<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
		>
<channel>
	<title>Comments on: DOA ANAK SHOLEH</title>
	<atom:link href="http://satriadharma.com/index.php/2008/12/12/doa-anak-sholeh/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://satriadharma.com/index.php/2008/12/12/doa-anak-sholeh/</link>
	<description>Centre for the Betterment of Education (CBE)</description>
	<lastBuildDate>Tue, 27 Jul 2010 08:59:22 +0000</lastBuildDate>
	<generator>http://wordpress.org/?v=2.9</generator>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
		<item>
		<title>By: uly maria ulfah</title>
		<link>http://satriadharma.com/index.php/2008/12/12/doa-anak-sholeh/comment-page-1/#comment-605</link>
		<dc:creator>uly maria ulfah</dc:creator>
		<pubDate>Wed, 14 Apr 2010 07:22:11 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://satriadharma.com/index.php/2008/12/12/doa-anak-sholeh/#comment-605</guid>
		<description>saya sedang belajar menjadi orang tua,anak saya baru 6 bulan. tulisan ini sangat berkesan dan mempunyai arti yang dalam. Setelah punya anak,saya baru bener2 merasakan kasih sayang orang tua apalagi ibu memang luaaar...biasa,semoga semua yang membaca tulisan ini menjadi lebih dan lebih manyayangi orang tua mereka.</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>saya sedang belajar menjadi orang tua,anak saya baru 6 bulan. tulisan ini sangat berkesan dan mempunyai arti yang dalam. Setelah punya anak,saya baru bener2 merasakan kasih sayang orang tua apalagi ibu memang luaaar&#8230;biasa,semoga semua yang membaca tulisan ini menjadi lebih dan lebih manyayangi orang tua mereka.</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: Sutisna</title>
		<link>http://satriadharma.com/index.php/2008/12/12/doa-anak-sholeh/comment-page-1/#comment-604</link>
		<dc:creator>Sutisna</dc:creator>
		<pubDate>Thu, 08 Apr 2010 01:46:22 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://satriadharma.com/index.php/2008/12/12/doa-anak-sholeh/#comment-604</guid>
		<description>Sungguh tiada terhingga kasih sayang yang yang diberikan orang Tua kepada anaknya dan memang demikianlah adanya , karena itulah sugguh suati tindakan yang sangat di benci oleh Allah swt manakala ada Orang Tua yang menjual anaknya kepada orang lain walaupun dengan asalan apapun apalagi menyiksa anak atau sampai membunuh anaknya sendiri suunguh suatu perbuatan biadab yang saya yakin Allah sangat marah sekali melihat tindakan hambanya yang melakukan perbuatan seperti itu......, Orang tua adalah sumber berkah bagi anaknya , karena Allah berkata jikalau kita sebgai seorang anak tidak berbakti dan menyayangi orang Tua kita sudah dapat di pastikan hidup seorang anak tersebut tidak akan berkah..., karena restunya Allah adalah bersalah dari restunya Orang tua kita terutama restu seorang $$$$$$$$$$$$ IBU$$$$$$$$$$$, Ibu kasihmu tiada henti.... semoga yang memiliki situs ini atau blog ini dan juga orang-orang yang memberi komentar adalah termasuk kepada orang - orang yang dikasihi oleh Allah karena menyayangi dan mengasihi orang  serta mau merawat Orang Tuanya yg mungkin ada sudah usianya sudah menginjak usai puluhann....... tahun.... Amin......</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Sungguh tiada terhingga kasih sayang yang yang diberikan orang Tua kepada anaknya dan memang demikianlah adanya , karena itulah sugguh suati tindakan yang sangat di benci oleh Allah swt manakala ada Orang Tua yang menjual anaknya kepada orang lain walaupun dengan asalan apapun apalagi menyiksa anak atau sampai membunuh anaknya sendiri suunguh suatu perbuatan biadab yang saya yakin Allah sangat marah sekali melihat tindakan hambanya yang melakukan perbuatan seperti itu&#8230;&#8230;, Orang tua adalah sumber berkah bagi anaknya , karena Allah berkata jikalau kita sebgai seorang anak tidak berbakti dan menyayangi orang Tua kita sudah dapat di pastikan hidup seorang anak tersebut tidak akan berkah&#8230;, karena restunya Allah adalah bersalah dari restunya Orang tua kita terutama restu seorang $$$$$$$$$$$$ IBU$$$$$$$$$$$, Ibu kasihmu tiada henti&#8230;. semoga yang memiliki situs ini atau blog ini dan juga orang-orang yang memberi komentar adalah termasuk kepada orang &#8211; orang yang dikasihi oleh Allah karena menyayangi dan mengasihi orang  serta mau merawat Orang Tuanya yg mungkin ada sudah usianya sudah menginjak usai puluhann&#8230;&#8230;. tahun&#8230;. Amin&#8230;&#8230;</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: Allaeas Online</title>
