<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
		>
<channel>
	<title>Comments on: MENGISI JAM KOSONG DI SEKOLAH</title>
	<atom:link href="http://satriadharma.com/2008/12/26/mengisi-jam-kosong-di-sekolah/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://satriadharma.com/2008/12/26/mengisi-jam-kosong-di-sekolah/</link>
	<description>Centre for the Betterment of Education (CBE)</description>
	<lastBuildDate>Fri, 03 Feb 2012 04:40:15 +0000</lastBuildDate>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<generator>http://wordpress.org/?v=3.2.1</generator>
	<item>
		<title>By: Yudi wahyudin</title>
		<link>http://satriadharma.com/2008/12/26/mengisi-jam-kosong-di-sekolah/comment-page-1/#comment-676</link>
		<dc:creator>Yudi wahyudin</dc:creator>
		<pubDate>Wed, 21 Jul 2010 15:33:01 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://satriadharma.com/index.php/2008/12/26/mengisi-jam-kosong-di-sekolah/#comment-676</guid>
		<description>Aduh artikel dan tips yang bagus, biasanya saya juga kebagian tugas piket. Eh.. Bukunya udah terbit?</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Aduh artikel dan tips yang bagus, biasanya saya juga kebagian tugas piket. Eh.. Bukunya udah terbit?</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: slamet sujoko</title>
		<link>http://satriadharma.com/2008/12/26/mengisi-jam-kosong-di-sekolah/comment-page-1/#comment-496</link>
		<dc:creator>slamet sujoko</dc:creator>
		<pubDate>Fri, 07 Aug 2009 09:02:35 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://satriadharma.com/index.php/2008/12/26/mengisi-jam-kosong-di-sekolah/#comment-496</guid>
		<description>masukan baru bagi kami yang berada di lampung. akan saya coba terapkan di sekolah kami, ilmu pak satria dalam mengatasi jam kosong. karena jam kosong merupakan permasalahan yang gak pernah terselesaiakan dari jmaman saya sekolah sampai saya jadi guru</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>masukan baru bagi kami yang berada di lampung. akan saya coba terapkan di sekolah kami, ilmu pak satria dalam mengatasi jam kosong. karena jam kosong merupakan permasalahan yang gak pernah terselesaiakan dari jmaman saya sekolah sampai saya jadi guru</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: wangsa</title>
		<link>http://satriadharma.com/2008/12/26/mengisi-jam-kosong-di-sekolah/comment-page-1/#comment-393</link>
		<dc:creator>wangsa</dc:creator>
		<pubDate>Wed, 14 Jan 2009 07:25:22 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://satriadharma.com/index.php/2008/12/26/mengisi-jam-kosong-di-sekolah/#comment-393</guid>
		<description>wah alhamdulillah, saya walau bukan dari IKIP (sekarang UNJ) menagajar di sman 8 jakarta dengan berbekal dari UI. Terus terang saya awalnya tidak menegrti didaktik mengajar, RP aja nggak tahu. Tapi saya mau belajar untuk membuat siswa mau belajar. Tokh akhirnya pendekatan seorang guru terukur dari kemauan anak mau belajar. Jam kosong rasanya tidak beralku ketika seorang siswa menyadari arti penting belajar. Karena kalau dibilang banyak tugas, sman 8 jakarta beberapa guru sering mendapatkan tugas luar dari dinas.</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>wah alhamdulillah, saya walau bukan dari IKIP (sekarang UNJ) menagajar di sman 8 jakarta dengan berbekal dari UI. Terus terang saya awalnya tidak menegrti didaktik mengajar, RP aja nggak tahu. Tapi saya mau belajar untuk membuat siswa mau belajar. Tokh akhirnya pendekatan seorang guru terukur dari kemauan anak mau belajar. Jam kosong rasanya tidak beralku ketika seorang siswa menyadari arti penting belajar. Karena kalau dibilang banyak tugas, sman 8 jakarta beberapa guru sering mendapatkan tugas luar dari dinas.</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: Aries Sutriyanto</title>
