Pagi ini kami rencananya berangkat lebih awal. Tapi nyatanya jam 09 kami baru meluncur karena ada saja peserta yang lambat karena urusan ini dan itu. Pagi ini kami akan meluncur ke York yang merupakan kota di Inggris. Jarak dari Gretna Green ke York adalah sekitar 3 jam perjalanan. York adalah satu-satunya tujuan wisata kami hari ini.
YORK
York adalah sebuah kota di North Yorkshire, Inggris, dekat Sungai Ouse dan Foss. York didirikan pada tahun 71 oleh bangsa Romawi sebagai Eboracum. Setelah bangsa Anglia pindah ke tempat ini, kota ini bernama Eoferwic, dan menjadi pusat Kerajaan Northumbria. Kota ini merupakan ibu kota historis Yorkshire. Eboracum didirikan pada tahun 71 M dan Romawi kemudian memerintah wilayah tersebut selama lebih dari 400 tahun. Jadi kota ini benar-benar sudah tua dan sangat klasik.
Kaisar Constantine lahir di York dan merupakan kaisar Romawi pertama yang dimahkotai di Eboracum. Patungnya terletak di luar York Minster dan merupakan tempat pertemuan populer bagi penduduk setempat.
Kita dapat mengunjungi sisa-sisa zaman Romawi di menara multi-sudut di Museum Gardens dan di ruang bawah tanah pub Roman Baths yang, sesuai dengan namanya, merupakan sisa-sisa pemandian Romawi. Kedua situs ini adalah beberapa permata tersembunyi di York. Tapi kami tidak sampai ke sana.
York adalah pemukiman Viking yang disebut Jorvik. Viking Denmark, dipimpin oleh Ivar The Boneless yang menginvasi York pada tanggal 1 November 866AD dan mengganti nama kota menjadi Jorvik. Eric Bloodaxe adalah penguasa terakhir Jorvik dan dikalahkan oleh Raja Eadred pada tahun 954 M sebagai bagian dari upaya suksesnya untuk menyatukan Inggris.
Pusat viking Jorvik adalah salah satu atraksi paling populer di York dan secara kreatif memamerkan artefak Viking yang ditemukan di situs ini selama penggalian arkeologi pada tahun 1980-an.
York merayakan warisan Vikingnya dengan Festival Viking tahunan di bulan Februari. Puncak festival ini adalah parade suku Viking yang meriah melalui pusat kota.
York memang kecil tapi tergolong kota. Nama York pertama kali tercatat pada abad ke-13.
York adalah kota katedral (salah satu dari 51 kota di Inggris), sebuah otoritas kesatuan dan tidak dianggap sebagai bagian dari suatu daerah.
Little Shambles
The Shambles adalah jalan bersejarah di York. Jalan-jalan di sini menampilkan bangunan abad pertengahan yang dilestarikan. Bahkan ada yang berasal dari abad ke-14. Shambles adalah salah satu landmark paling terkenal di York dan salah satu jalan perbelanjaan abad pertengahan yang paling terpelihara di Eropa. Dengan jalanan berbatu dan bangunan menjorok, tempat ini diyakini menjadi inspirasi di balik Diagon Alley dari film adaptasi serial Harry Potter.
The Shambles secara umum diterima sebagai satu-satunya “jalan” yang tercatat dalam entri Domesday York tahun 1086. Jadi jalanan ini sudah dikenal 400 tahun sebelum kerajaan Demak berdiri.
Kota York di hari Minggu sungguh ramai dan dipenuhi oleh para turis dari berbagai negara. Rasanya seperti mengikuti sebuah festival saja. Satu-satunya yang menjengkelkan dari perjalanan ini adalah terbatasnya toilet bagi kami yang kedinginan dan selalu ingin buang air. Tidak ada toilet gratis di mini market seperti di Indonesia. Kalau pun ada toilet kita harus bayar 40 pence dan tidak bisa dibayar dengan uang 1 pound koin. Jadi kami memang harus pintar-pintar menyiasatinya.
York, England, 7 Oktober 2024
Satria Dharma