		<link>http://satriadharma.com/index.php/2008/12/12/doa-anak-sholeh/comment-page-1/#comment-578</link>
		<dc:creator>Allaeas Online</dc:creator>
		<pubDate>Mon, 01 Mar 2010 13:10:34 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://satriadharma.com/index.php/2008/12/12/doa-anak-sholeh/#comment-578</guid>
		<description>Doa ini juga untuk &#039; mengingatkan &#039;orang tua untuk menyayangi orang tuanya, ketika mereka tua renta dan rapuh, kita semua tahu banyak orang tua terlunta - lunta dimasa tua karena si anak &#039; tak tahu diri &#039; dan menganggap jika tua selalu merepotkan bahkan ada pula di titipkan di rumah jompo, 

Kita tahu bahwa yg namanya orang tua, (saat kita kecil lucu-lucunya) bahkan ketika  seekor nyamuk menggigit pun beliau tidak ridho.

Ini ada refferensi penggalan sebuah buku karya teman saya dan saya yang menerbitkan  &quot; Kasih Tiada Akhir &quot; cocok untuk &#039; anak durhaka &#039; : http://syadiashare.com/kasih-tiada-akhir.html</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Doa ini juga untuk &#8216; mengingatkan &#8216;orang tua untuk menyayangi orang tuanya, ketika mereka tua renta dan rapuh, kita semua tahu banyak orang tua terlunta &#8211; lunta dimasa tua karena si anak &#8216; tak tahu diri &#8216; dan menganggap jika tua selalu merepotkan bahkan ada pula di titipkan di rumah jompo, </p>
<p>Kita tahu bahwa yg namanya orang tua, (saat kita kecil lucu-lucunya) bahkan ketika  seekor nyamuk menggigit pun beliau tidak ridho.</p>
<p>Ini ada refferensi penggalan sebuah buku karya teman saya dan saya yang menerbitkan  &#8221; Kasih Tiada Akhir &#8221; cocok untuk &#8216; anak durhaka &#8216; : <a href="http://syadiashare.com/kasih-tiada-akhir.html" rel="nofollow">http://syadiashare.com/kasih-tiada-akhir.html</a></p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: satriadharma</title>
		<link>http://satriadharma.com/index.php/2008/12/12/doa-anak-sholeh/comment-page-1/#comment-486</link>
		<dc:creator>satriadharma</dc:creator>
		<pubDate>Mon, 29 Jun 2009 12:08:12 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://satriadharma.com/index.php/2008/12/12/doa-anak-sholeh/#comment-486</guid>
		<description>Thanks atas komentarnya. Salam sukses juga untuk Anda.</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Thanks atas komentarnya. Salam sukses juga untuk Anda.</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: sevina susilia</title>
		<link>http://satriadharma.com/index.php/2008/12/12/doa-anak-sholeh/comment-page-1/#comment-462</link>
		<dc:creator>sevina susilia</dc:creator>
		<pubDate>Wed, 06 May 2009 06:39:03 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://satriadharma.com/index.php/2008/12/12/doa-anak-sholeh/#comment-462</guid>
		<description>pak..gimana kalo ayah kita bukan ayah yang sholeh..? berkali diingatkan tidak berubah..bahkan ibu terkadang malu dengan apa yang ayah lakukan.</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>pak..gimana kalo ayah kita bukan ayah yang sholeh..? berkali diingatkan tidak berubah..bahkan ibu terkadang malu dengan apa yang ayah lakukan.</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: Sudarwoto</title>
		<link>http://satriadharma.com/index.php/2008/12/12/doa-anak-sholeh/comment-page-1/#comment-453</link>
		<dc:creator>Sudarwoto</dc:creator>
		<pubDate>Wed, 15 Apr 2009 04:28:58 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://satriadharma.com/index.php/2008/12/12/doa-anak-sholeh/#comment-453</guid>
		<description>Terima kasih Pak Satria, atas tulisannya yang bisa menjadi peringatan kita semua ! 
