Saeed (Sayyid) Jaffrey OBE (8 Januari 1929 – 15 November 2015) adalah seorang aktor Inggris-India. Karirnya mencakup peran film, radio, panggung dan televisi selama enam dekade dan lebih dari 150 film Inggris, Amerika, dan India. Selama tahun 1980an dan 1990an ia dianggap sebagai aktor Asia dengan profil tertinggi di Inggris, berkat peran utamanya dalam film My Beautiful Laundrette (1985) dan serial televisi The Jewel in the Crown (1984), Tandoori Nights (1985–1987) dan LittleNapoleon (1994). Meski ia sukses dalam karirnya sebagai bintang film tapi ia tidak sukses dalam kehidupan perkawinannya. Dan itu terjadi karena ia menceraikan istrinya untuk mengawini lawan mainnya dalam film.
Saeed Jeffrey menceraikan Mehrunima, istrinya yang kemudian berganti nama menjadi Madhur Jaffrey, untuk mengawini istri keduanya Jennifer. Namun aktor kawakan ini belakangan menyampaikan penyesalannya yang menyayat hati. Penyesalannya ia sampaikan keluar beberapa tahun setelah dia meninggalkan dunia ini. Saeed Jaffrey menyesalkan keputusannya meninggalkan istri pertamanya yang telah melimpahkan cinta dan kasih sayang tak terbatas padanya.
Istri pertamanya, Madhur Jaffrey CBE (née Bahadur; lahir 13 Agustus 1933) adalah seorang aktris Inggris-Amerika kelahiran India, dan belakangan setelah bercerai memiliki karier yang sukses sebagai tokoh televisi makanan dan perjalanan. Jaffrey dan Madhur menikah di Washington DC pada bulan September 1958 dan bercerai di Meksiko pada tahun 1966. Madhur memiliki tiga anak perempuan dari pernikahannya dengan Saeed Jaffrey: Zia, Meera dan Sakina.
Madhur Jaffrey belakangan setelah bercerai dengan Saeed Jeffrey dikenal karena membawa masakan India ke belahan bumi barat dengan buku masak debutnya, An Invitation to Indian Cooking (1973). Buku ini dimasukkan ke dalam Cookbook Hall of Fame James Beard Foundation pada tahun 2006. Dia telah menulis lebih dari selusin buku masak dan muncul di beberapa program televisi terkait, yang paling terkenal adalah Masakan India Madhur Jaffrey, yang ditayangkan perdana di Inggris pada tahun 1982. Dia adalah konsultan makanan di Dawat yang dianggap oleh banyak kritikus makanan sebagai salah satu restoran India terbaik di New York City. Pada tahun 1969, Madhur Jaffrey menikah dengan Sanford Allen, yang pada saat itu adalah seorang pemain biola di New York Philharmonic Orchestra.
Dalam buku hariannya Sayed Jaffrey pada 30-Juli-2019 menulis sbb :
“Saya berusia 19 tahun ketika saya menikah dengan Mehrunima yang berusia 17 tahun. Ketika saya tumbuh dewasa, saya sangat terpesona dengan budaya Inggris di kolonial India. Saya belajar berbicara bahasa Inggris dengan lancar, mengenakan jas dengan anggun, dan mengembangkan etika yang sempurna. Tapi Mehrunima tumbuh menjadi kebalikan dariku – seorang ibu rumah tangga yang sederhana dan tipikal. Semua nasehat dan teguranku tak mampu mengubah kepribadian dasarnya – istri yang penurut, ibu yang penyayang, dan ibu rumah tangga yang baik.
Tapi bukan tipe yang demikian yang kuinginkan. Semakin aku mencoba mengubahnya, semakin kami menjauh berseberangan. Perlahan-lahan dia bermetamorfosis dari seorang gadis muda yang ceria dan penuh kasih sayang menjadi seorang wanita yang pendiam dan tidak percaya diri. Sementara itu, aku mulai tertarik pada rekan aktorku yang merupakan sosok istri yang kuinginkan.
Setelah 10 tahun menikah, saya menceraikan Mehrunima, meninggalkan rumah dan menikah dengan lawan main saya. Saya telah memastikan keamanan finansial Mehrunima dan anak-anak saya. Selama sekitar 6-7 bulan semuanya berjalan dengan baik. Lalu aku mulai sadar, istri baruku itu ternyata tidak perhatian dan penyayang. Dia hanya memikirkan kecantikannya, ambisinya, keinginannya dan keinginannya… Terkadang aku merindukan sentuhan kepedulian Mehrunima dan kepeduliannya terhadap kesejahteraanku.
Hidup terus berjalan. Saya dan istri baruku adalah 2 orang yang tinggal dalam satu rumah, tapi bukan satu jiwa yang tinggal dalam satu rumah. Saya tidak pernah kembali untuk mencari tahu apa yang terjadi pada Mehrunima dan anak-anak saya.
Setelah sekitar 6 -7 tahun pernikahan kedua saya, saya menemukan sebuah artikel tentang Madhur Jaffrey, seorang koki terkenal yang baru-baru ini meluncurkan buku resepnya sendiri. Saat saya melihat foto wanita cerdas dan anggun itu, saya tercengang. Itu adalah Mehrunima. Tapi bagaimana bisa…?! Dia telah menikah lagi dan mengganti nama gadisnya juga.
Saya sedang syuting di luar negeri saat itu. Dia tinggal di AS sekarang. Saya mengejar penerbangan berikutnya ke AS. Saya bertanya tentang keberadaannya dan pergi menemuinya. Dia menolak menemuiku. Putri saya yang berusia 14 tahun dan putra saya yang berusia 12 tahun mengatakan kepadanya bahwa mereka ingin berbicara dengan saya untuk terakhir kalinya. Suami barunya ada di sisinya. Dia juga ayah sah anak-anak saya sekarang.
Sampai saat ini, saya tidak bisa melupakan apa yang anak-anak saya katakan kepada saya. Mereka memberitahu saya bahwa ayah baru mereka mengetahui arti cinta sejati. Dia mematahkan ‘Sangkar Negatif’. Dia menerima Mehrunima apa adanya dan tidak pernah mencoba mengubahnya menjadi dirinya yang dia inginkan, karena dia mencintainya lebih dari dia mencintai dirinya sendiri. Dia membiarkannya berkembang dengan kecepatannya sendiri dan tidak pernah mencoba memaksakan keinginannya padanya. Dia menerima dan menikmati dirinya apa adanya. Dan dia telah berkembang menjadi seorang wanita yang percaya diri, penuh kasih sayang, dan mandiri hari ini di bawah cinta dan penerimaan tanpa pamrih dari suami keduanya.
Sementara aku penuh dengan keegoisan, tuntutan dan ketidakterimaan terhadap kepribadiannya telah menghancurkannya dan kemudian keegoisanku telah membuangnya dengan ‘Menciptakan Sangkar Negatif’.
Pembelajaran terbesar dalam hidup saya adalah : Kita tidak perlu mengubah orang yang kita cintai, kita harus mencintai mereka apa adanya….” (Sayyid Jaffrey).
Nah, apakah Anda berupaya mengubah pasangan Anda agar mengikuti gaya hidup dan ambisi pribadi Anda seperti Sayyid Jaffrey? 😎
Balikpapan, 5 Agustus 2024
Satria Dharma