Berapa penghasilan yang cukup bagi seorang pensiunan di Amerika? Ini kisah seorang ‘baby boomer’ bernama George Dziamniski, usia 62 tahun, yang hidup dari pendapatan Jaminan Sosial dan gaji paruh waktu dari Walmart. Dia hidup dengan penghasilan $2.600 setiap bulan dari Jaminan Sosial dan pekerjaannya di Walmart dengan penghasilan sekitar 41 juta rupiah sebulan.
Dia bekerja dua atau tiga hari seminggu di gudang Walmart dan mencairkan cek Jaminan Sosial bulanannya, yang menurutnya cukup untuk membiayai gaya hidupnya yang “sederhana”. Dziamniski membiayai kebutuhan pokoknya: apartemen, bahan makanan, dan ponsel. Dan, terkadang, dia menghabiskan sedikit uang ekstra untuk membeli buku — dia menyukai sejarah — atau sepasang sepatu lari baru.
Dia tinggal di selatan Pittsburgh dan menerima $1,022 sebulan dalam Jaminan Sosial. Dia mendapat penghasilan sekitar $800 setiap dua minggu dari pekerjaannya di Walmart, dan dia punya beberapa ribu dolar yang disimpannya jika terjadi keadaan darurat.
“Saya hidup sesuai kemampuan saya,” katanya. Dia tinggal sendirian, tidak punya mobil, dia bilang dia sering naik angkutan umum atau mendapat tumpangan dari kerabatnya. Untuk layanan kesehatan, Dziamniski mengatakan sebagian besar kunjungan dokternya ditanggung oleh Medicare, yang biayanya sedikit di atas $150 per bulan dan dipotong dari cek Jaminan Sosialnya.
Menurut survei Northwestern Mutual untuk pensiun dengan nyaman, mayoritas orang Amerika membutuhkan sekitar $1,5 juta (24 M). Namun ketika Amerika berada di ambang krisis pensiun, jutaan orang lanjut usia tidak mempunyai tabungan atau aset yang mereka perlukan untuk berhenti bekerja.
Pada tahun 2023, rata-rata pensiunan Amerika memiliki tabungan pensiun sekitar $170,726 (sekitar 2,7 M), turun dari $191,659 pada awal tahun 2022. Pengurangan 10% ini jauh lebih rendah daripada yang direkomendasikan sebesar $555,000 (sekitar 8,8 M). Hanya 12% pensiunan yang telah mencapai atau melampaui jumlah tabungan yang direkomendasikan.
Dziamniski, sebaliknya, merasa dia tidak membutuhkan $1,5 juta itu. Baginya, jumlah tersebut tampak “aneh” dan jauh lebih banyak daripada yang bisa ia keluarkan. Dziamniski hidup hemat dan memilih untuk tidak berlibur. Meski dia tidak memiliki tabungan pensiun, tapi dia tidak khawatir. Ia malah bilang “Jika saya punya $1 juta, saya tidak tahu apa yang akan saya lakukan dengan itu,”. Ia mengatakan dia tidak membutuhkan banyak.
Dziamniski mengatakan dia tidak sering mengeluarkan uang untuk keperluan rekreasi atau aktivitas. Dia juga tidak berlibur: “Saya sudah cukup mengunjungi banyak tempat, dan itu tidak masalah bagi saya,” katanya. Ke depannya, Dziamniski berencana memanfaatkan waktu luangnya untuk melakukan hobi seperti membaca dan menulis. Meskipun ia tidak mempunyai banyak tabungan, ia berencana untuk terus bekerja selama ia mampu.
“Saya pikir jika orang-orang melihat bahwa mereka tidak ‘membutuhkan’ sebanyak yang mereka ‘inginkan’, mereka bisa menjadi lebih bahagia,” kata Dziamniski.
Berdasarkan Survei Populasi Saat Ini dari Biro Sensus, lebih dari separuh orang Amerika berusia di atas 65 tahun memiliki pendapatan tahunan sebesar $30.000 atau kurang — angka yang mendekati garis kemiskinan federal (480 jt atau 40 juta sebulan). Beberapa dari mereka hidup dari gaji ke gaji untuk Jaminan Sosial, yang mungkin mulai menyusut pada tahun 2030. Garis kemiskinan di Amerika (Federal Poverty Level) untuk tahun 2024, adalah $15,060 per orang, atau $1.255 per bulan (20 juta sebulan). Jadi kalau pendapatan bulanan Anda kurang dari 20 juta sebulan maka Anda sudah termasuk orang miskin.
Laporan terbaru dari SmartAsset menemukan bahwa Anda harus memperoleh rata-rata $68.499 (90 juta sebulan) setelah pajak untuk hidup nyaman di 25 wilayah metro terbesar di Amerika. Itu kalau bujangan. Kalau punya istri dan dua anak di metro D.C. dan ingin memiliki standar hidup yang “sederhana namun memadai”, Anda perlu menghasilkan setidaknya $105,539 (140 juta sebulan). Dan biaya ini sebagian besar disebabkan oleh kenaikan harga tempat penitipan anak dan perumahan, kata para ahli.
Di Hawaii, upah layak untuk pekerja lajang adalah $112.411 – tertinggi di AS – menurut analisis situs keuangan pribadi GOBankingRates.com. Namun di Mississippi, upah layak hanya $45,906, menurut data GOBankingRates.
Peringkat pertama Hawaii karena biaya hidup di sana termasuk yang tertinggi di negara ini. Karena Hawaii merupakan rangkaian pulau yang terisolasi, sebagian besar pengiriman dilakukan melalui laut dibandingkan dengan truk atau kereta api, sehingga meningkatkan harga barang konsumsi. Lahan untuk real estat juga terbatas, sehingga menaikkan harga rumah.
Upah minimum federal sebesar $7,25 per jam (Rp.116.000,-). Jadi kalau Anda bekerja 40 jam seminggu maka gaji Anda seminggu adalah Rp. 4.640.000,- atau sebulan Rp. 18,5 juta. Termasuk miskin karena hanya dapat upah minimum. Kalau gaji Anda 40 juta sebulan di Amerika maka Anda tidak termasuk kalangan yang hidup leha-leha. Anda hidup sederhana seperti George Dziamniski.
Tapi kalau penghasilan Anda 40 juta sebulan, apalagi 90 juta sebulan, di Madiun atau di Nganjuk maka Anda akan disebut ‘Wong Sugih Ugah Ugih’. Meski pun Anda sudah pensiunan masih banyak wanita muda yang akan mendekati Anda. Penghasilan lebih penting ketimbang status. Apalagi kalau Anda sudah duda, tanpa anak, dan nyah-nyoh wah-weh. Termasuk selebriti deh…! 😁
Surabaya, 19 Juli 2024
Satria Dharma