Salam Suksek !</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Terima kasih Pak Satria, atas tulisannya yang bisa menjadi peringatan kita semua !<br />
Salam Suksek !</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: satriadharma</title>
		<link>http://satriadharma.com/index.php/2008/12/12/doa-anak-sholeh/comment-page-1/#comment-372</link>
		<dc:creator>satriadharma</dc:creator>
		<pubDate>Thu, 18 Dec 2008 00:14:54 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://satriadharma.com/index.php/2008/12/12/doa-anak-sholeh/#comment-372</guid>
		<description>Dari Kang Adriano Rusfi di milis CFBE :
Kang, doa ini luar biasa. Saya hanya akan menambahkan beberapa catatan.
Pertama, kata &quot;RABBAYAANI&quot; artinya &quot;mereka berdua telah menddidik aku&quot;. Terjemahan &quot;menyayangiku&quot; sebenarnya kurang tepat, karena RABBA adalah akar dari kata TARBIYYAH (pendidikan) . Jadi sekadar menyayangi saja tak cukup.
Kedua,  doa ini bersyarat. Dia bukan gratis tanpa syarat untuk seluruh orang tua, karena ada kata &quot;KAMA&quot;. Artinya, orangtua yang tidak mendidik anak diwaktu kecil tak akan mendapatkan doa ini.
Ketiga, kata &quot;rabbayaa&quot; artinya &quot;kedua ayah dan ibu&quot;. Artinya, jika ayah tak terlibat dalam pendidikan anak secara signifikan dengan alasan sibuk mencari nafkah, maka ayah harus siap-siap gigit jari nggak kebagian doa ini.
Keempat, pendidikan itu akan efektif jika dilakukan diwaktu kecil (shaghir). Kalau mendidik anak ketika sudah besar, telat. Dan hanya bagi yang mendidik anak diwaktu kecil doa ini akan dia dapatkan.
 
Wassalam,
Aad</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Dari Kang Adriano Rusfi di milis CFBE :<br />
Kang, doa ini luar biasa. Saya hanya akan menambahkan beberapa catatan.<br />
Pertama, kata &#8220;RABBAYAANI&#8221; artinya &#8220;mereka berdua telah menddidik aku&#8221;. Terjemahan &#8220;menyayangiku&#8221; sebenarnya kurang tepat, karena RABBA adalah akar dari kata TARBIYYAH (pendidikan) . Jadi sekadar menyayangi saja tak cukup.<br />
Kedua,  doa ini bersyarat. Dia bukan gratis tanpa syarat untuk seluruh orang tua, karena ada kata &#8220;KAMA&#8221;. Artinya, orangtua yang tidak mendidik anak diwaktu kecil tak akan mendapatkan doa ini.<br />
Ketiga, kata &#8220;rabbayaa&#8221; artinya &#8220;kedua ayah dan ibu&#8221;. Artinya, jika ayah tak terlibat dalam pendidikan anak secara signifikan dengan alasan sibuk mencari nafkah, maka ayah harus siap-siap gigit jari nggak kebagian doa ini.<br />
Keempat, pendidikan itu akan efektif jika dilakukan diwaktu kecil (shaghir). Kalau mendidik anak ketika sudah besar, telat. Dan hanya bagi yang mendidik anak diwaktu kecil doa ini akan dia dapatkan.</p>
<p>Wassalam,<br />
Aad</p>
]]></content:encoded>
	</item>
</channel>
</rss>
