Selama ini ada saja yang nyinyir terhadap IKN dan bilang bahwa IKN akan jadi ‘kota hantu’ karena mangkrak dan tidak ada penghuninya. Jelas sekali bahwa yang ngomong begitu belum pernah datang sendiri ke IKN. 😁
Ini kali kedua saya datang ke IKN. Sebelumnya cuma datang sebentar dan pulang hari ke Balikpapan. Tapi sekarang saya datang untuk menginap. Kemarin begitu sampai di Balikpapan dari Bandung saya lalu diajak ke IKN. Mulanya saya agak ogah karena sebulan ini saya ngider terus. Kan ya orang tuwir meski pun gagah seperti saya itu ada capeknya juga. 😁 Tapi karena didesak oleh istri akhirnya ya ikut juga. Daripada saya tidur sendirian di Balikpapan mending melihat ‘hantu’ di IKN. 🤣
Kami menginap di Hotel Qubika Boutique yang kayaknya bintang 3. Ternyata hotel ini penuh dan kami harus antri untuk check in (dan sampai malam masih saja orang berdatangan untuk check-in). Kamarnya lebih cozy dan lebih luas ketimbang Hotel Harris Convention yang kami inapi di Bandung kemarin (dan ternyata memang lebih mahal rate-nya ketimbang Harris Bandung). Alhamdulillah…! Malam ini saya akan tidur nyaman di hotel ini dengan memeluk istri saya yang cantik itu. 😁
Ternyata sekarang IKN dijadikan kota rekreasi oleh warga Kaltim dan warga dari luar Kalimantan. Banyak keluarga membawa anak-anaknya untuk berekreasi di sini. Tentu saja rekreasi di sini lebih menyenangkan ketimbang mereka datang ke Samarinda ata bahkan ke Balikpapan. Di sini pemandangan kotanya jelas lebih bagus dan udaranya lebih segar. Kota ini hanya minus mall. Mungkin suatu saat akan ada mall kalau para ASN sudah pada pindah ke sini. Kan rencananya para ASN akan secara bertahap dipindahkan di sini. Lha apartemennya sudah jadi, sekolah SD, SMP, SMA juga sudah jadi dan tampak megah. Mayoritas ASN yang dipindah ke IKN berusia muda. Mereka akan diberi fasilitas rumah dinas, tunjangan kemahalan, biaya pindah, dan fasilitas lain yang disesuaikan.
Sebanyak 4.100 aparatur sipil negara (ASN) dari 16 kementerian akan mulai menempati kantor baru di Ibu Kota Nusantara (IKN) sebentar lagi. Langkah ini adalah tahap awal pemindahan pusat pemerintahan ke IKN setelah ditetapkan sebagai ibu kota politik Indonesia melalui Perpres Nomor 79/2025. Sebelum menjadi ibu kota politik sekarang dijadikan kota rekreasi saja dulu. 😁
Dengan target menjadi ibu kota politik pada 2028, IKN kini bergerak dalam kecepatan tinggi, tak hanya pada infrastruktur fisik tetapi juga regulasi dan ekosistem sosial.
“Pemindahan ini bukan semata relokasi fisik, tetapi transformasi cara kerja pemerintah. Fokus kita bukan hanya pindah kantor, melainkan pindah pola pikir dan budaya kerja, agar pemerintahan di IKN menjadi simbol tata kelola baru,” ujar Wakil Menteri PANRB Purwadi Arianto.
Katanya RI 2 alias Mas Gibran akan datang besok Senin jadi ada beberapa persiapan protokoler hari ini.
Saya sempat ketemu Pak Basuki Hadimulyono yang sekarang resmi menjadi ‘Gubernur’ IKN. Setelah menjabat Mentri PUPR selama 10 tahun kini beliau didapuk jadi Kepala Otorita IKN dan sudah tinggal di IKN bersama istri. Karena cuma ketemu sebentar dan beliau lagi menjamu Bima Arya Wakil Mendagri maka saya tidak bertanya apakah ‘hantu-hantu’ IKN masih krasan di IKN. 😂
Nah, kapan kalian mau dolan ke IKN…?! Atau mau tunggu jalan tol langsung dari bandara Balikpapan selesai sehingga bisa langsung cus ke IKN hanya dalam satu jam? 😁
IKN, 30 Nopember 2025
Satria Dharma














