Apakah menurut Anda KETRAMPILAN dan KEMAMPUAN MEMBACA SECARA MANDIRI bagi anak-anak kita itu tidak penting?
Apakah menurut Anda melatih anak untuk BISA membaca dan kemudian melatih mereka sampai pada tahap TRAMPIL MEMBACA dan tumbuh kebiasaan membacanya itu tidak penting?
Atau bagaimana kalau saya ubah pertanyaannya…
Apakah menurut Anda KEBIASAAN DAN RITUAL MEMBACA bagi UMAT ISLAM itu tidak penting?
(Lalu mengapa Allah justru menurunkan PERINTAH PERTAMA DAN UTAMA bagi umat Islam melalui wahyu pertamanya kepada Nabi Muhammad justru perintah untuk IQRA’ alias MEMBACA? Katanya Anda seorang muslim… Lha kok tidak paham betapa pentingnya IQRA’ itu sehingga Allah justru menurunkannya sebagai wahyu pertama bagi umat Islam?)
Saya sudah menanyakan hal ini kepada sangat banyak orang tua, guru, kepala sekolah, pejabat kementrian, para akademisi, para ustad, para intelektual, dan bahkan orang awam sekali pun…
Dan semua menjawab PENTING dan bahkan SANGAT PENTING. Kemampuan membaca itu PENTING dan bahkan SANGAT PENTING.
Tapi begitu saya lanjut dengan pertanyaan : Siapa yang BERTANGGUNG JAWAB untuk menumbuhkan budaya baca anak-anak/siswa/umat/bangsa di rumah, di sekolah, di lingkungan dan bagaimana kita melakukannya,…dstnya tiba-tiba semua merasa bahwa itu BUKAN tanggung jawabnya.
Itu tanggung jawab pihak lain, entah siapa….
Jadi jangan heran jika anak-anak dan siswa kita di sekolah kita TIDAK MEMILIKI kemampuan membaca yang memadai untuk bisa bersaing dengan anak-anak dari negara lain.
Dengan kemampuan membaca yang rendah maka anak-anak kita akan sulit untuk menguasai Matematika, Sains, Sejarah, Sastra, atau apa pun. Kemampuan Membaca Adalah PINTU MASUK untuk memahami dan menguasai semua bidang Pelajaran. Jika pintunya tidak terbuka cukup lebar maka anak-anak kita tidak akan mampu masuk untuk menguasai bidang pelajaran apa pun.
BERSEKOLAH TAPI TIDAK BELAJAR
Jangan heran jika nilai tes PISA (dan tes akademik apa pun) anak-anak kita SELALU DAN SELALU JEBLOK dari tahun ke tahun. Nilai tes PISA anak-anak kita di tahun 2022 ini bahkan mundur ke nilai tes PISA tahun 2013. Kita tidak berjalan lambat tapi berjalan mundur. Sungguh mengenaskan…!
Tapi anehnya kita (orang tua, guru, ulama, Disdik, Bupati, Kemendidasmen) belum juga menyusun cara, panduan, dan strategi untuk MEMBENTUK KEBIASAAN DAN KETRAMPILAN MEMBACA anak-anak dan siswa kita.
Kita selalu mengira (take it for granted) bahwa jika anak kita bersekolah maka PASTI KEMAMPUAN, KETRAMPILAN, DAN KEBIASAAN MEMBACA anak kita pasti akan terbentuk.
Padahal kita sudah tahu bahwa ‘schooling’ itu tidak sama dengan ‘learning’. Anak-anak yang berangkat ke sekolah dan diajar oleh guru belum tentu benar-benar belajar (learning).
Dan faktanya anak-anak kita memang ‘not learning’.
KURANGNYA JAM TERBANG MEMBACA
Kita harus mau menerima kenyataan bahwa kita BELUM/TIDAK memberi anak-anak dan siswa kita bekal dan JAM TERBANG yang cukup bagi mereka untuk memiliki KEMAMPUAN, KETRAMPILAN, DAN KEBIASAAN MEMBACA. Butuh JAM TERBANG yang cukup tinggi agar anak-anak kita sampai pada tahapan mampu menjadi PEMBACA MANDIRI. Anak-anak di negara lain yang memiliki nilai tes yang tinggi dalam tes membaca ya karena memiliki JAM TERBANG membaca yang tinggi pula. Anda tidak akan bisa menjadi pemain sepakbola atau pemusik yang handal tanpa memiliki JAM TERBANG berlatih yang memadai. Itu adalah logika sederhana yang selalu kita abaikan (dan akhirnya kita terima akibatnya).
Lalu…
Apakah kita akan terus bersikap masa bodoh, denial, tidak mau tahu dengan fakta dan kenyataan ini? (Apakah sebagai umat Islam kita akan tetap tidak peduli dengan perintah IQRA’ yang sangat penting dan utama ini?)
AJAKAN UNTUK BERUBAH
Saya mengajak Anda untuk mengubah situasi ini.
Mari kita bersama-sama berupaya untuk menumbuhkan BUDAYA MEMBACA sehingga terwujud masyarakat yang memiliki kemampuan membaca yang tinggi (ummatun qari’atun).
Saya punya strategi untuk menumbuhkan budaya baca anak dan siswa dan sudah terbukti selama ini. 🙏
Jika Anda seorang guru/ustad, kepala sekolah/pesantren, pengawas, kepala dinas, bupati, walikota, yang ingin mendengarkan bagaimana cara dan strategi untuk menumbuhkan budaya baca anak dan siswa di sekolah maka saya bersedia datang ke tempat Anda. Gratis sama sekali (tidak perlu juga bawakan saya oleh-oleh). Saya bahkan akan bawa beberapa buku untuk saya bagikan pada para audiens secara gratis juga. 😊
Hubungi saya di 0811545430. Jangan telpon, tulis WA saja. 🙏
Surabaya, 15 Juli 2026
Satria Dharma