Negara Georgia awalnya dikenal sebagai Sakartvelo yang diterjemahkan menjadi “tanah Kartvelian”. Secara historis, wilayah ini disebut sebagai Iberia (Timur) atau Colchis (Barat) oleh orang Yunani dan Romawi kuno, dan sering disebut Gürcistan dalam bahasa Turki atau Gruziya dalam bahasa Slavia.
Kadang orang keliru mengasosiasikan negara ini dengan negara bagian Georgia di AS.
Ada rumor bahwa orang Georgia membenci orang Rusia. Secara umum, warga Georgia tidak membenci rakyat Rusia biasa, tetapi terdapat kebencian yang meluas dan mendalam terhadap negara Rusia akibat perang tahun 2008, pendudukan 20% wilayah Georgia, dan masuknya migran baru-baru ini. Meskipun banyak yang membedakan antara pemerintah dan warga negara, ketegangan tinggi terjadi terkait dampak ekonomi, keamanan, dan budaya.
Cuaca pagi ini diperkirakan antara 5 -27 derci.
Ini hari kedua kami di Georgia. Setelah santap pagi, kami akan diantarkan untuk berkeliling Ananuri Fortress Complex yang berdiri di belakang Zhinvali Reservoir.
ANANURI FORTRESS COMPLEX
Kompleks Benteng Ananuri adalah situs bersejarah abad ke-17 yang menakjubkan di Georgia, terletak di tepi Waduk Zhinvali yang biru kehijauan. Sebagai bekas kediaman dinasti Aragvi, benteng ini menawarkan perpaduan pemandangan pegunungan Kaukasus, arsitektur abad pertengahan yang terawat, dan gereja bersejarah, menjadikannya tujuan wisata populer. Benteng ini menawarkan panorama spektakuler Waduk Zhinvali yang berwarna biru kehijauan, yang merupakan latar belakang foto paling ikonik.
Kompleks Benteng Ananuri dulunya merupakan kediaman dinasti Aragvi. Kompleks ini berdiri di atas sejarah 1300 tahun. Abad Pertengahan menyaksikan bangkitnya keluarga feodal yang memerintah wilayah ini selama berabad-abad. Pengendalian wilayah ini penting karena memungkinkan perlindungan jalan dan wilayah dari invasi. Itulah fungsi utama yang dijalankan oleh benteng, sehingga memiliki signifikansi di wilayah tersebut. Bangunan ini telah menyaksikan bukan hanya banyak pertempuran dan beberapa pengambilalihan paksa, tetapi juga pengkhianatan selama bertahun-tahun sejak berdiri, terlepas dari masa lalunya yang penuh gejolak.
GERGETI MOUNTAIN
Gunung Gergeti (Gergeti Mountain) di Georgia adalah puncak menakjubkan setinggi 2.200 meter di Pegunungan Kaukasus Besar, terkenal dengan Gergeti Trinity Church abad ke-14 yang ikonik di puncaknya. Terletak dekat Stepantsminda di bawah Gunung Kazbek (5.047m), tempat ini menawarkan pemandangan gunung-gunung berselaput salju yang menakjubkan dan merupakan destinasi populer untuk pendakian, hiking, serta wisata sejarah, terutama selama musim panas.
Gereja Trinitas Gergeti berdiri di ketinggian sekitar 2.170 – 2.200 meter di atas permukaan laut. Gereja Trinitas Gergeti: Dibangun pada abad ke-14, gereja ini adalah simbol Georgia yang terkenal, sering disebut sebagai “gereja yang paling dekat dengan surga”. Untuk menuju ke gereja ini kami harus ganti kendaraan khusus yang 4X4 yang hanya berisi 5 orang karena jalanan sempit dan sangat menanjak.
Perjalanan ke Gunung Gergeti mengingatkan saya akan perjalanan ke Ladakh kapan hari dengan perjalanannya yang berkelok-kelok menanjak dan menurun di jalanan yang sempit. Bedanya jalanan di sini justru banyak dipenuhi oleh truk-truk besar yang melintas antar negara.
FRIENDSHIP MONUMENT
Jarak antara Friendship Monument ke Biara Gergeti sekitar 20 menit perjalanan.
Monumen Persahabatan dibangun pada tahun 1983 untuk memperingati dua abad Perjanjian Georgievsk, sebuah perjanjian yang ditandatangani pada tahun 1783 antara Kekaisaran Rusia dan Kerajaan Kartli-Kakheti, cikal bakal Georgia modern.
Monumen Persahabatan Rusia-Georgia, juga dikenal sebagai Monumen Perjanjian Georgievsk. Ini adalah sebuah landmark penting yang terletak di sepanjang Jalan Raya Militer Georgia dekat desa Gudauri di wilayah Mtskheta-Mtianeti, Georgia. Didirikan pada tahun 1983 untuk memperingati ulang tahun ke-200 Perjanjian Georgievsk yang ditandatangani pada tahun 1783 antara Kekaisaran Rusia dan Kerajaan Georgia, monumen ini berdiri sebagai bukti momen penting dalam sejarah bersama kedua negara.
Ironi Perjanjian: Meskipun dibangun untuk merayakan “persahabatan,” perjanjian asli tahun 1783 sebenarnya menyebabkan Rusia mencaplok Georgia tak lama kemudian, alih-alih membangun kemitraan yang setara, Monumen ini tidak pernah direnovasi oleh Rusia, meskipun tujuan awalnya adalah untuk merayakan persatuan tersebut.
AKSARA GEORGIA
Bahasa Georgia menggunakan aksara unik bernama Mkhedruli, yang terdiri dari 33 huruf aktif (sebelumnya 38 tapi yang 5 dibuang) Alfabet ini adalah salah satu dari 14 aksara asli dunia, berbentuk melingkar, dan ditulis dari kiri ke kanan.
ANJING
Kalau di Azerbaijan banyak kucing berkeliaran tapi di Georgia justru anjing yang banyak berkeliaran. Anjingnya jenis husky yang besar tapi jinak. Mereka juga senang kalau dielus-elus.
Tbilisi, 12 Mei 2026
Satria Dharma






































