Sadio Mane
Bintang sepak bola Senegal, Sadio Mane sukses membawa Senegal menjadi juara Piala Afrika 2021. Ia berhasil menjadi bintang sepakbola dengan bayaran mahal.
Sadio Mane, menghasilkan sekitar $10,2 juta per tahun (sekitar 160 milyar per tahun). Meski demikian fansnya heran dan tak percaya saat melihatnya memegang iPhone 11 dengan layar retak. Kenapa tidak membeli HP baru? Padahal dia bisa membeli apa saja dengan penghasilannya tersebut.
Dalam wawancara dengan TeleDakar pada Oktober 2019, Mane sempat menguraikan bahwa tujuan utamanya setelah menjadi salah satu pemain top adalah membantu orang, utamanya tentu adalah rakyat Senegal. Jawabannya atas layar HP retak tersebut mencengangkan: “Mengapa saya menginginkan sepuluh Ferrari, 20 jam tangan berlian, dan dua pesawat jet? Apa manfaatnya bagi dunia? Saya dulu hidup dalam kelaparan, saya bekerja kasar di ladang, saya bermain tanpa alas kaki, dan saya tidak bersekolah. Sekarang saya bisa membantu orang di negara saya. Saya lebih suka membangun sekolah dan memberi makanan atau pakaian kepada orang-orang miskin. Saya telah membangun sekolah dan juga stadion bagi warga Senegal; kami menyediakan pakaian, sepatu, dan makanan untuk orang-orang yang sangat miskin. Selain itu, saya memberikan 70 euro per bulan (Rp. 1,2 juta) kepada semua orang dari wilayah Senegal yang sangat miskin untuk berkontribusi pada perekonomian keluarga mereka. Saya tidak perlu memajang mobil mewah, rumah mewah, perjalanan liburan, bahkan pesawat jet pribadi. Saya lebih suka rakyat Senegal menerima sedikit dari apa yang telah diberikan kehidupan kepada saya”. Sedikit katanya… 😳
Sadio Mane menyumbangkan hampir $350.000 atau setara dengan Rp5 miliar untuk membangun sekolah di Bambali pada tahun 2019. Kemudian dia juga menyumbangkan $693.000 atau Rp9,9 miliar pada 2021 lalu untuk pembangunan rumah sakit. Beberapa tahun lalu viral Sadio Mane main sepakbola di lapangan berlumpur di kampungnya. Kini, lapangan bola itu sudah disulapnya berstandar FIFA!
Pada 2019, Mane membangun masjid di Bambali yang dapat menampung hingga 2.000 jamaah.
Menjadi tenar, kaya, tetap hidup sederhana dan lebih suka berbagi dengan banyak orang adalah cara hidup yang langka dan hanya dimiliki oleh orang-orang tertentu dengan jiwa bagai malaikat. Saya jelas bukan termasuk orang-orang yang memiliki sikap mulia seperti Sadio Mane. Mungkin itu juga sebabnya mengapa Tuhan tidak menjadikan saya tenar dan kaya raya seperti Sadio Mane. Bisa bablas angine… 😂
Balikpapan, 6 Juni 2024
Satria Dharma