Hari ini saya memecahkan rekor saya sendiri dalam olahraga jalan kaki pagi. Pagi ini saya berhasil berjalan kaki sebanyak 17.652 langkah. Jadi melampaui rekor saya sebelumnya di tanggal 22 Desember 24 sebanyak 16.605 langkah. Saya merasa sangat senang bahwa ternyata saya sehat walafiat, memiliki stamina untuk berjalan sejauh itu, punya tekad untuk melakukan sesuatu yang bermanfaat bagi diri sendiri, dan melakukan hal yang ada juga manfaatnya bagi orang lain. Jadi sambil jalan olahraga pagi saya membeli nasi bungkus dan snack lalu saya bagikan pada tukang becak, tukang sampah, pembersih jalan, tukang ojek, pemulung, dan pengemis yang saya temui di sepanjang perjalanan.
Ada teman alumni SMP saya yang juga melakukan rutinitas yang sama, yaitu olahraga jalan kaki pagi juga, tapi dia melakukannya di stadion olahraga dengan berjalan mengelilinginya beberapa kali. Tapi langkah yang ia tempuh biasanya hanya setengah dari yang saya lakukan. Saya sendiri memilih untuk jalan kaki menyusuri jalan-jalan, masuk kampung-kampung, kompleks perumahan, dan bahkan gang-gang sempit. Bagi saya itu juga termasuk rekreasi, semacam adventurous walk. Rute yang saya lewati juga selalu saya ubah untuk menghindari kebosanan melalui jalanan atau gang-gang yang sama. Pagi ini saya berjalan sampai ke Jalan Nginden, Manyar, Menur dan balik ke Rungkut lagi.
Sepanjang perjalanan saya tadi saya berhenti dua kali. Sekali untuk minum es kopi dan sekali untuk mengudap lumpia Semarang. Iseng-iseng saya tanya penjualnya, seorang anak muda, dan dijawab bahwa ia jualan mulai jam 6 pagi sampai jam 4 sore. Ia mampu menjual 100 buah lumpia setiap hari. Sabtu dan Minggu lebih banyak lagi. Not bad…! 😁
Surabaya, 9 Januari 2025
Satria Dharma