Setelah berpikir keras dan menganalisis dari berbagai sudut dan kemiringan akhirnya saya menemukan sebuah perspektif baru tentang perkara ijazah palsu Pak Jokowi ini. Banyak di antara kita yang terkecoh dengan tindakan para avengers pejuang kebenaran dan penuntut kejujuran UGM yang terdiri atas Amien Rais, Roy Suryo, Rismon Sianipar dan dokter Tifa yang tergabung dalam Tim Pembela Ulama dan Aktivis (TPUA) yang menggrudug UGM kemarin. Banyak di antara kita yang suudzon pada para avengers tersebut dan mengira bahwa mereka bermaksud buruk terhadap Pak Jokowi. Tidak, saudara-saudara… Mereka sebenarnya bermaksud baik. Itulah sebabnya Roy Suryo ketika mulai berbicara kepada tim UGM dia bilang, “Pak Sri, niatnya kita baik ya.” 😁
Jadi begini yang sebenarnya, Ferguso…
Mereka itu sebenarnya gerah dan geram karena ijazah Jokowi ternyata palsu. Mereka telah meneliti dan menganalisa dari segala sudut secara ilmiah, terukur, dan komprehensip. Kalau tidak salah bahkan mereka telah menggunakan tes karbon segala untuk menguji usia kertas ijazah Jokowi. Gak main-main….Mereka bahkan yakin 100 milyar persen ijazah Jokowi itu palsu. Karena Jokowi adalah alumnus UGM dan itu diakui sendiri oleh kampusnya maka tidak bisa tidak maka itu artinya UGM telah memberikan ijazah palsu kepada Jokowi. Sungguh gila ini…. Mosok kampus kayak UGM memberi ijazah palsu kepada alumninya sendiri. Kalau ijazah dari UGM itu aslI kan tidak mungkin Jokowi memalsukan ijazahnya sendiri. Olaopo… Dan ini tidak bisa dibiarkan begitu saja. Harus ada tindakan yang tegas dan terarah agar kebenaran terungkap dan rok tersingkap. 😎
Jadi mereka datang menggrudug ke UGM untuk menuntut agar UGM memberikan ijazah yang asli kepada Jokowi. Tidak boleh kampus memberikan ijazah palsu kepada alumninya. Jadi tujuan mereka sebenarnya adalah baik untuk membantu Jokowi memperoleh ijazah yang asli dari UGM. Dengan terbitnya ijazah asli dari UGM nanti maka tentulah Jokowi akan bisa menunjukkan ijazah aslinya kepada publik dan isu ijazah palsu Jokowi akan hilang dengan sendirinya.
Ngono lho, bro… 😁
Setelah memahami situasi ini saya lalu mengucapkan syukur alhamdulillah. Saya jadi khusnudzon pada para avengers ini. Ternyata niat mereka memang baik. Oleh sebab itu saya mengajak pada semua teman yang semula suudzon berubah menjadi Fadli Zon, eh! khusnudzon pada mereka.
Surabaya, 16 April 2025
Satria Dharma