<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
		>
<channel>
	<title>Comments on: SATU AGAMA ATAU BANYAK AGAMA?</title>
	<atom:link href="http://satriadharma.com/2010/01/18/satu-agama-atau-banyak-agama/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://satriadharma.com/2010/01/18/satu-agama-atau-banyak-agama/</link>
	<description>Centre for the Betterment of Education (CBE)</description>
	<lastBuildDate>Fri, 03 Feb 2012 04:40:15 +0000</lastBuildDate>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<generator>http://wordpress.org/?v=3.2.1</generator>
	<item>
		<title>By: Elang Perkasa</title>
		<link>http://satriadharma.com/2010/01/18/satu-agama-atau-banyak-agama/comment-page-1/#comment-1797</link>
		<dc:creator>Elang Perkasa</dc:creator>
		<pubDate>Fri, 13 Jan 2012 17:06:33 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://satriadharma.com/?p=134#comment-1797</guid>
		<description>Ada yg salah dengan pola pikir anda sdr satria dharma. Di satu sisi anda mengutip ayat-ayat suci Al-Quran, di sisi lain anda menentangnya.
Jika anda memang benar2 konsisten dengan pemikiran anda, anda tidak akan mengatakan bahwa semua agama itu sama.

QS. Al-Baqarah ayat 30 mengisahkan tentang penciptaan Adam sbg manusia pertama di muka bumi. Tetapi dengan pola pikir dan logika anda yg tidak konsisten itu anda membantahnya dengan mengatakan hal itu tidaklah mungkin karena utk mencapai peradaban di mana bercocok tanam dan berternak membutuhkan waktu ribuan tahun untuk mencapai peradaban setinggi itu, dan anda juga mendasarkan argumen anda berdasarkan ilmu antropologi, geologi, ilmu prasejarah dsb yg berpendapat bahwa jauh sebelum nabi adam muncul telah ada yg namanya manusia dan peradaban. Apakah dg mengutip pendapat2 yg demikian, anda menjadi yakin bahwa memang benar nabi adam bukanlah orang yg pertama di muka bumi? Lalu bagaimana dengan kebenaran ayat suci Al-Quran yg jelas2 mengatakan bahwa nabi Adam adalah benar2 manusia yg pertama kali diciptakan dimuka bumi?

QS. Al-Maidah ayat 3: &quot;...Pada hari ini telah Aku sempurnakan agamamu untukmu, dan telah Aku cukupkan nikmatKu bagimu, dan telah aku ridhai Islam sebagai agamaMu... Lalu kenapa anda bisa berpikir bahwa Allah telah menurunkan banyak agama dengan membuat logika berlandaskan ayat2 suci Al-Quran yg lain yg anda kutip secara serampangan untuk memperkuat logika dan pola pikir anda yg tidak konsisten itu? Bukankah hal itu akan membuat kebenaran Al-Quran menjadi saling bertentangan?

Saya berterimakasih kpd sdr karena melalui website ini saya bisa melihat dan menjadi saksi kebenaran firman Tuhan dlm Al-Quran surat Al-Baqarah ayat 85 tentang keberadaan orang2 yg beriman kepada sebagian Kitab dan ingkar kpd bagian yg lain... Dan saya khawatir anda termasuk kpd orang2 yg menjual dirinya dg mengingkari apa yg diturunkan Allah sebagaimana dijelaskan dlm surat Al-Baqarah ayat 90.

