Apakah Anda sudah merasa berbahagia atau sedang menuju ke sana? 😁
Biasanya kalau kita ditanya kapan kita akan bahagia maka kita akan selalu menunjuk ke masa yang akan datang. Kita selalu berharap bahwa kebahagiaan kita ada di depan kita untuk kita raih. Kita sedang MENUJU ke masa bahagia kita saat ini. 😎
Ketika kita lulus dari sekolah kita ingin bisa kuliah di kampus yang kita impikan. Rasanya bahagia sekali jika kita bisa diterima dan kuliah di kampus idaman tersebut. Tapi ketika kita sudah diterima dan berkuliah di kampus tersebut, apakah kita merasa berbahagia? Tentu saja belum… Kita sedang MENUJU ke sana. Mungkin kalau kita sudah lulus dan diwisuda jadi sarjana kita akan merasakan kebahagiaan tersebut.
Kuliah selesai dan kita diwisuda. Kita tentu saja gembira… Tapi itu cuma sebentar dan setelahnya kita akan gundah karena punya gelar sarjana tapi belum dapat pekerjaan. Kebahagiaan kita adalah nanti jika kita diterima bekerja di perusahaan yang kita harapkan. Dia ada di masa depan. Tapi setelah diterima bekerja dan punya penghasilan ternyata masih ada yang kurang. Ternyata kita masih MENUJU bahagia. 🫡
Ketika kita masih bujangan kita akan berharap bahwa hidup kita akan bahagia dan sempurna setelah kita menikah. Alhamdulillah dapat pasangan…! 😁 Tapi setelah menikah kita berharap bahwa hidup kita akan bahagia dan sempurna setelah kita punya anak. Jadi menikah dengan pasangan yang kita idam-idamkan ternyata masih MENUJU bahagia. Kita berharap agar kita punya rumah sendiri, punya mobil, dan punya pekerjaan yang menjamin pendapatan bulanan kita. Selama itu belum kita miliki maka rasanya kita masih MENUJU bahagia.
Seperti masih ada yang kurang dari apa yang kita harapkan untuk memenuhi rasa bahagia kita. Apa ya…?!
Ketika kita punya anak kita berharap agar anak kita segera dewasa dan memberi kita rasa bahagia tersebut. Kita mengatakan pada diri kita sendiri bahwa hidup kita akan lengkap dan penuh kebahagiaan ketika anak-anak kita bisa bersekolah di sekolah yang favorit, meneruskan kuliah, dapat pekerjaan, menikah dengan pasangannya, dan kemudian lepas mandiri seperti kita dulu.
Kita berharap bahwa kebahagiaan akan datang saat itu di mana kita bisa pensiun dan berlibur ke mana pun karena telah memiliki segalanya.
Benarkah…?!
Jangan-jangan itu hanya ILUSI kita saja, sebagaimana kita mengejar ilusi-ilusi kita sebelumnya. Kita selalu MENUJU ke masa bahagia yang kita inginkan tapi kita belum sampai juga. Kita mengejar ilusi
Sebenarnya, tidak ada waktu yang lebih baik untuk berbahagia selain SAAT INI, di tahapan mana pun kita berada, baik kita memiliki atau pun tidak memiliki apa pun. Bukan di saat nanti atau kapan pun di masa depan. SEKARANG…!
Hidup kita akan selalu dipenuhi tantangan dan harapan yang tiada henti.
Yang terbaik adalah menyatakan dan MEMUTUSKAN pada diri sendiri untuk selalu bahagia di saat dan fase kehidupan yang mana pun. Tidak ada masa yang sempurna untuk merasa bahagia. Tidak ada syarat untuk memiliki apa pun untuk bisa bahagia. Bahagia adalah ketika kita menerima dan bersyukur pada apa pun yang kita terima dalam hidup. 🙏
Sebuah kutipan datang dari Alfred D. Souza. Dia berkata, “Untuk waktu yang lama saya merasa bahwa kehidupan akan segera dimulai – kehidupan nyata. Namun selalu ada rintangan di tengah jalan, ada sesuatu yang harus diselesaikan terlebih dahulu, ada urusan yang belum selesai, masih ada waktu yang harus dilunasi, atau ada hutang. untuk dibayar. Kemudian kehidupan akan dimulai. Akhirnya saya sadar bahwa hambatan ini adalah hidup saya.
Perspektif ini telah membantu saya untuk melihat bahwa tidak ada jalan menuju kebahagiaan. Kebahagiaan adalah jalannya itu sendiri. Jadi, hargai setiap momen yang Anda miliki sekarang juga dan ingatlah bahwa waktu tidak menunggu siapa pun.
Jadi, berhentilah menunggu hingga berat badan Anda turun sepuluh kilogram, hingga Anda menyelesaikan kuliah doktoral Anda, hingga Anda mempunyai anak, hingga anak-anak Anda meninggalkan rumah, hingga Anda mulai bekerja, hingga Anda pensiun, hingga Anda menikah, hingga Anda bercerai, hingga liburan atau cuti, sampai mendapat mobil atau rumah baru, sampai mobil atau rumah Anda lunas, sampai musim liburan, dll. Tidak ada waktu yang lebih baik daripada sekarang untuk berbahagia.
Kebahagiaan adalah sebuah perjalanan, bukan tujuan.
Bekerjalah seolah-olah Anda tidak membutuhkan uang, Cintailah seseorang seperti Anda tidak akan pernah terluka,
Dan menarilah seperti tidak ada yang melihat. 🙏
Surabaya, 13 Juli 2024
Satria Dharma