kantor-kantor ditutup sehingga kantor yang mengurus visa ke China juga tutup.
Akibatnya beberapa peserta tour tidak keluar visanya, termasuk visa istri saya. Akhirnya diputuskan untuk menunda keberangkatan kami pada hari ini dan balik pada tanggal 1 Oktober nanti. Kata orang-orang tour ke China yang kami ikuti ini Adalah ‘Tour China Muslim’ karena tujuannya adalah ke Propinsi Xinjiang dan ke Rainbow Mountain. Semua ada hubungannya dengan Islam. Lho kok bisa…?! Kan Xinjiang itu propinsi di China yang paling banyak muslimnya. Lha Rainbow Mountain opo hubungane karo Islam…?! Pokoknya ada deh…!
Kami jalan-jalan dengan ikut tour bersama BMM Travel. Berikut ini adalah itinerary kami ke China.
H-1 (Minggu, 21 September 2025): Jakarta
Hari ini kami akan berkumpul di bandara Soekarno Hatta paling lambat jam 19:30 karena penerbangan kami ke Shanghai adalah jam 23:30 dengan penerbangan sebagai berikut CGK – PVG : 23.30 – 07.10 (+1) (MU-5070) Penerbangan lamanya sekitar 7 – 8 jam.
H-2 (Senin, 22 September 2025): Shanghai
Kami akan sampai di Shanghai pagi hari. Kami akan transit di Shanghai selama 11 jam jadi kami akan punya banyak waktu untuk jalan-jalan di Shanghai. Kami akan diantarkan untuk mengunjungi The Bund yang menjadi ikon kemajuan kota Shanghai serta Nanjing Road yang merupakan salah satu pusat keramaian dari kota Shanghai. Ini Adalah kunjungan kedua saya ke Shanghai setelah dulu saya mengunjunginya di tahun 2006 (19 tahun yang lalu).
Setelah cukup jalan-jalan di Shanghai kami akan diantarkan kembali ke airport untuk terbang menuju kota Lanzhou dengan penerbangan PVG – LHW : 18.40 – 21.55 (MU-6805). Setibanya di kota Lanzhou, kami akan dijemput dan kemudian diantarkan ke hotel untuk beristirahat di Hotel : Holiday Inn Express Lanzhou (4 star)
H-3 (Selasa, 23 September 2025): Lanzhou.
Setelah sarapan kami akan diantarkan untuk mengunjungi Ink Painting Scenic Area yang dilanjutkan dengan mengunjungi Yellow River Mother Sculpture. Dari sini kami akan diantarkan ke Zongshan Bridge dan Waterwheel Garden. Malam harinya, kami akan diantarkan untuk jajan dan belanja di pasar tradisional di Zhengning Road Night Market Hotel : Holiday Inn Express Lanzhou (4 star) atau setaraf Yellow River Mother Sculpture Waterwheel Garden
H-4 (Rabu, 24 September 2025) : Lanzhou – Wuwei – Zhangye.
Setelah sarapan pagi di hotel, kami akan naik bis menuju Wuwei yang ditempuh selama 3 jam perjalanan. Setelah makan siang lalu menuju Wuwei Confucian Temple yang merupakan kuil Confucian yang terbesar di China bagian barat. Dari sini perjalanan dilanjutkan menuju kota Zhangye.
Hotel : Zhangye Mingjiale International Hotel (4 star) atau setaraf
H-5 (Kamis, 25 September 2025) : Zhangye – Jiayuguan – Jiuquan.
Pagi ini kami akan mengunjungi objek wisata terkenal yaitu Big Buddha Temple. Dari sini lalu mengunjungi Zhangye Danxia National Geological Park (juga disebut Gunung Pelangi Zhangye yang merupakan satu – satunya bukit berwarna-warni di China). Gunung ini dianggap memiliki kedekatan dengan umat Islam karena memang disebutkan dalam Al Quran. Sore harinya, kami akan diantarkan ke Jiayuguan Fortress. Hotel : Sky Fortunes Hotel (4 star)
H-6 (Jumat, 26 September 2025) : Jiuquan – Guazhou – Dunhuang.
Pagi ini kami akan melanjutkan perjalanan menuju kota Dunhuang yang berada di pinggir Gurun Gobi. Disini kami akan diajak melihat keindahan Son of Earth Sculpture yaitu sebuah karya seni raksasa dengan panjang lebih dari 15 meter dan menjadi karya monumental yang mengindikasikan bahwa kita adalah anak-anak dari bumi. Dari sini menuju Shanzhou Night Market untuk menikmati food street dan kuliner khas dari kota ini.
Hotel : Fuhua International Hotel (4 star)
H-7 (Sabtu, 27 September 2025) : Dunhuang
Pagi ini kami akan menuju Mogao Grottoes yang dikenal sebagai Gua Seribu Buddha yang sudah dibangun pada jaman dinasti Qin dan sudah ada dari tahun 221–206 SM. Perjalanan berikutnya mengunjungi Crescent Lake dengan menaiki camel ride dan Kembali dengan battery car.
Hotel : Fuhua International Hotel (4 star)
H-8 (Minggu, 28 September 2025) : Dunhuang – Liuyuan – Turpan.
Setelah sarapan kami akan mengunjungi Dunhuang Movie Set. Kemudian diantarkan menuju Kota Turpan dengan menggunakan kereta cepat atau Bullet Train (2nd class). Kota Turpan dinamai sebagai “Fire Land”, karena merupakan kota terpanas di China dan salah satu tempat terkering di dunia.
Hotel : Wanda Moments Hotel (4 star)
H-9 (Senin, 29 September 2025): Turpan – Urumqi
Pagi ini kami akan menuju Kota Urumqi yang merupakan Ibukota Xinjiang, yang ramai dengan penduduk Muslimnya. Setibanya di Urumqi, kami akan diantarkan menuju Jiaohe Ancient City yang merupakan salah satu keajaiban arsitektur dunia tersembunyi di Lembah Yarnaz, 10 kilometer (6,2 mil) di sebelah barat Turpan. Kami juga akan melihat Flaming Mountain, bukit-bukit batu pasir merah yang tandus dan terkikis, serta Uyghur Cultural yang merupakan desa untuk suku khas Uighur.
Hotel : Yilite Hotel (4 star)
H-10 (Selasa, 30 September 2025) : Urumqi.
Pagi ini menuju Tianshan Mountain, mengunjungi Tianshan Tianchi Lake atau disebut juga “Heavenly Lake” danau biru jernih yang terletak di sisi utara Pegunungan Bogda Shan di jajaran Tian Shan. Malam hari menuju Xinjiang International Bazaar.
Hotel : Yilite Hotel (4 star)
D11 (Rabu, 1 Oktober 2025) : Urumqi – Shanghai – Jakarta (B)
Setelah sarapan, kami akan diantarkan untuk terbang menuju Shanghai untuk penerbangan kembali ke Jakarta dengan jadwal sebagai berikut URC – PVG : 09.05 – 14.00 (MU-8368) PVG – CGK : 17.10 – 22.30 (MU-5069)
Hari ini kami akan tiba di Jakarta mengakhiri tour kami.
Demikianlah itinerary perjalanan kami ke China kali ini
Jakarta, 21 September 2025
Satria Dharma