Sejak 1 Maret 2025 hingga 7 April 2025, pemerintah menanggung pajak pertambahan nilai (PPN) jasa angkutan udara niaga berjadwal dalam negeri kelas ekonomi sebesar 6%. Jadi harga tiket pesawat untuk periode penerbangan yang dilakukan sejak tanggal 24 Maret 2025 sampai dengan tanggal 7 April 2025 langsung turun. Sebagai contoh, tiket pesawat Surabaya – Balikpapan yang biasanya 900-an sekarang turun menjadi hanya 600 – 700an. Lumayan banyak bedanya dan sungguh sangat membantu. Apalagi kalau yang mau mudik itu sekeluarga suami, istri dan tiga anak.
Untuk itu saya mengatasnamakan rakyat yang MERASA terbantu oleh turunnya harga tiket pesawat itu MENGUCAPKAN TERIMA KASIH kepada Ibu Sri Mulyani yang mewakili pemerintah dalam menurunkan harga tiket itu. 🙏 Uang seratus dua ratus ribu rupiah itu sangat berarti bagi rakyat kecil yang mendapatkan potongan. Itu bisa mereka jadikan oleh-oleh dan mereka berikan kepada keluarga mereka di rumah. Artinya semakin banyak uang rakyat yang akan berputar di bawah dan bukan masuk ke kantong pemilik pesawat.
Tentu saja ada orang-orang tertentu yang tetap saja menghujat dan mengecam kebijakan ini dan mengatakan bahwa kebijakan ini manipulatif dan tidak membantu masyarakat dan sama sekali tidak berdampak. Orang-orang semacam ini membuat tayangan video untuk mengecam kebijakan tersebut. Orang-orang seperti ini jelas tidak mewakili rakyat yang merasakan bantuan pemerintah dalam hal penurunan harga tiket. 🙄
Memang sangat banyak masyarakat kita yang tidak bisa bersyukur dan hanya bisa mengutuk dan menghujat. Mereka bilang bahwa yang naik pesawat itu hanya orang kaya. Benar-benar ngawur orang ini. Saat ini para tukang dan pekerja bangunan yang mau mudik dari luar jawa hanya bisa mengandalkan transportasi pesawat. Kapal laut itu sulit diperoleh tiketnya. Kalau orang kaya mah tidak peduli harga tiket. Mau naik mau turun kalau mau pergi berapa pun harga tiket akan dibayar. Tapi bagi warga kelas bawah perbedaan itu sangat besar artinya. Warga kelas bawah dan para tukang yang bekerja di luar Jawa itu selalu ingin pulang pada waktu lebaran. Dan tentu saja perbedaan harga tersebut sangat berarti. Mereka tentu saja SENANG DAN BERSYUKUR ada penurunan harga tiket ini.
Saya berharap agar teman-teman mau berpikir dua atau tiga kali sebelum mengirimkan video-video yang jelas-jelas berniat buruk untuk mendiskreditkan niat baik pemerintah. Kita tidak perlu ikut mendukung pesan-pesan negatif yang mau disebarkan oleh orang-orang yang jelas-jelas hanya mau memprovokasi masyarakat untuk selalu menuntut tapi tidak pernah berterima kasih. Mari kita mengajarkan masyarakat untuk bersyukur dan berterima kasih. 🙏
Surabaya, 10 Maret 2025
Satria Dharma