Seorang mengirim video wawancara antara Abraham Samad dengan Prof. Ryaas Rasyid di WAG. Ryaas Rasyid dengan menggebu-gebu menyatakan bahwa Jokowi adalah Presiden Indonesia terburuk dan bahkan sakit jiwa. Alasannya karena Jokowi berbohong soal mobil ESEMKA. Ngeri sekali omongan Ryaas Rasyid ini. Seperti orang yang sakit hati akut.
Benarkah Jokowi berbohong soal mobil ESEMKA? Yang dipersoalkan adalah pernyataannya bahwa sudah ada 6000 pesanan mobil Esemka dan itu dianggap sebagai kebohongan. Apanya yang bohong? Apakah Ryaas Rasyid bisa membuktikan bahwa pernyataan tersebut bohong? Apakah ada yang pernah membantah pernyataan tersebut dengan mengatakan bahwa sebenarnya tidak ada pesanan 6000 unit mobil Esemka tsb? TIDAK PERNAH ADA bantahan soal pesanan sejumlah tersebut. Anda boleh cari di mana saja. Tidak pernah ada orang apalagi pejabat yang pernah mengatakan bahwa pesanan itu tidak ada. Jadi mereka yang mengatakan bahwa Jokowi berbohong soal pesanan itu yang justru menyebarkan kebohongan. Sila tunjukkan bukti bahwa tidak ada pesanan mobil Esemka selama ini.
Berikut ini berita tentang pesanan mobil Esemka yang bisa dibuka.
Gubernur Jatim mengantre pesan mobil Esemka
Prabowo Ternyata Sudah Pesan Mobil Esemka Sejak 2013
Pemesanan Mobil Esemka Bima di Lampung Tembus 1.000 Unit
Terjual 300 Unit, Siapa Saja Pembeli Mobil Esemka?
Gubernur Ganjar Ingin Pesan Mobil Esemka Khusus Angkutan Sampah
Sila cari sendiri lainnya. Ada banyak berita soal ini. Jadi soal banyak yang SUDAH MEMESAN mobil Esemka ini bukanlah kebohongan.
Lalu mengapa Jokowi dianggap berbohong soal mobil Esemka? Jokowi dianggap berbohong soal Esemka karena ternyata mobil Esemka ternyata tidak bisa diproduksi massal sehingga pesanan yang 6000 unit itu juga tidak bisa dipenuhi. Intinya Esemka memang gagal untuk diproduksi massal.
Mengapa?
Karena Esemka gagal dalam uji emisi dan keselamatan lainnya. Pesanan tidak bisa dipenuhi karena ESEMKA tidak lolos uji keselamatan dan emisi. Selain itu dunia dihantam oleh pandemi Covid sehingga membuat dunia bisnis apa pun akhirnya rontok, termasuk Esemka. Lagipula belum ada satu pun dari yang memesan itu yang sudah membayar uang muka. Jadi tidak ada yang dirugikan. Kegagalan dalam uji coba emisi juga membuat Esemka tidak boleh diproduksi secara massal. Tidak ada perlakuan istimewa untuk Esemka meski pun sudah diendorse oleh Presiden Jokowi.
Sila baca ini.
BELUM LOLOS UJI EMISI, ESEMKA DIMINTA TAK PATAH SEMANGAT
Mobil Esemka Bensin Tidak Bisa Diproduksi Massal, Ini Alasannya
DPR: Mobil Esemka Tidak Lulus Uji Emisi Bukan Penjegalan
Tidak Ada Perlakuan Istimewa untuk Mobil Esemka
Karena berbagai pertimbangan bisnis dari pemilik pabrik Esemka maka akhirnya diputuskan untuk tidak meneruskan memproduksinya secara massal.
Jadi ketidakmampuan Esemka memenuhi pesanan adalah faktor dari pabrikannya dan tidak ada hubungannya dengan Jokowi. Jokowi sudah mendorong agar Esemka bisa berproduksi dengan membantu mempromosikannya tapi kegagalan dalam produksi adalah sepenuhnya kebijakan pemilik pabrik Esemka.
Jadi siapa yang berbohong dan sakit jiwa dalam hal isu mobil Esemka sebenarnya? 🤔
Jakarta, 22 April 2025
Satria Dharma