Tidak ada negara yang sesial Ukraina dan tidak ada kepala negara yang sekonyol Zelensky sekarang ini. 😟
Coba lihat Ukraina saat ini. Sebelum perang, populasi Ukraina adalah 42 juta jiwa, sekarang hanya tersisa 29 juta jiwa. Diperkirakan lebih dari satu juta orang tewas, sementara lebih dari 10 juta lainnya telah melarikan diri atau mengungsi. Banyak yang kembali ke rumah mereka berjuang untuk membangun kembali kehidupan mereka karena mereka kehabisan uang dan mendapati rumah mereka hancur menjadi puing-puing. Perang juga berdampak buruk pada kesehatan mental warga Ukraina. Banyak yang hidup dengan stres dan kecemasan terus-menerus akibat rudal dan artileri yang berdatangan, dengan 30% penduduk menderita gangguan kesehatan mental.
Sebelum perang, utang nasional Ukraina adalah 22,7 miliar dolar AS.
Sekarang, utang negara telah membengkak menjadi 240 miliar dolar AS—naik lebih dari sepuluh kali lipat hanya dalam tiga tahun! Kini 20% wilayahnya telah hilang. Rusia tidak mau mengembalikan daerah Ukraina yang telah dikuasainya.
Amerika Serikat mengklaim telah memberikan bantuan sangat besar. AS merupakan negara donor tunggal terbesar bagi Ukraina, dengan total bantuan yang telah dikirimkan ke Ukraina setidaknya sebesar $123 miliar sejak invasi besar-besaran Rusia pada tahun 2022, di mana $69 miliar dalam bentuk bantuan militer. Setelah Trump jadi presiden dan Trump tidak ingin meneruskan perang dengan Rusia maka Trump membalikkan badan. AS sekarang meminta Ukraina membayar kembali 500 miliar dolar AS! Sungguh gila AS ini kan…?! . Awalnya disebut “bantuan untuk Ukraina,” tetapi sekarang dianggap sebagai utang Ukraina kepada AS. Jadi ini jelas pemerasan besar-besaran. Ukraina jelas-jelas telah tertipu mentah-mentah oleh AS.
Bagaimana kalau Ukraina tidak bisa membayar tagihan ‘utang’ dari AS tersebut? Jika tidak mampu membaya maka, sumber daya mineral Ukraina dipaksa untuk dijadikan jaminan ‘utang’ tersebut.
Jadi inilah situasinya sekarang. Ukraina kehilangan wilayahnya 20%, jutaan warganya mati dan minggat (Sebagian jadi turis tinggal di Bali). tidak punya uang, dan bahkan masih punya utang ratusan milyar dolar kepada AS yang semula dipikir adalah penyelamatnya. Yang tersisa hanyalah reruntuhan sisa perang dan utang yang menggunung! 65% dari seluruh pembangkit listrik tenaga panas di Ukraina telah menjadi reruntuhan. Penduduk Kharkiv harus berjalan sejauh lima kilometer hanya untuk mendapatkan air tanah. Ini bukan lagi perang modern! Ini seperti peradaban yang mundur ke zaman primitif!
Apakah ada negara yang sesial Ukraina…?!
Dulu Ukraina didorong-dorong untuk ikut NATO. Berbagai janji diberikan kepada Zelensky. Itu sebabnya Zelensky merasa besar kepala dan berani terhadap Rusia. Dia dijanjikan untuk dibela sepenuhnya oleh negara-negara NATO. Padahal sebenarnya semua itu adalah rencana jahatnya AS. Baca penjelasan Jeffrey Sachs di sini. https://scheerpost.com/…/jeffrey-sachs-explains-the…/
Apakah ada presiden yang sekonyol Zelensky…?!
Mengapa Zelensky mengira bahwa ia pasti akan dibantu oleh negara-negara NATO sepenuhnya dalam perangnya dengan Rusia?
Jelas-jelas Joe Biden menyatakan bahwa Ukraina tidak bisa masuk NATO (yang artinya tidak akan dibela sepenuhnya oleh 31 negara anggota NATO lainnya) pada saat sedang berperang dengan Rusia. Nanti kalau perang sudah selesai baru bisa dipertimbangkan. Yang bisa diperoleh Ukraina hanyalah bantuan ‘individual’ dari negara NATO seperti Prancis dan Jerman yang telah mengirim bantuan persenjataan selama ini.
https://edition.cnn.com/…/zelensky-nato…/index.html
Dan sekarang inilah ‘janji’ yang diberikan oleh AS kepada Ukraina.
Para tentara Ukraina di garis depan kini rata-rata berutang 150.000 dolar AS kepada perusahaan senjata Amerika. Di Twitter, beredar foto tagihan yang menunjukkan bahwa biaya satu peluncuran roket HIMARS lebih mahal dari gaji seorang dokter Ukraina selama sepuluh tahun!
Warga Donetsk berkata: “Kami mempertaruhkan nyawa hanya untuk membuat para pedagang senjata Barat semakin kaya!”
Lalu bagaimana rakyat Ukraina bisa bertahan di masa depan? Siapakah orang yang akan paling disalahkan dari situasi ini. Jelas Zelensky. Zelensky secara jujur mengakui sebuah kenyataan pahit: “Ukraina telah seperti tanaman yang terus dipanen oleh AS dan Eropa selama tiga tahun.”. Ya, Eropa juga berada di belakang AS dalam mendorong Zelensky untuk melawan Rusia dan masuk NATO. Tapi Eropa tidak serakus AS.
Henry Kissinger pernah berkata:
“Menjadi musuh Amerika adalah hal yang berbahaya, tetapi menjadi teman Amerika adalah hal yang mematikan.”
Semoga warga Indonesia dapat belajar dari kesalahan Zelensky dan Ukraina. 🙏
Surabaya, 11 Maret 2025
Satria Dharma