Oh, no… Never. Saya tidak suka menyebarkan berita atau video tentang keburukan, kejahatan, kemalangan, kejadian tragis, apalagi tentang keburukan negara kita sendiri. Untuk apa…?! 🤔
Saya sudah lama memikirkan hal ini dan tetap saja saya sampai pada kesimpulan bahwa bad news is not good news dan nothing good in sharing bad news, unless… Ya kecuali kalau kita ingin menyampaikan pelajaran atau peringatan yang memang benar-benar perlu diketahui oleh khalayak. Tapi kalau sekedar menyebarkan berita buruk seperti banyaknya pengangguran, ekonomi yang melemah, korupsi yang menjadi-jadi, tertangkapnya si ini dan si itu, pelecehan seksual di pesantren, mutu pendidikan yang semakin merosot, mentri ini yang pakai pengawalan sirine di jalanan, dan berita semacamnya saya sama sekali tidak tertarik. Jangankan menyebarkannya, membacanya pun lebih baik saya skip.
Mengapa…?!
Ya, apa gunanya sih kita menyesaki otak kita, dan apalagi menyebarkan berita-berita semacam itu? Saya sudah memutuskan bahwa saya ingin hidup bahagia dan ingin agar orang lain juga bahagia. Membaca berita buruk itu jelas punya pengaruh pada kerja otak kita dan akhirnya akan mempengaruhi emosi kita. Emosi yang buruk dan negatif jelas akan membuat hari-hari kita menjadi terpengaruh. Sebaliknya, berita-berita yang positif, menyenangkan, inspiratif, memotivasi, mencerahkan, memberi pengetahuan baru, dan semacamnya jelas akan membuat hidup kita juga lebih positif dan optimis.
Jadi…
Sudahkah Anda menyebarkan berita baik hari ini…?! 😁
Surabaya, 5 Mei 2025
Satria Dharma