Ada yang salah dg otak dan pikiranmu sdr Satriadharma. Sepertinya anda butuh istirahat, dan saya sarankan utk sementara waktu supaya anda menghentikan mengutip ayat2 suci Al-Quran sebagai landasan anda berpikir utk memperkuat argumen2 anda yg semakin ngawur itu. Kalau tidak demikian, saya khawatir pola pikir dan logikamu akan semakin kacau yg pd akhirnya, yg paling saya takutkan, membuat anda menjadi gila..</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Ada yg salah dengan pola pikir anda sdr satria dharma. Di satu sisi anda mengutip ayat-ayat suci Al-Quran, di sisi lain anda menentangnya.<br />
Jika anda memang benar2 konsisten dengan pemikiran anda, anda tidak akan mengatakan bahwa semua agama itu sama.</p>
<p>QS. Al-Baqarah ayat 30 mengisahkan tentang penciptaan Adam sbg manusia pertama di muka bumi. Tetapi dengan pola pikir dan logika anda yg tidak konsisten itu anda membantahnya dengan mengatakan hal itu tidaklah mungkin karena utk mencapai peradaban di mana bercocok tanam dan berternak membutuhkan waktu ribuan tahun untuk mencapai peradaban setinggi itu, dan anda juga mendasarkan argumen anda berdasarkan ilmu antropologi, geologi, ilmu prasejarah dsb yg berpendapat bahwa jauh sebelum nabi adam muncul telah ada yg namanya manusia dan peradaban. Apakah dg mengutip pendapat2 yg demikian, anda menjadi yakin bahwa memang benar nabi adam bukanlah orang yg pertama di muka bumi? Lalu bagaimana dengan kebenaran ayat suci Al-Quran yg jelas2 mengatakan bahwa nabi Adam adalah benar2 manusia yg pertama kali diciptakan dimuka bumi?</p>
<p>QS. Al-Maidah ayat 3: &#8220;&#8230;Pada hari ini telah Aku sempurnakan agamamu untukmu, dan telah Aku cukupkan nikmatKu bagimu, dan telah aku ridhai Islam sebagai agamaMu&#8230; Lalu kenapa anda bisa berpikir bahwa Allah telah menurunkan banyak agama dengan membuat logika berlandaskan ayat2 suci Al-Quran yg lain yg anda kutip secara serampangan untuk memperkuat logika dan pola pikir anda yg tidak konsisten itu? Bukankah hal itu akan membuat kebenaran Al-Quran menjadi saling bertentangan?</p>
<p>Saya berterimakasih kpd sdr karena melalui website ini saya bisa melihat dan menjadi saksi kebenaran firman Tuhan dlm Al-Quran surat Al-Baqarah ayat 85 tentang keberadaan orang2 yg beriman kepada sebagian Kitab dan ingkar kpd bagian yg lain&#8230; Dan saya khawatir anda termasuk kpd orang2 yg menjual dirinya dg mengingkari apa yg diturunkan Allah sebagaimana dijelaskan dlm surat Al-Baqarah ayat 90.</p>
<p>Ada yang salah dg otak dan pikiranmu sdr Satriadharma. Sepertinya anda butuh istirahat, dan saya sarankan utk sementara waktu supaya anda menghentikan mengutip ayat2 suci Al-Quran sebagai landasan anda berpikir utk memperkuat argumen2 anda yg semakin ngawur itu. Kalau tidak demikian, saya khawatir pola pikir dan logikamu akan semakin kacau yg pd akhirnya, yg paling saya takutkan, membuat anda menjadi gila..</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: uzo</title>
		<link>http://satriadharma.com/2010/01/18/satu-agama-atau-banyak-agama/comment-page-1/#comment-1634</link>
		<dc:creator>uzo</dc:creator>
		<pubDate>Mon, 19 Dec 2011 13:15:11 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://satriadharma.com/?p=134#comment-1634</guid>
		<description>pada kebanyakan nagadu emengan yeng gek penteng brooo. Bhineka tunggak ika. Knapa sbab presiden qt yg pertama yg agama beliau ISLAM engga so fanatik, ya kaya lo smua gk usah bnyak ngemeng yg aneh so berwawasan out box outside apalah ahir ahir ot tottt. tonk kosong nyaring bunyinya hahahaha lu yg islam gx usah so lu jga yg ahli bible apalah gk usah so yg terbanyak n terbaik. orang udah punya jln masing&quot; gk ada yg jiplak or ngikut maslah ky gtu udah basi lu jga yg bible tau berak ngikutin orang jaman purba,ha</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>pada kebanyakan nagadu emengan yeng gek penteng brooo. Bhineka tunggak ika. Knapa sbab presiden qt yg pertama yg agama beliau ISLAM engga so fanatik, ya kaya lo smua gk usah bnyak ngemeng yg aneh so berwawasan out box outside apalah ahir ahir ot tottt. tonk kosong nyaring bunyinya hahahaha lu yg islam gx usah so lu jga yg ahli bible apalah gk usah so yg terbanyak n terbaik. orang udah punya jln masing&#8221; gk ada yg jiplak or ngikut maslah ky gtu udah basi lu jga yg bible tau berak ngikutin orang jaman purba,ha</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: Aoen</title>
		<link>http://satriadharma.com/2010/01/18/satu-agama-atau-banyak-agama/comment-page-1/#comment-1228</link>
		<dc:creator>Aoen</dc:creator>
		<pubDate>Sun, 09 Oct 2011 03:15:25 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://satriadharma.com/?p=134#comment-1228</guid>
		<description>Konsep agama adalah konsep menyama-ratakan persepsi tentang Tuhan. Hal berbeda dengan persepsi utama yang dianut dianggap menyimpang dan menurut umat Islam disebut sebagai &quot;Kafir&quot;. Karena takut dengan sebutan tersebut, tidak ada orang yang berani mengutamakan persepsinya yang berbeda. Jadi pandangan anda harus keluar dari kotak (out of the box) bila anda mempertanyakan tentang konsep agama yang sudah baku selama 1600 tahun. Bila anda dilahirkan dan tumbuh di dalam keluarga yang menganut agama lain, tentunya anda akan berbicara lain. Justru konsep agama yang menyama-ratakan persepsi tentang Tuhan itu terasa aneh bila bersinggungan dengan agama lain, dan kemudian menyalahkan agama lain tersebut hanya karena tidak sepaham. Kebenaran Tuhan itu tidak hanya dimiliki secara ekslusif oleh sebuah umat saja. Kebenaran Tuhan itu sangat beragam, tidak absolut terus menerus dan terus berubah sepanjang waktu.</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Konsep agama adalah konsep menyama-ratakan persepsi tentang Tuhan. Hal berbeda dengan persepsi utama yang dianut dianggap menyimpang dan menurut umat Islam disebut sebagai &#8220;Kafir&#8221;. Karena takut dengan sebutan tersebut, tidak ada orang yang berani mengutamakan persepsinya yang berbeda. Jadi pandangan anda harus keluar dari kotak (out of the box) bila anda mempertanyakan tentang konsep agama yang sudah baku selama 1600 tahun. Bila anda dilahirkan dan tumbuh di dalam keluarga yang menganut agama lain, tentunya anda akan berbicara lain. Justru konsep agama yang menyama-ratakan persepsi tentang Tuhan itu terasa aneh bila bersinggungan dengan agama lain, dan kemudian menyalahkan agama lain tersebut hanya karena tidak sepaham. Kebenaran Tuhan itu tidak hanya dimiliki secara ekslusif oleh sebuah umat saja. Kebenaran Tuhan itu sangat beragam, tidak absolut terus menerus dan terus berubah sepanjang waktu.</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: htysite</title>
		<link>http://satriadharma.com/2010/01/18/satu-agama-atau-banyak-agama/comment-page-1/#comment-1099</link>
		<dc:creator>htysite</dc:creator>
		<pubDate>Fri, 24 Jun 2011 05:31:38 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://satriadharma.com/?p=134#comment-1099</guid>
		<description>Agama adalah cara pandang dari sudut pandang tertentu tertentu terhadap Zat yang Maha yang disebut Tuhan - God - Tuhan Yang Maha Esa - Sang Yang Widi dll.
Mengapa ada banyak agama karena cara pandang atau sudut pandangnya yang berbeda. Semisil 100 orang disuruh melihat gunung atau benda yang besar dari sudut yang berbeda maka akan ada 100 pendapat yang berbeda. 