		<link>http://satriadharma.com/2008/12/26/mengisi-jam-kosong-di-sekolah/comment-page-1/#comment-385</link>
		<dc:creator>Aries Sutriyanto</dc:creator>
		<pubDate>Tue, 30 Dec 2008 00:33:45 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://satriadharma.com/index.php/2008/12/26/mengisi-jam-kosong-di-sekolah/#comment-385</guid>
		<description>Saya sangat tertarik dengan Penulisan bapak.memang saat ini keadaan sekolah sangat memprihatinkan bukan hanya dari segi infrastruktur tetapi juga Sumber daya Manusianya.Mungkin ini juga yang memnbuat siswa bosan untuk diajar sehingga mereka lebih memilih jam kosong.Menurut saya Sumber daya manusia Tidak hanya dipandang dari &#039;title&#039; saja ( S.Pd).Tetapi lebih kepada yang meiliki kemampuan  karena title tidak menjamin kemampuan mereka dalam mengajar lebih profesional.tetapi sekarang diknas kota balikpapan malah menghapus tenaga pengajar yang berasal dari non-pendidikan dan menggantinya dengan pengajar yang berasal dari UT Atau PT yang bekerjasama dengan diknas.menurut saya profesionalitas tidak dipandang dia lulusan dari mana atau sekolah dimana tetapi lebih didasarkan pada bagaimana dia bisa mengajar siswa.Harapan saya pak,Mudah-mudahan pendidikan  yang akan datang akan lebih baik dibanding sekarang.dan saya harapkan bapak selaku orang yang cukup dekat dengan dunia pendidikan bisa membantu proses kemajuan dunia pendidikan diindonesia saat ini...........!</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Saya sangat tertarik dengan Penulisan bapak.memang saat ini keadaan sekolah sangat memprihatinkan bukan hanya dari segi infrastruktur tetapi juga Sumber daya Manusianya.Mungkin ini juga yang memnbuat siswa bosan untuk diajar sehingga mereka lebih memilih jam kosong.Menurut saya Sumber daya manusia Tidak hanya dipandang dari &#8216;title&#8217; saja ( S.Pd).Tetapi lebih kepada yang meiliki kemampuan  karena title tidak menjamin kemampuan mereka dalam mengajar lebih profesional.tetapi sekarang diknas kota balikpapan malah menghapus tenaga pengajar yang berasal dari non-pendidikan dan menggantinya dengan pengajar yang berasal dari UT Atau PT yang bekerjasama dengan diknas.menurut saya profesionalitas tidak dipandang dia lulusan dari mana atau sekolah dimana tetapi lebih didasarkan pada bagaimana dia bisa mengajar siswa.Harapan saya pak,Mudah-mudahan pendidikan  yang akan datang akan lebih baik dibanding sekarang.dan saya harapkan bapak selaku orang yang cukup dekat dengan dunia pendidikan bisa membantu proses kemajuan dunia pendidikan diindonesia saat ini&#8230;&#8230;&#8230;..!</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: sandyarani</title>
		<link>http://satriadharma.com/2008/12/26/mengisi-jam-kosong-di-sekolah/comment-page-1/#comment-381</link>
		<dc:creator>sandyarani</dc:creator>
		<pubDate>Sun, 28 Dec 2008 17:43:39 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://satriadharma.com/index.php/2008/12/26/mengisi-jam-kosong-di-sekolah/#comment-381</guid>
		<description>Dulu saya pernah diprotes murid-murid kecil saya karena sering nggak bisa hadir di kelas mereka karena harus kuliah. Orang tuanya datang ke sekolah dan meminta saya untuk tidak banyak bolos. Sebenarnya anak-anak kan seneng kalao gurunya nggak masuk dan diganti guru inval yang nungguin mrekea mengerjakan LKS. Masalahnya, murid-murid saya ini kayaknya cinta banget dengan saya. Kalau gurunya diganti sesekali saja mereka protes. Rahasianya karena saya sangat mencintai mereka. Saya sangat menikmati berada diantara mereka. Bolos karena arisan? Ih amit-amit deh.

