Presiden yang juga Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto menyampaikan pidato saat perayaan HUT Ke-17 Partai Gerindra di Sentul International Convention Center, Bogor, Jawa Barat, Sabtu (15/2/2025).
Publik tiba-tiba tersentak oleh ungkapan ‘ndasmu’ yang dilontarkan oleh Presiden Prabowo pada acara perayaan Hari Ulang Tahun ke-17 Gerindra kapan hari. Kata “ndasmu” itu terlontar kala Prabowo, yang juga menjabat sebagai Ketua Umum Partai Gerindra, menanggapi kritik terhadap tiga programnya: pembentukan kabinet, makan bergizi gratis, dan kedekatannya dengan mantan presiden Joko Widodo. Peserta yang hadir langsung tertawa. Seandainya saya ada hadir di acara tersebut mungkin saya akan menimpali dengan pisuhan ala Betawi, “Pale lu peyang”. 🤣 Tapi beberapa pengamat politik berkomentar bahwa ungkapan pisuhan tersebut berlebihan, kekanak-kanakan, dan tak pantas diucapkan seorang kepala negara.
Sebagai warga Surabaya terus terang saya sendiri tertawa ketika melihat video Ketika beliau mengucapkan ‘ndasmu’ itu. 😁 Itu pisuhan yang sangat sering kami dengarkan di lingkungan arek Suroboyo. Untuk warga Surabaya pisuhan tersebut termasuk dalam level biasa-biasa saja dan biasa keluar secara spontan dalam percakapan ketika kita tidak setuju terhadap sesuatu. “Ndasmu… Yo gak ngono rek…!” 🤭
Apakah saya senang presiden saya misuh Suroboyoan seperti itu? Tunggu dulu…
Suka atau tidak suka warga Indonesia telah terbelah menjadi Grup 42 dan Grup 58. Grup 42 mungkin tidak setuju dengan pisuhan tersebut sedangkan yang grup 58 akan menganggap itu sebagai hal biasa saja. Mungkin mereka malah senang presidennya bisa misuh seperti itu.
Saya sih sebenarnya lebih suka jika presiden saya tidak misuh, meski pun saya juga tidak keberatan jika Presiden Prabowo mau misuh seperti itu. Biar sajalah …! 😎 Selama ini kita telah mendapatkan presiden orang Solo yang sangat santun dan tidak pernah membalas apa pun hinaan, hujatan, fitnah yang ditujukan kepada dirinya selama 10 tahun. Sepuluh tahun penuh Presiden Jokowi TIDAK PERNAH MEMBALAS apa pun hujatan, hinaan, dan fitnah yang ditujukan kepadanya oleh orang-orang yang membencinya. 🙏
Now, the time is over….
Sekarang kita punya presiden mantan Jendral Kopassus yang kenyang dengan pengalaman perang di hutan-hutan dan beliau siap misuhi siapa saja yang mau nrunyak atau ngomong seenaknya pada dirinya. Rasakno kon…! Masa-masa ketika warga bisa dengan seenaknya menghina, menghujat, memfitnah presiden sudah lewat…. Sekarang presiden kita akan misuh jika dia tidak setuju dengan kritik asbun, apalagi hujatan dan hinaan terhadap dirinya. 😁
Kalau Anda tidak bisa menerima kenyataan ini then it’s your problem. Saya hanya berharap agar Pak Prabowo tidak misuh ala Suroboyoan lebih lanjut. Semoga pisuhan berikut ini tidak ikut keluar :
– Makmu kiper…!
– Dobol.
– Raimu asu.
– Cangkemmu suwek.
– Mbokne ancuk.
– Ojok nggatheli opo’o.
– Gak taek-taekan.
– Dlsb. 🤣
Balikpapan, 18 Februari 2025
Satria Dharma