Seperti biasa kalau saya beli celana baru maka saya harus potongkan kakinya karena kepanjangan. Karena saya tidak bertambah tinggi dan juga tidak bertambah pendek maka saya tahu berapa cm panjang celana yang pas untuk saya. Penjahit yang saya minta untuk memotong kaki celana saya tidak perlu mengukur-ngukur tubuh saya lagi. Saya tinggal sampaikan panjang celana yang saya inginkan.
Saya punya langganan penjahit untuk memotongkan celana di pasar dekat rumah. Tapi beberapa waktu yang lalu di super market di perempatan jalan besar dekat rumah saya ada dibuka penjahit yang lebih bersih dan nyaman. Ya jelas bedalah dengan yang ada di pasar. Saya lalu mencoba untuk memotongkan celana di sana. Ternyata biayanya lebih mahal daripada yang di pasar. Kalau di pasar bisanya biayanya hanya 15 ribu kalau di penjahit baru ini 20 ribu. It’s OK… Kan biaya sewanya lebih mahal kalau di super market.
Kemarin saya beli celana baru karena ukuran perut saya tampaknya mengalami perkembangan yang sebenarnya tidak menggembirakan. Celana-celana lama mulai protes dan menekan perut saya. Celana baru itu lalu saya bawa ke penjahit baru ini. Ketika si penjahit menulis bon ia menulis 25 ribu. Saya lalu bertanya mengapa ia menaikkan ongkosnya. Si penjahit lalu menjawab memang sekian biayanya. Saya tentu heran lha wong saya ingat betul beberapa waktu yang lalu saya hanya dikenai ongkos 20 ribu. Kan saya baru saja memotongkan celana dengan ongkos 20 ribu kapan hari. Tapi si penjahit bersikeras bahwa ongkosnya memang 25 ribu sejak awal dan ia bahkan mempertanyakan kapan saya pernah memotongkan celana padanya.
Saya tercengang… 😳
Seandainya dia bilang bahwa sekarang ongkosnya naik jadi 25 ribu saya mungkin akan maklum. Tapi kalau ia bilang bahwa harganya memang sekian dan ia bahkan mempertanyakan kapan saya pernah memotongkan celana padanya dengan ongkos 20 ribu maka itu sama dengan menuduh saya berbohong padanya demi mendapatkan ongkos lebih murah. Sing bener ae rek…! 😁
Akhirnya saya batalkan memotongkan celana padanya dan saya bawa lagi ke pasar penjahit lama saya. Kalau pun seandainya penjahit lama saya minta ongkos 50 ribu tetap akan saya bayar. 😁
Mosok dibilang bahwa ijazah saya palsu, eh! Mosok saya dianggap berbohong soal ongkos potong celana. 🤭
Surabaya, 19 Juli 2025
Satria Dharma