Alasan yang masuk akal adalah mari kita perhatikan sebuah gunung yang besar atau kepal laut yang besar. Ketika kita melihat dari sudut pandang yang berbeda maka pandangan kita terhadap benda yang sama juga berbeda. Dari atas bentuk benda akan berbeda jika dilihat dari depan atau belakang atau dari samping. Tidak hanya itu melihat benda yang sama pada sudut pandang yang sama saja terkadang mempunyai penilaian yang berbeda pula. Misalnya saja 100 orang disuruh melihat sebuah gunung dari sudut pandang yang bebeda maka ketika 100 orang ini ditanya maka jawabannya juga ada 100 pendapat. Mengapa karena kemampuan manusia terbatas, sering kali manusia melihat apa yang membuat dia paling tertarik menurut dirinya sendiri. Dalam kasus 100 orang melihat gunung maka ada 100 pendapat berbeda terjadi karena melihat dari cara pandangnya sendiri. Seorang mebih tertarik melihat puncak gunung, orang lain tertarik melihat punggung gunung, orang lainnya lagi tertarik melihat lembahnya yang curam. Orang yang sama sama tertarik melihat puncak punung juga cara penilaiannya berbeda ada orang yang tertarik kepada puncak sebelah kanan dan lain tertarik pada puncak sebelah kiri dan lainnya lagi tertarik pada bagian puncak lainnya lagi.

Ilustrasi diatas mudah mudahan menambah pemahaman anda. Yang menjadi pertanyaan adalah objek pengamatannya sama ( satu ) tetapi cara pandangnya yang berbeda. Demikian juga dengan agama agama yang begitu banyak di dunia ini, mereka memiliki cara pandang yang berbeda beda dan tidak jarang antara satu dan lainnya saling berseberangan padahal yang diamati adalah objek yang sama.

