Baru saja kami tiba di Madiun tiba-tiba istriku bilang mau Solo sama adik-adiknya. Lho…! Piye toh…?
“Ngapain ke Solo?”
“Mau ke Pasar Klewer. Ada yang mau dibeli.”
“Kan kemarin sudah ke Pasar Atom seharian sama Tara. Sebelumnya juga udah kuantar ke Royal kok mau ke pasar lagi sih?”
“Ya karena ada keperluan… Mau ikut nggak?!”
Pergi ke pasar bersama istri itu sungguh membosankan. Dia bisa tahan berjam-jam berkeliling dari satu stan ke stan lain, dari satu lantai ke lantai lain, dan setelah itu ulangi lagi. What the heck…!
Apalagi ini bersama adik-adiknya. Mereka akan menjadi The Three Musketeers yang akan bertualang menjelajahi satu demi satu toko dan akan menawar dengan sangat rewel. Saya sungguh tidak habis pikir bagaimana mereka bisa menikmati blusukan dari satu los ke los lain tanpa merasa lelah atau bosan. 🥺
Lebih baik saya tinggal di rumah membaca buku atau buka WAG dan ngacapruk dengan teman-teman. Saya juga mempertimbangkan untuk ke Sun City, mall yang ada di Madiun, kemudian nonton film Kang Mak yang katanya sangat lucu itu. Setelah nonton saya bisa mampir ke warung sate atau tengkleng menikmati kebebasan sebagai seorang suami yang tidak direcoki oleh kegiatan belanja istri.
Kayaknya saya perlu menikmati kesendirian tanpa harus selalu bersama istri.
I need ‘me time’… 😎
Ketika mereka bersiap untuk berangkat istri saya sekali lagi membujuk saya, “Nggak ikut tah? Nanti Dewi aja yang nyetir.” Saya melengos saja.
Ketika mereka sudah siap berangkat dan Dewi sudah di depan stir istri saya mengancam, “Kalau Yayang gak ikut nanti sendirian lho di rumah.”
Tanpa berkata sepatah kata pun saya segera naik ke mobil. 🥴
Madiun, 2 September 2024
Satria Dharma