Saya heran banyak guru yang nggak betah di kelas. Pdahal metreka digaji untuk bekerja di kelas. Ngajar 3x45 menit serasa duduk disamping mertua yang gualak dan angker di bawah pohon beringin malam jumat. Kalau saya sering sampe di &#039;usir&#039; guru berikutnya karena kelamaan di kelas sehingga kadang-kadang tanpa sadar makan jam kelas mereka. Kalau saya lewat di depan kelas mereka pas mereka lagi jam kosong karena tak ada guru mereka biasanya akan menarik saya masuk kelas. Banyak hal yang bsia dilakukan di jam kosong oleh guru siapa saja. Dan ini bisa dipelajari, asalkan mau.

Saya punya segempok lesson plan yang bisa digunakan lintas kelas ketika jam kosong. Bisa berupa game bahasa, ngobrol sersan (serius tapi santai), atau memodifikasi soal-soal di LKS jadi kontes Who wants to be a millionaire game. Ide-ide game-nya bisa dicontek dari situs Dave ESL cafe. Materi bahasa Inggris bisa diganti ke Bahsa Indoensia. 

Kadang-kadang perlu juga guru masuk kelas tapi nggak usah diniatkan mengajari mereka, tapi diniatkan untuk mendengar dan belajar dari mereka. Salah satu topik diskusi di jam kosong yang pernah saya masuki adalah, &quot;Kalau kamu jadi kepala sekolah, tuliskan 3 peraturan sekolah yang ditujukan kepada guru.&quot; Salah satu hasilnya adalah mereka ingin guru-guru mereka juag diberi raport 2 kali setahun dan yang menilai adalah murid-murid sendiri. Guru juga bisa dibuat tidak naik kelas kalo tidak perform dengan baik di mata siswa. Shocking, huh?</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Dulu saya pernah diprotes murid-murid kecil saya karena sering nggak bisa hadir di kelas mereka karena harus kuliah. Orang tuanya datang ke sekolah dan meminta saya untuk tidak banyak bolos. Sebenarnya anak-anak kan seneng kalao gurunya nggak masuk dan diganti guru inval yang nungguin mrekea mengerjakan LKS. Masalahnya, murid-murid saya ini kayaknya cinta banget dengan saya. Kalau gurunya diganti sesekali saja mereka protes. Rahasianya karena saya sangat mencintai mereka. Saya sangat menikmati berada diantara mereka. Bolos karena arisan? Ih amit-amit deh.</p>
<p>Saya heran banyak guru yang nggak betah di kelas. Pdahal metreka digaji untuk bekerja di kelas. Ngajar 3&#215;45 menit serasa duduk disamping mertua yang gualak dan angker di bawah pohon beringin malam jumat. Kalau saya sering sampe di &#8216;usir&#8217; guru berikutnya karena kelamaan di kelas sehingga kadang-kadang tanpa sadar makan jam kelas mereka. Kalau saya lewat di depan kelas mereka pas mereka lagi jam kosong karena tak ada guru mereka biasanya akan menarik saya masuk kelas. Banyak hal yang bsia dilakukan di jam kosong oleh guru siapa saja. Dan ini bisa dipelajari, asalkan mau.</p>
<p>Saya punya segempok lesson plan yang bisa digunakan lintas kelas ketika jam kosong. Bisa berupa game bahasa, ngobrol sersan (serius tapi santai), atau memodifikasi soal-soal di LKS jadi kontes Who wants to be a millionaire game. Ide-ide game-nya bisa dicontek dari situs Dave ESL cafe. Materi bahasa Inggris bisa diganti ke Bahsa Indoensia. </p>
<p>Kadang-kadang perlu juga guru masuk kelas tapi nggak usah diniatkan mengajari mereka, tapi diniatkan untuk mendengar dan belajar dari mereka. Salah satu topik diskusi di jam kosong yang pernah saya masuki adalah, &#8220;Kalau kamu jadi kepala sekolah, tuliskan 3 peraturan sekolah yang ditujukan kepada guru.&#8221; Salah satu hasilnya adalah mereka ingin guru-guru mereka juag diberi raport 2 kali setahun dan yang menilai adalah murid-murid sendiri. Guru juga bisa dibuat tidak naik kelas kalo tidak perform dengan baik di mata siswa. Shocking, huh?</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: Suradi Masikki, S.Kom</title>
		<link>http://satriadharma.com/2008/12/26/mengisi-jam-kosong-di-sekolah/comment-page-1/#comment-380</link>
		<dc:creator>Suradi Masikki, S.Kom</dc:creator>
		<pubDate>Sun, 28 Dec 2008 04:32:23 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://satriadharma.com/index.php/2008/12/26/mengisi-jam-kosong-di-sekolah/#comment-380</guid>
		<description>Assalamu alaikum wr.wb.