Lalu mana yang paling benar ? dari ilustrasi di atas pasti anda bisa menjawabnya. Semoga bermanfaat.</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Agama adalah cara pandang dari sudut pandang tertentu tertentu terhadap Zat yang Maha yang disebut Tuhan &#8211; God &#8211; Tuhan Yang Maha Esa &#8211; Sang Yang Widi dll.<br />
Mengapa ada banyak agama karena cara pandang atau sudut pandangnya yang berbeda. Semisil 100 orang disuruh melihat gunung atau benda yang besar dari sudut yang berbeda maka akan ada 100 pendapat yang berbeda. </p>
<p>Alasan yang masuk akal adalah mari kita perhatikan sebuah gunung yang besar atau kepal laut yang besar. Ketika kita melihat dari sudut pandang yang berbeda maka pandangan kita terhadap benda yang sama juga berbeda. Dari atas bentuk benda akan berbeda jika dilihat dari depan atau belakang atau dari samping. Tidak hanya itu melihat benda yang sama pada sudut pandang yang sama saja terkadang mempunyai penilaian yang berbeda pula. Misalnya saja 100 orang disuruh melihat sebuah gunung dari sudut pandang yang bebeda maka ketika 100 orang ini ditanya maka jawabannya juga ada 100 pendapat. Mengapa karena kemampuan manusia terbatas, sering kali manusia melihat apa yang membuat dia paling tertarik menurut dirinya sendiri. Dalam kasus 100 orang melihat gunung maka ada 100 pendapat berbeda terjadi karena melihat dari cara pandangnya sendiri. Seorang mebih tertarik melihat puncak gunung, orang lain tertarik melihat punggung gunung, orang lainnya lagi tertarik melihat lembahnya yang curam. Orang yang sama sama tertarik melihat puncak punung juga cara penilaiannya berbeda ada orang yang tertarik kepada puncak sebelah kanan dan lain tertarik pada puncak sebelah kiri dan lainnya lagi tertarik pada bagian puncak lainnya lagi.</p>
<p>Ilustrasi diatas mudah mudahan menambah pemahaman anda. Yang menjadi pertanyaan adalah objek pengamatannya sama ( satu ) tetapi cara pandangnya yang berbeda. Demikian juga dengan agama agama yang begitu banyak di dunia ini, mereka memiliki cara pandang yang berbeda beda dan tidak jarang antara satu dan lainnya saling berseberangan padahal yang diamati adalah objek yang sama.</p>
<p>Lalu mana yang paling benar ? dari ilustrasi di atas pasti anda bisa menjawabnya. Semoga bermanfaat.</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: Diva Ardie</title>
		<link>http://satriadharma.com/2010/01/18/satu-agama-atau-banyak-agama/comment-page-1/#comment-735</link>
		<dc:creator>Diva Ardie</dc:creator>
		<pubDate>Fri, 10 Sep 2010 10:59:00 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://satriadharma.com/?p=134#comment-735</guid>
		<description>Yg paling benar sdh pasti adalah ajaran yg di sampaikan oleh Bible krn sebelumnya belum ada kitab lainya.Dan isinya lengkap berurutan secara teratur dari awal kejadian hingga akhir zaman (kiamat). Dan umatNya yg telah mendominasi berbagai bidang kehidupai dgn jumblah umat yg terbanyak di banding dgn semua agama2 yg ada .Islam mungkin sbg agama yg ke dua namun ajarannya justeru menjiplak dari Bible .</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Yg paling benar sdh pasti adalah ajaran yg di sampaikan oleh Bible krn sebelumnya belum ada kitab lainya.Dan isinya lengkap berurutan secara teratur dari awal kejadian hingga akhir zaman (kiamat). Dan umatNya yg telah mendominasi berbagai bidang kehidupai dgn jumblah umat yg terbanyak di banding dgn semua agama2 yg ada .Islam mungkin sbg agama yg ke dua namun ajarannya justeru menjiplak dari Bible .</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: Nur</title>
		<link>http://satriadharma.com/2010/01/18/satu-agama-atau-banyak-agama/comment-page-1/#comment-629</link>
		<dc:creator>Nur</dc:creator>
		<pubDate>Sat, 15 May 2010 18:14:25 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://satriadharma.com/?p=134#comment-629</guid>
		<description>Pandangan anda terlalu episentris ke Islam, anda jatuh ke dalam prejudice tanpa pemahaman yang mendalam mengenai agama-agama lain. Pandangan Islam anda dibatasi oleh pandangan umum yang dipahami kebanyakan muslim. Ada baiknya berpikir outside the box agar dapat keluar dari dogma yang sudah lama itu.</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Pandangan anda terlalu episentris ke Islam, anda jatuh ke dalam prejudice tanpa pemahaman yang mendalam mengenai agama-agama lain. Pandangan Islam anda dibatasi oleh pandangan umum yang dipahami kebanyakan muslim. Ada baiknya berpikir outside the box agar dapat keluar dari dogma yang sudah lama itu.</p>
]]></content:encoded>
	</item>
</channel>
</rss>

