Pagi ini beredar sebuah kisah hoax dengan judul:
KISAH NYATA ARTIS INDONESIA YANG STUDI DI TURKI
DULU MEREKA TUKANG SAPU, SEKARANG KAMI YANG MEREKA SAPU !!
Yang katanya ditulis oleh Jane Lee.
Kisahnya tentang mahasiswa di negara asing yang numpang ikut mahasiswa lain yang katanya berasal dari negara Turkistan. Ketika ditanya bagaimana keadaan di negaranya ia lalu bercerita bahwa negaranya kini dijajah China. Bahkan kini passportnya tertulis China.
Katanya itu terjadi karena dulu orang China datang ke Turkistan dan kemudian melakukan kudeta. Padahal dulu mereka datang hanya sebagai tukang sapu sekarang mereka menyapu warga lokal. 😁
Kisahnya lagi kini kehidupan muslim disana sangat sulit karena sholat dilarang, adzan dilarang. Jilbab kalau warna hitam akan dirobek ditempat. Jenggot dilarang, dlsb
Kisah ditutup dengan propaganda anti China seperti biasa.
“Wah.. akhi! Jangan sampai kalian tertidur atau lalai sedikitpun. Jangan sampai pemerintah kalian menganggap enteng hal ini. Keberadaan mereka merusak sekali. Mereka seperti tak punya perikemanusiaan. Egois..!!!” Tegasnya. Kalau tidak percaya coba kalian googling negara Turkistan, akan ada banyak informasi di sana, tambahnya.
Waspadalah para Kepala Derah 😟 demikian tutupnya.
Jelas sekali bahwa kisah ini adalah sebuah KEBOHONGAN. Dan itu mudah sekali untuk mengetahuinya.
Mengapa…?!
Karena Negara Turkistan itu TIDAK ADA. Jadi cerita ini jelas-jelas hoax. 😁
Dari bahasa Persia asal (lihat -stan), istilah “Turkistan” (ترکستان) tidak pernah merujuk kepada sebuah negara nasional.[1] Ahli geografi Iran pertama kali menggunakan kata ini untuk menggambarkan tempat dari bangsa Turki.[2]
https://id.m.wikipedia.org/wiki/Turkistan_(region)
Turkistan secara harfiah berarti “Tanah bangsa Turki” dalam Bahasa Persia yang merujuk pada suatu daerah di Asia Tengah antara Siberia di sebelah utara dan Tibet, India dan Afghanistan di sebelah selatan, Laut Kaspia di barat dan Gurun Gobi di timur.
Peta dari Turkestan modern dengan batas-batas negara. Region Turkistan meliputi SEJUMLAH NEGARA termasuk: Rusia (Tatarstan dan bagian dari Siberia), Mongolia, Cina otonom provinsi Xinjiang (juga dikenal sebagai Turkistan Timur atau Cina Turkistan), Kazakhstan, Turkmenistan, Tajikistan, Uzbekistan, Kyrgyzstan, dan bagian dari Afghanistan.
Jadi negara Turkistan itu tidak ada sehingga kisah tersebut jelas sekali hanya propaganda anti China yang dibuat untuk menimbulkan kebencian orang pada negara China. 🙏
Surabaya, 12 Agustus 2021
Satria Dharma
NB: Ini foto gadis Turki. Cantik ya…! 😁