Segera realisasikan penulisan bukunya pa, insya Allah saya adalah salah satu customer yang akan membeli. Anak senang jika guru tidak ada bukan hanya terjadi saat ini, tapi dijaman saya dulupun demikian (mgkin temasuk saya), ini akibat dari pendekatan mengajar yang dilakukan oleh guru belum tepat, tidak seperti saat ini, disekolah-sekolah yang maju (guru-guru sering di training) untuk selalu be rinovasi dalam pembelajaran, sehingga tercipta  suasana belajar mengajar yang menyenangkan. ini beberapa solusi jika seorang guru tidak masuk:
a. Di tempat kami mengajar, jika guru A tidak  
   masuk, maka guru B menginval sehingga 
   tidak terjadi kekosongan, mingkin ini bisa 
   diterapkan disekolah-sekolah lain.
b. Seorang guru sebaiknya mendesain sebuah 
   pembelajaran dengan menggunakan Blog, di 
   blok tersebut materi dan soal dapat diakses 
   oleh siswa, tanpa kehadiran gurupun siswa 
   dapat belajar bahkan mengerjakan soal via
   blog



Suradi Masikki</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Assalamu alaikum wr.wb.<br />
Segera realisasikan penulisan bukunya pa, insya Allah saya adalah salah satu customer yang akan membeli. Anak senang jika guru tidak ada bukan hanya terjadi saat ini, tapi dijaman saya dulupun demikian (mgkin temasuk saya), ini akibat dari pendekatan mengajar yang dilakukan oleh guru belum tepat, tidak seperti saat ini, disekolah-sekolah yang maju (guru-guru sering di training) untuk selalu be rinovasi dalam pembelajaran, sehingga tercipta  suasana belajar mengajar yang menyenangkan. ini beberapa solusi jika seorang guru tidak masuk:<br />
a. Di tempat kami mengajar, jika guru A tidak<br />
   masuk, maka guru B menginval sehingga<br />
   tidak terjadi kekosongan, mingkin ini bisa<br />
   diterapkan disekolah-sekolah lain.<br />
b. Seorang guru sebaiknya mendesain sebuah<br />
   pembelajaran dengan menggunakan Blog, di<br />
   blok tersebut materi dan soal dapat diakses<br />
   oleh siswa, tanpa kehadiran gurupun siswa<br />
   dapat belajar bahkan mengerjakan soal via<br />
   blog</p>
<p>Suradi Masikki</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: yoga</title>
		<link>http://satriadharma.com/2008/12/26/mengisi-jam-kosong-di-sekolah/comment-page-1/#comment-379</link>
		<dc:creator>yoga</dc:creator>
		<pubDate>Fri, 26 Dec 2008 12:55:57 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://satriadharma.com/index.php/2008/12/26/mengisi-jam-kosong-di-sekolah/#comment-379</guid>
		<description>saya tunggu bukunya pak ya! :)</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>saya tunggu bukunya pak ya! <img src='http://satriadharma.com/wp-includes/images/smilies/icon_smile.gif' alt=':)' class='wp-smiley' /> </p>
]]></content:encoded>
	</item>
</channel>
</rss>

